KabarNet.in

Aktual Tajam

Petuah KH Hasyim Muzadi Untuk “Muslim Sesat”

Posted by KabarNet pada 12/05/2012

Jakarta – KabarNet: Kalau ada pengumpul data yang ingin membuat ‘data base’ berisikan daftar nama-nama orang yang mengaku dirinya muslim, namun tidak mempunyai semangat pembelaan terhadap Islam, maka sebaiknya memulai pengumpulan datanya dari Indonesia dulu. Karena di negeri inilah tempat bercokolnya muslim-muslim “tersesat” semacam itu. Mereka bersembunyi di balik nama Islam, menyusup ke berbagai ormas berbasis Islam, berbusana khas muslim seperti layaknya orang Islam, namun di saat Aqidah Islam dinodai dan dinistakan, kaum yang oleh Rasulullah SAW disebut kaum munafik ini justru membela pihak penoda dan penista ajaran Islam. Mereka menikmati kucuran dana yang berasal dari yayasan-yayasan asing berhaluan liberal bentukan Zionis-Yahudi yang memang mempunyai agenda untuk menghancurkan Islam. Berikut ini adalah petuah tokoh besar Nahdhatul Ulama (NU) kiyai kharismatik mantan Ketua Umum PBNU, KH Hasyim Muzadi, yang secara tersirat ditujukan untuk “muslim-muslim sesat” tersebut.

Saat diskusi dan launching buku “Allah, Liberty and Love” karya tokoh feminis-lesbian Irshad Manji di Kantor Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Sabtu (5/5/2012) lalu, Sekitar 25 orang anggota Barisan Ansor Serba Guna (BANSER) dikerahkan untuk mengamankan acara ini. “Ini perintah langsung dari atasan. Dari Nusron Wahid”, kata Amirudddin (43), salah satu anggota Banser dari Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Hal senada juga dikatakan Wakil Kepala Banser DKI Jakarta, Abdul Mu’in, pihaknya hanya diinstruksikan oleh atasannya untuk menjaga keamanan selama diskusi berlangsung. Ia mengaku tidak tahu menahu materi apa yang disampaikan oleh Irshad Manji di dalam. “Saya hanya (melaksanakan) perintah dari atasan. (Untuk) pengamanan acara, selesai”, kata Abdul Mu’in kepada sejumlah wartawan.

Seharusnya Banser dan Nusron Wahid selaku pimpinan Banser mendengar petuah mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi yang mengajak umat Islam agar mewaspadai diskusi buku Irshad Manji, “Allah, Liberty, and Love”. Kehadiran Irshad Manji ke Indonesia, kata Kiyai, adalah upaya untuk melegalisasi perkawinan sejenis.

“Umat Islam dan seluruh umat beragama di Indonesia harus mewaspadai karena gerakan tersebut merupakan conditioning (pengkondisian) untuk merintis pengesahan undang-undang perkawinan sejenis, laki-laki kawin dengan laki-laki dan perempuan dengan perempuan,” ungkap Kiyai Hasyim seperti dirilis Republika, Senin (7/5/2012).

Sinyalemen yang dikemukakan oleh pengasuh Pesantren Al Hikam, Malang dan Depok ini setelah mendengar kabar bahwa sejumlah anggota DPR-RI melawat ke Kopenhagen, Denmark untuk belajar undang-undang perkawinan antas sesama jenis kelamin. Lawatan DPR ini terkait dengan RUU Keadilan dan Kesetaraan Gender yang saat ini sedang digodok di DPR.

Dengan tegas Kiyai Hasyim menyatakan perkawinan sejenis sangat bertentangan dengan semua ajaran agama, apalagi Islam. Dia mencontohkan saat pemimpin umat Katolik, Paus pernah didemo di Inggris oleh kelompok penggiat kawin sejenis ini. Begitu pula kondisi yang sama terjadi di tengah umat agama Kristen. “Perkawinan sejenis bukan hanya bertentangan dengan agama, tapi bertentangan pula dengan kodrat,” papar Kiyai Hasyim.

Tolak Legalisasi Kawin Sejenis

Dikatakannya, di Eropa Barat dan Amerika, gerakan perkawinan sejenis digerakkan oleh kaum atheis.“Homoseksual dan lesbi adalah penyakit kejiwaan dan sosial yang harus disembuhkan dengan psikoterapi dan pembinaan, bukan dilegalisir,” kata Kiyai Hasyim.

Oleh karena itu, lanjutnya, partai-partai yang mengaku Islam di parlemen harus menjaga agar tidak kebobolan, demikian juga umat beragama harus bersiap-siap. Saat inilah waktunya umat Islam bersatu melakukan ‘nahi mungkar’. Kalau gerakan atheisme ini menggunakan HAM, padahal isinya merusak, maka umat beragama harus menggunakan HAM juga untuk penyelamatan agama,” katanya.

Ia memperingatkan ormas Islam agar tidak mudah dikelabuhi oleh pihak atau kelompok yang mempunyai kepentingan tertentu dengan dalih membela minoritas. “HAM tidak boleh dipakai merusak tatanan Ketuhanan Yang Maha Esa,” tandas Kiyai Hasyim.

Perlu diketahui, Irshad Manji adalah seorang feminis Kanada yang juga dikenal sebagai pegiat perilaku homoseksual dan lesbian. Dalam bukunya edisi Indonesia berjudul “Beriman Tanpa Rasa Takut: Tantangan Umat Islam Saat Ini”, ia menggugat sejumlah ajaran pokok dalam Islam, termasuk menggugat keimanan kepada keotentikan Al-Quran serta menggugat pula kema’shuman Nabi Muhammad SAW. (Ma’shum artinya: “Dipelihara oleh Allah SWT dari tergelincir ke dalam perbuatan salah dan dosa”. Yaitu sifat khusus bagi para nabi dan rasul Allah SW, red.). Dengan menggugat kedua hal ini, Irshad Manji dan kelompok ‘Muslim Sesat’ pendukungnya berupaya menyebarkan pemahaman sesat dan menyesatkan bahwa Al-Qur’an itu tidak otentik, seolah buku novel yang tak terjamin kebenarannya. Sedangkan Nabi Muhammad SAW dinilai tidak ma’shum, yakni tak ada bedanya dengan manusia biasa seperti Julia Perez dan Dewi Persik yang sewaktu-waktu bisa saja berbuat salah dan dosa.

Bahkan ia mengakui sendiri dalam berbagai tulisan dalam bukunya, bahwa pemikirannya banyak terpengaruh penulis novel yang pernah menghina Nabi Muhammad, Salman Rushdie. Pria asal India yang pernah difatwakan hukuman mati akibat novel “Ayat-Ayat Setan” karangannya, namun dilindungi dan dibesarkan namanya oleh Barat.

Seperti diberitakan sebelumnya, diskusi buku digelar di sejumlah tempat, seperti di Komunitas Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (4/5/2012), dan di kantor AJI (Aliansi Jurnalis Independen) di bilangan Kalibata Utara. Saat di Salihara, polisi berhasil membubarkan kuliah umum tersebut. [KbrNet/VoA-Islam/Republika/adl]

9 Tanggapan to “Petuah KH Hasyim Muzadi Untuk “Muslim Sesat””

  1. Edo A Rahman said

    Edaaaannn, jaman ini jaman apa ya ??? Kok bisa ada legalisasi perkawinan sejenis. Dan negara kita kok juga mau menerima tokoh spt Irsyad Manji tuk meluncurkan bukunya di Negara ini. Ini yg disebutkan fase memasuki akhir jaman, dimana manusia harus diam bahkan mendukung takkala kehormatan dan norma diinjak-injak. Mereka sebagai minoritas memang punya hak tetapi bukan dengan cara mengesampingkan hak yg juga dimiliki kaum mayoritas. Naudzubillah

  2. ΜusƖim РΛLSU said

    Hidup Banser!
    Hidup Bhineka Tunggal Ika!
    Hidup kebebasan berpendapat!
    Hidup kebebasan beragama!
    HIdup kebebasan berkeyakinan!
    Hidup kebebasan berijtihad!
    Hidup kebebasan menafsirkan Qur’an dan Hadits!
    Hidup HAM!
    Ganyang kiyai2 dan ustadz2 kolot!!

  3. Edo A Rahman said

    Sudah tidak diragukan lagi tanda-tanda akhir jaman. Kalo semua penafsiran ttg kebebasan harus menyalahi kodrat dan logika akal sehat. Semoga hal tsb tidak merusak persatuan dan kesatuan bangsa ini.

  4. A.W. said

    ΜusƖim РΛLSU berkata
    12/05/2012 pada 06:43

    Hidup kebebasan berijtihad!
    Hidup kebebasan menafsirkan Qur’an dan Hadits!

    @

    Sy mau bertanya:
    Jadi kalo didunia sekarang ada 1,6 miliar orang Islam, semuanya bebas berijtihad sendiri2 menafsirkan Al Qur’an dan Hadis, gitu? Trus nanti ada 1,6 miliar tafsir Al Qur’an dan 1,6 miliar tafsir Hadis yg berbeda satu dgn yg lain, gitu?

    Dasar dungu! Anda pasti muslim palsu sesuai dg nama anda.

  5. Edo A Rahman said

    @AW: Benar sekali ente Bro, cuma kita tanggapi dg kepala dingin aja deh. Toh dia juga dah mangakui kalo muslim palsu.
    Jadi kita jangan terprovokasi dg dia yg terkesan berpendapat seperti orang tidak waras. Bawa bawa Bhinneka Tunggal ika segala lagi. Tapi komentarnya justru berisi provokasi. Lebih baik segera kembali ke jalan yg lurus deh.

  6. Anonymous said

    @AW & Edo..jgn Emosi dulu,mskdnya itu kalo yg “Muslim Palsu” Koar2nya pasti kaya yg diatas gitu,Jadi cma Nyindir ke”Orang” yg suka Gembar gembor Masalah Kebebasan HAM lah Apalah gitu !!

  7. Doni said

    sepertinya balik lagi ke zaman nabi luth, perkawinan sejenin,sampai bumi ini di balikan oleh allah dan dihempaskan sekeras2nya..

    na`uzubiilah..

  8. Anonymous said

    boleh disebarluaskan ?
    ______________________
    ———————-
    Silahkan. Seluruh artikel yang ada di KabarNet plus komentar-komentarnya bebas untuk disebarluaskan.
    Terima kasih.

    Maaf dan Salam,
    ADMIN

  9. Emka Urang Ciamis Jabar said

    Di amerika mah pan obama teh udah menyetujui perkawinan sejenis..?? ah lieurr.. Katanya obama orang nomor satu di dunia.. ko otaknyah miring? heuheuheu…

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.871 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: