KabarNet.in

Aktual Tajam

FPI Sesalkan Pemberitaan “Ngawur” Situs Resmi NU

Posted by KabarNet pada 21/04/2012

Jakarta – KabarNet: Dalam acara pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW dan Tasyakuran Harlah PMII ke-52 yang dihadiri tidak kurang dari 200 kader PMII, Senin, (16/04/2012) lalu terjadi aksi memalukan yang diduga dilakukan oleh sekelompok aktivis liberal. Acara yang dihadiri beberapa tokoh agama seperti KH Nur Iskandar SQ dan Dr Said Agil siraj tersebut cukup meriah.

Salah satu dari tamu undangan adalah Ustad Noval Ba Mu’min, Sekda FPI DKI, sekaligus sebagai pembicara dalam acara tersebut. Situs resmi NU (nu.or.id), memuat berita seputar ceramah agama di Graha Mahbub Djunaidi PB PMII (Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), namun dalam pemberitaannya yang sepihak itu dinilai telah menyudutkan tamu undangan.

Menurut berita yang dirilis situs remi NU, berjudul “Jelekkan Gus Dur, Sekjen FPI Diteriaki Turun…!”. Noval dalam ceramahnya disebut telah menyinggung nama Gus Dur, yang dikatakan telah menghina Islam. Gus Dur dinilainya telah melanggar undang-undang penistaan agama dengan opini bahwa Alquran adalah kitab porno. Kini judul berita tersebut tiba-tiba sudah berubah menjadi  “Jelekkan Gus Dur, Sekjen Pengda FPI Diteriaki “Turun…!”. 

Ceramah Noval dinilai tidak proporsional. Gus Dur yang dianggap oleh sebagian kecil kader PMII sebagai teladan, mulai dikritisi oleh Ustad Noval. Dari salah satu sudut dan jajaran depan, ada suara teriakan yang meminta Noval turun panggung.

Setelah pihak FPI Pusat dihubungi, ternyata tidak ada Nama Habib Noval sebagai Sekjen Front Pembela Islam (FPI). Dalam pemberitaan yang dirilis situs resmi NU, Ustad Noval disebut sebagai Sekjen Front Pembela Islam (FPI). Padahal, Ustad Noval Ba Mu’min bukan lah Sekjen FPI, beliau adalah Sekda FPI DKI Jakarta. Bukan hanya itu, situs tersebut juga dinilai telah memuat berita sepihak tanpa mengkonfirmasi terlebih dulu kepada Ustad Noval, dan memberikan citra buruk kepada organisasi terkait.

KH. Misbahul Anam, salah satu pengurus FPI pusat, minta agar berita tersebut bisa dipertanggungjawabkan. “Pemberitaan harus bisa dipertanggungjawabkan. Tidak ada Sekjen FPI yang bernama Habib Noval. Sekjen FPI yang benar, adalah KH. Ahmad Shobri Lubis. Jangan sebar fitnah!”, kata Misbahul Anam, melalui pesan singkatnya kepada KabarNet, Kamis (19/04/2012).

Saat ditanya atas peristiwa itu, Ustad Noval menjelaskan bahwa tidak ada yang memintanya turun dari podium, saat itu oknum PMII yang liberal itu hanya berteriak “hidup Gus Dur!”, berulang kali diucapkan. Noval juga menyesalkan pemberitaan ngawur situs resmi NU yang sepihak dan terkesan menyudutkan dirinya.

“Saya ceramah di PMII dan memang ada teriakan Hidup Gusdur!, lantaran saya dianggap menghina Gusdur. Saya tetap tegar, dan tidak terpengaruh, bahkan setelah itu, penceramah berikutnya KH Nur Iskandar SQ juga ikut mengamini apa yang saya sampaikan, beliau turut memberi penjelasan tentang kedudukan Gusdur yang memang bermasalah kepada Umat Islam. Namun saat KH Nur berceramah, tidak ada yang berani meneriakinya”, kata Ustad Noval kepada KabarNet, Kamis (19/04/12).

Dalam ceramahnya, Ustad Noval melanjutkan hingga selesai. Noval berpesan agar para kader PMII turut partisipasi menegakkan syariat Islam. Sebelum meninggalkan tempat acara, Noval mendapat ucapan selamat dan sambutan dari para hadirin yang simpati. [KbrNet/Slm]

Judul berita situs resmi NU sebelum dirubah

Setelah judul dirubah

22 Tanggapan to “FPI Sesalkan Pemberitaan “Ngawur” Situs Resmi NU”

  1. bramsonata said

    Umat Islam di Indonesia masih harus banyak belajar untuk dapat memenangkan perang jangka panjang, baik melawan dirinya sendiri(jihad besar ) dan musuh yg berbentuk fisik(jihad kecil).

  2. bramsonata said

    Apakah umat Islam sudah berpaling dari ALQURAN DAN SUNNAH?

  3. santes59 said

    Ummat NU banyak yang berbuat kesyirikan, banyak yang tak berilmu. Ketua Umumnya saja berkawan dengan YAHUDI.

  4. ini kan sama saja mengkritisi Soekarno di hajatannya kader2 PDIP, atau mengkritisi SBY didepan kader PD. Ibarat kata “loe udah gw undang,malah menghina tuan rumah”.

    Kesalahan penulisan berita sudah biasa, bahkan di media2 besar sekalipun. Selama si penulis berita sudah meralat tulisannya, tidak perlu dibesar2kan.

    Saya justru melihat ada itikad baik dari PMII dan NU-nya dalam menjalin tali silaturahmi:
    – Pertama, telah mengundang FPI yg selama ini berbeda haluan dengan PMII/NU, bahkan didaulat jadi pembicara ketiga
    – Kedua, meralat tulisan yg salah

    Kalau saya lihat beritanya di situs NU, Habib Noval telah berkata tidak elok dalam acara bersuasana Maulid dan Tasyakuran.
    Ini Kutipannya:

    1. “Kami siap membunuh mereka yang anti syariat,” tandas Noval dengan penuh emosi di atas panggung.

    2. Gus Dur, sapaan hangat KH AbdurrahmanWahid, presiden ke-4, dikatakan telah menghina Islam. Gus Dur dinilainya telah melanggar undang-undang penistaan agama dengan opini bahwa Alquran adalah kitab porno.

    Siapa coba yg ngga marah klau nama bapaknya dijelek2an apa lagi di rumah sendiri dalam suasana yg berbahagia.

  5. Ini kan sama saja mengkritisi Soekarno di hajatannya kader2 PDIP, atau mengkritisi SBY didepan kader PD. Ibarat kata “loe udah gw undang,malah menghina tuan rumah”.

    Kesalahan penulisan berita sudah sering ditemui, bahkan di media2 besar sekalipun. Selama si penulis berita sudah meralat tulisannya, tidak perlu dibesar2kan.

    Saya justru melihat ada itikad baik dari PMII dan NU-nya:
    – Pertama, telah mengundang FPI yg selama ini berbeda haluan dengan PMII/NU, bahkan didaulat jadi pembicara ketiga
    – Kedua, meralat tulisan yg salah

    Kalau saya lihat beritanya di situs NU, Habib Noval telah berkata tidak elok dalam acara bersuasana Maulid dan Tasyakuran.
    Ini Kutipannya:

    1. “Kami siap membunuh mereka yang anti syariat,” tandas Noval dengan penuh emosi di atas panggung.
    2. Gus Dur, sapaan hangat KH AbdurrahmanWahid, presiden ke-4, dikatakan telah menghina Islam. Gus Dur dinilainya telah melanggar undang-undang penistaan agama dengan opini bahwa Alquran adalah kitab porno.

    Siapa coba yg ngga marah kalau nama bapaknya dijelek2an apa lagi di rumah sendiri dalam suasana yg berbahagia.

  6. Islam mengajarkan saling menghormati dan menghargai. Bagaimana kalautamu yang diundang menyakitihati tuan rumah pengundang?Apakah itu dibenarkan oleh Islam?

  7. Anonymous said

    tolong klo bikin berita,konfirmasi dulu ke yg bersangkutan.jngn latah ikut2tan “media”yg lainnya.

  8. Mas Umam said

    Allah SWT telah memberikan rambu-rambu yang tegas menyangkut dasar-dasar moral dan etika dalam membangun masyarakat yang beradab dan berbudaya. Hal ini ditegaskan dalam QS an-Nur [24]: 19, yang memerintahkan orang-orang beriman untuk tidak menyebarkan berita-berita buruk. Melalui ayat tersebut, Allah memerintahkan umat Islam untuk tidak mudah terpengaruh dengan informasi yang tidak sehat, prasangka, ghibah, dan segala bentuk kekejian lainnya.

    Sejalan dengan itu, dalam ayat 12 surah al-Hujurat [49] Allah menetapkan larangan bagi orang-orang yang beriman untuk berprasangka negatif terhadap orang lain. Karena sebagian prasangka itu adalah dosa. Selain itu, orang yang beriman juga dilarang mencari-cari keburukan orang lain dan menggunjingkannya. Alquran menganalogikan orang yang suka bergunjing itu seperti seseorang yang memakan daging saudaranya yang telah meninggal.

    Begitulah cara Islam menjaga kehormatan sesama manusia dengan larangan memberi malu orang lain dan menyiarkan aib seseorang

  9. wawan said

    gibah tdk selamanya dilarang dlm agama islam…
    Ada kalanya Gibah perlu dilakukan dlm rangka memperingatkan umat dari Dai/Ulama yg bermasalah aqidahnya/sesat…klo tdk ada yg memperingatkan/mengGibahinya umat tdk akan tahu mana yg benar & mana yg salah.
    contoh lain adalah dlm menentukan keshohihan suatu hadits, disitu kita akan menemukan Ghibah ttg para pwriwayat, bila ternyata perowinya jelek akhlak/pemahaman/hafalannya maka Haditsnya tertolak.

  10. Neo Jennifer said

    @Mas Umam…
    Siapakah orang yang pantas ditutupi aibnya?
    Apakah orang yang berwatak dan berhaluan liberal (termasuk menganggap enteng Alqur’an) masih pantas dihormati?

    Menurut saya, kita sebagai orang mukmin juga harus tegas menyikapi orang-orang yang merendahkan Alqur’an dan yang segolongan dengan itu.
    Tidak ada dalam Islam, seseorang harus diam terhadap orang yang melecehkan Alqur’an dengan dalil Islam melarang bergunjing/ berprasangka negatif/ menyiarkan aib seseorang. Agama Islam bisa hancur mas..kalau umat Islam cara berpikirnya seperti itu.
    Bahkan dalam hukum Islam, orang yang melecehkan Alqur’an diberi kesempatan untuk bertaubat 3 kali, jika masih belum bertaubat maka kepalanya harus dipenggal.

    Sikap kita yang tidak berpihak kepada orang sejenis ini adalah bukti cinta kita kepada kemurnian dan kesucian Alqur’an.
    Mungkin maksud sang ustad bukan untuk mengungkit aib orang lain, tapi sekedar memberikan contoh perbuatan buruk yang tidak patut dilakukan oleh seorang mukmin apalagi ditiru oleh banyak orang.

    Khusnuzon mas..

  11. Arip said

    Coba liat dl beritanya :

    http://nu.or.id/a,public-m,dinamic-s,detail-ids,44-id,37526-lang,id-c,nasional-t,Jelekkan+Gus+Dur++Sekjen+Pengda+FPI+Diteriaki++Turun+++++-.phpx

    Lagi2 kabarnet asal mangap.

  12. Sang Kata said

    Siapa menguasai media massa akan jadi raja tanpa mahkota …

  13. Anonymous said

    nu & fpi satu hati intinya kita cari sama2 sipakah profokator yg menyusup di antara kita truz kta diem2 abisi die

  14. Anonymous said

    nu & fpi to satu hati, intinya kita sama cari syp profokator yg menyusup di diantara kita,
    gito z repot

  15. nu & fpi to satu hati, intinya kita sama cari syp profokator yg menyusup di diantara kita,
    gito z repot

  16. Chosi' Nadzif Jiddan said

    sebagai tamu sebaiknya menghormati tuan rumah, andaikan mau menyampaikan kritik…apakah tidak bisa dengan santun….

  17. haaa ? said

    itikad baik ?????? rencana busuk !!!!!

  18. m.s.badar said

    Santes59 apa santet… tunjukkan yang mana amalan NU yang SYIRIK ? Jangan ASBUN, belajar dulu sebelum comment…aq siap jadi guru privat to U..GRATISSS

  19. Anonymous said

    Masyaallaah, merasa diri paling benar itu belum tentu lebih benar. memusyrikkan orang lain dengan menghujat sama dengan menunjukkan kemusyrikan dirinya sendiri.

  20. Anonymous said

    Jadi orang jgn berpikiran negatif tentang NU atau yg lain# nyindir orang yg tidak punya wawasan yg sotoy,songong.
    Ada yg bilang berkawan sama yahudi.y terseraah orang dong mau berkawan dengn siapa saya yg penting tidak mengikuti, dari pada lo berkawan sama setan yg py wawasan sempit g py ilmu untuk menelaah lbh ulang tp sotoy songong lagi.mati aja lo ke laut g berguna

  21. Anonymous said

    Siapa saja entah itu kiai, habib, atau orang awam jika ia selalu menjelek-jelekkan orang lain. Maka sesungguhnya ia telah menodai dirinya sendiri dan Tuhannya. من عرف نفسه فقد عرف ربه

  22. Cimut said

    fpi memang cetek ilmu nya.karena akhlaknya pada minus

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.047 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: