KabarNet.in

Aktual Tajam

Anggota FPI Tewas Dibantai Gerombolan Geng Motor

Posted by KabarNet pada 07/05/2012

Bogor – KabarNet: Aksi brutal dan sadis gerombolan geng motor yang belakangan ini sering mengganggu keamanan dan ketertiban kembali memakan korban. Kalau belum lama ini seorang anggota TNI tewas bersimbah darah akibat kesadisan kawanan pembunuh bermotor tersebut, kali ini yang menjadi korban adalah Mustofa, seorang warga masyarakat biasa yang kebetulan saja menjadi Koordinator Wilayah Front Pembela Islam (FPI) Bogor. Mustofa tewas berlumuran darah terkena sabetan dan tikaman senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya oleh gerombolan geng motor yang tengah terlibat tawuran antar geng di kawasan Puncak, Bogor, Ahad (6/5/2012).

Peristiwa itu terjadi Minggu dini hari saat Mustofa bersama rombongan sejumlah anggota FPI rekannya sedang dalam perjalanan pulang dari menghadiri acara pengajian dan tabligh akbar di Desa Cibanon, Kecamatan Sukaraja. Rombongan FPI tersebut ketika itu kebetulan tengah melintasi Jalan Raya Tajur, Kota Bogor. Saat melewati sebuah lokasi yang disebut Warung Pala, di Kampung Anyar, Kelurahan Muliasari, Kecamatan Bogor Selatan, mereka melihat dua kelompok gerombolan geng motor yang sedang terlibat tawuran antar geng. Disinilah awal bermulanya peristiwa tragis itu.

Ketika melihat adegan tawuran yang kacau balau dan saling serang tersebut, para anggota FPI itu bermaksud ingin melerai untuk mencegah jatuhnya korban. Namun nahas, niat luhur para anggota FPI yang ingin melerai dua kelompok saudara-saudaranya sebangsa setanah air yang sedang beringas saling menyerang bak kerasukan iblis itu malah berujung maut. Karena Mustofa, salah seorang dalam rombongan FPI tersebut akhirnya gugur mati syahid terkena sabetan dan tikaman senjata tajam gerombolan geng motor yang sedang kalap itu.

“Saat itu kami rombongan FPI Cipayung baru pulang dari acara rapat membahas masalah penyerangan markas FPI di Sukaraja sekaligus menghadiri Tabligh Akbar yang dihadiri ketua FPI Cipayung H.Muhammad Zein,” kata Mubarok (34) salah satu rekan Mustofa yang menjadi saksi mata pada saat kejadian.

Mubarok menceritakan, iring-iringan rombongan FPI Cipayung pulang dari Sukaraja sekitar pukul 23.30 WIB. Sesampainya di Jalan Raya Tajur, saat itu sedang terjadi tawuran antar dua kelompok gerombolan geng motor yang jumlahnya cukup banyak.

Saat itu, lanjut Mubarok, rombongan FPI Cipayung yang melintas berjumlah 100 orang lebih menggunakan beberapa mobil dan puluhan sepeda motor. Turut serta dalam rombongan mereka pimpinan FPI Cipayung, H.Muhammad Zein. “Sewaktu kita lewat, mereka sedang saling serang. Kita yang melihat kejadian terpanggil untuk meleraikannya. Tapi mereka malah emosi dan terjadi debat mulut,” kata Mubarok.

Pada mulanya, lanjut Mubarok, saat terjadi adu mulut, rombongan FPI di barisan depan yang dipimpin H.Muhammad Zein berhasil melepaskan diri dari tawuran antar dua kelompok tersebut. Sementara Mustofa berada di barisan paling belakang rombongan yang saat itu berboncengan dengan rekannya. “Kami mencoba melerai tapi mereka tidak terima. Saat kami akan pergi meninggalkan lokasi, tiba-tiba rekan kami Mustofa sudah jatuh dari motor dengan kondisi bersimbah darah,” ujar Mubarok menerangkan.

Begitu melihat Mustofa yang jatuh bersimbah darah, dua kelompok gerombolan geng motor yang tadinya saling serang langsung bubar dan kabur melarikan diri berhamburan dengan motor-motor mereka ke berbagai arah. Sedangkan tubuh Mustofa yang tergeletak di tanah langsung digotong oleh rekan-rekanya dan dilarikan ke RS Ciawi untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun akibat luka-luka serius bekas tusukan yang dialaminya, nyawa Mustofa akhirnya tidak tertolong. “Lukanya cukup parah, bekas tusukan ada di pinggang, leher dan wajahnya juga penuh darah, hidungnya juga mengeluarkan darah,” tutur Mubarok.

Ketika mengetahui kejadian itu, ketua FPI Cipayung H.Muhammad Zein langsung bereaksi melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian dan meminta Polri untuk mengusut tuntas kejadian itu serta menangkap kawanan geng motor yang mengeroyok dan membunuh Mustofa.

Saat dikonfirmasi oleh wartawan, Kepala Satuan Reskrim Polres Kota Bogor, AKP Iman Imanuddin mengatakan, motif sementara peristiwa tersebut, korban (Mustofa, red.) hendak melerai aksi tawuran gerombolan geng motor, namun justru dirinya sendiri yang tewas menjadi korban. “Kita masih melakukan penyelidikan, sejumlah saksi sudah kita periksa dan beberapa barang bukti sudah kita amankan. Motif sementara, korban menjadi korban tawuran saat hendak melerai aksi tersebut,” kata Iman.

Sehubungan dengan insiden tersebut di atas, Ketua Lembaga Ekonomi FPI Jawa Barat, Yusron, mendesak aparat Kepolisian Resor Kota Bogor agar menangkap dan membubarkan gerombolan geng motor yang sudah berulang kali menghilangkan nyawa. “Aparat kepolisian harus menindak tegas aksi kekerasan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. Aksi premanisme harus diberantas,” tandas Yusron saat dimintai klarifikasi, Ahad (6/5/2012).

Dalam keterangannya Yusron menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan peristiwa tewasnya salah seorang anggota Lasykar FPI yang terjadi pada hari Minggu pagi sekitar pukul 04.30 WIB di Jalan Raya Tajur, tepatnya di lokasi Warung Pala, Kampung Anyar, Kelurahan Muliasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Menurut Yusron, anggota Lasykar FPI, Mustofa, yang menjadi korban pada peristiwa tersebut tinggal di Cipayung RT 04/ RW 01, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Semoga aksi brutal gerombolan geng motor yang belakangan ini sering terjadi dan meresahkan masyarakat akan mendapat respon yang cepat dan serius dari pihak aparat keamanan. Karena kalau tidak, dikhawatirkan masih akan ada lagi warga masyarakat yang tewas mengenaskan menjadi korban keganasan pembunuh-pembunuh berdarah dingin yang merajalela dalam gerombolan geng-geng motor. [KbrNet/Slm/Adl]

Berikut ini adalah rekaman video yang menggambarkan suasana duka di rumah Mustofa menjelang saat pemakaman almarhum serta saat tahlilan.

[KbrNet/Slm/Adl]

31 Tanggapan to “Anggota FPI Tewas Dibantai Gerombolan Geng Motor”

  1. CECEP said

    انا لله وانا اليه راجعون غفر الله ذنوبه و جعله الله من الشهدآء آميـــــــن

    kami berharap pihak kepolisian bisa bekerja secara profesional & tdk impoten dlm menangani kasus ini

  2. Ini penegak hukum kemana aja ya?

  3. Ini rakyat jadi dibuat bingung,,apakah ini bagian dari konspirasi dan sandiwara politin di negeri ini??

  4. CECEP said

    Pelakunya sudah ditangkap tapi menurut kepolisian, pelaku bukan dari kelompok geng motor. Nah lho. . kok bisa gitu? Bukankah Mustofa ada tengah2 dua kelompok geng motor yg bertikai?

  5. RAKYAT said

    Innalillaahi wa inna ilaihi roji’iun semoga Allah SWT mengampuni dosa beliau, menerima amal ibadah beliau dan menempatkanya di surga bersama para syuhada. Aamiin.

  6. ΜusƖim РΛLSU said

    aku dan teman2ku (para muslim palsu yg lain) senang dgn kejadian ini. Krn kami bukan muslim asli.

  7. ΜusƖim РΛLSU said

    Aku ini anggota Banser NU.
    Enak … aku & teman2 Banser disuruh jaga gereja… dapet duit.
    Disuruh jaga kebaktian di GKI Ysmin… dapet duit.
    Disuruh jaga acara diskusi buku yg menghalalkan homoseks & lesbian… aku juga dapet duit…
    Lumayan.
    Memang enak jadi Muslim Palsu spt aku, bisa diterima di Banser NU
    Drpd muslim2 asli spt kalian ga dapet apa2.
    Kacian dech loe.

  8. ΜusƖim РΛLSU said

    Aq benci FPI dan ormas2 sejenisnya.
    Aq suka JIL.
    Aq setuju perkawinan antar sesama jenis kelamin.
    Aq setuju penyebaran agama sesat Ahmadiyah dan sejenisnya.
    Aq diam saja kalo ajaran Islam dinodai dan dinistakan.
    Aq konsisten dgn itu semua… sesuai namaku.

  9. Paulus_Raja_Hoax said

    Muslim PALSU@

    rupanya ente menginginkan kebebasan sperti binatang. Lanjukan aja, jangan tanggung2. Skalian kawin dg embokmu atau anakmu sendiri. Kalo masih belum puas kawin ma anjing. . .!

  10. ΜusƖim РΛLSU said

    @Paulus_Raja_Hoax

    Anda Cerdas! Memang begitulah saya si ΜusƖim РΛLSU.

    btw. berminatkah Anda masuk jadi anggota Banser “NU” (NU dalam tanda kutip)? Atau masuk JIL belajar paham SEPILIS?

    Kalau berminat silahkan hubungi saya, nanti saya bantu. Krn disitulah tempat bercokolnya orang2 seperti saya.
    pis :)

  11. Anonymous said

    Muslim palsu@ knp km senang dngan perbuatan mu itu terhadap orang muslim.apa si yg kau cari di keduniaan ini seolah” kau tdk akan mati saja.Bnr juga kata paulus raja hoak.kau bagaikan iblis,sikapmu seperti binatang.

  12. ΜusƖim РΛLSU said

    11. Anonymous berkata
    07/05/2012 pada 21:04

    Muslim palsu@ knp km senang dngan perbuatan mu itu terhadap orang muslim.apa si yg kau cari di keduniaan ini seolah” kau tdk akan mati saja.Bnr juga kata paulus raja hoak.kau bagaikan iblis,sikapmu seperti binatang.

    -^-

    Sikapku bagaikan iblis?
    Ya iya lah lha wong iblis itu ada di dalam diriku.

    Kalo pengen kenalan sama aq dan teman”q dtng aja ke Wahid Institute, SETARA Institute, Komnas HAM, Komunitas Utan Kayu, Kantor JIL, AKKBB, Kandang Ahmadiyah di Parung Bogor, dsb, krn disitulah aq dan kawan”q yg seideologi spt aq bercokol.

  13. Paulus_Raja_Hoax said

    Muslim PALSU@

    Komunitas Utan Kayu? Hahaha utan memang tempat komunitas binatang, orang yg punya peradaban tdk akan menempati utan. Kumpul aja ma gorilla atw orang utan. Bebas ganti pasangan seenaknya tanpa ada aturan

  14. dildaar80 said

    Innaa lillaahi wa inna ilaihi raaji’uun. Semuanya milik Allah dan akan kembali kepada-Nya. Mari berlomba2 dalam kebaikan.

  15. watur said

    Kepada kawan2 sesama muslim, tidak usah diladeni si muslim palsu biarkan saja, kepada kawan2 kalo liat geng motor pada berantem biarkan saja

  16. CINTA DAMAI ANTI KEKERASAN said

    SEMUA YANG DARI TUHAN AKAN KEMBALI KEPADA TUHAN.BUAT APARAT TOLONG DI PROSES ORANG* YG MELAKUKAN HAL YG BERTENTANGAN DENGAN AGAMA TERSEBUT….

  17. Anonymous said

    hati2 dengan adu domba ini,,
    Allah Maha SegalaNya dalam Alam ini..

  18. yohan said

    GOOD JOB !!!

  19. acep sopyan said

    Segera bubarkan gerombolan brutal tak bermoral itu,sekolah itu utk menjadi anak baik tumpuan harapan keluarga bukan menjadi syetan jalanan,dimana kepolisian?mana suara negara anti kekerasan?mana suara negara tidak boleh kalah oleh kekerasan

  20. ruweetttt said

    muslim palsu@ hehehe….ok dech

  21. Anonymous said

    allahu akbar …………………………
    muslim palsu @ dhajal kecil

  22. FPI said

    muslim palsu @ bangsattttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt

  23. FPI said

    MUSLIM PALSU@ BANGSATTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT ……
    Allahu akbarrrrrrrrrr laillahaillah astafirullah allazim , ???

  24. FPI said

    muslim palsu @ BANGSATTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTTT

  25. Anonymous said

    MUSLIM PALSU @ bangsattt …………………………………………………..

  26. Biarkan sajalah, tunggu FPI bertindak,biar orang-orang yang membenci Ajaran Islam seperti Ratna Sarompaet punya jalan lagi untuk “meperi” FPI

  27. munawar said

    muslim palsu kacangan,ga berani ngomong di depan umat muslim.minimal mbacot di depan fpi.allahuakbar

  28. FPIcemen said

    lhaaaa kalau gerebek2 beraniiii main hakim sendiri, ini dibacok geng motor kok ga main hakim sendiri juga? ga bisa cari pelaku geng motornya sendiri trus dihakimi? dasar ormas SAMPAH. “…premanisme harus diberantas” loe kyk ngomong depan cermin deh. Itu muslim palsu ya orangnya FPI juga buat adu domba, ck ck ck trik kacangan….

  29. woiii k***** fpi gk berotak sebelum ngomong ngaca dulu lo tot emng organisasi mu benar ap..mana ad ajaran di muslim untuk membantai sesama nya..klw pun ad orng tersesat di kasih tau dengan baik2 bukan dengan cara di bantai bego lohh tolol…mati aj lo semua jing…lo bilang lo muslim tp muslim munafik nama tuhan di bwak2 untuk bantai orng agma lo jd kotor gr2 lo semua…..

  30. anak baik said

    waaakaakkakaa….FPI = Front Penyesatan Islam

  31. Syeh Nur Jati said

    lanjutkan

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.041 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: