KabarNet.in

Aktual Tajam

Cari Perhatian, GKI Yasmin Adakan Kebaktian di Depan Istana

Posted by KabarNet pada 16/04/2012

Jakarta – KabarNet: Tarik ulur seputar kasus penyegelan bangunan gereja GKI Yasmin oleh Pemerintah Kota Bogor masih belum terlihat akan usai. Sudah berjalan 3 tahun ini bangunan gereja GKI Yasmin disegel oleh Pemkot Bogor karena dinilai ilegal. Upaya hukum pun sudah ditempuh oleh pihak-pihak yang bersengketa sampai ke tingkat Mahkamah Agung (MA). Pemerintah Bogor juga sudah menyediakan tempat pengganti bangunan gereja bagi para jemaat GKI Yasmin, namun ditolak oleh pihak gereja, dan jemaat GKI Yasmin lebih memilih beribadah di tepi jalan di dekat bangunan gereja yang dipersengkatakan ketimbang memakai bangunan yang disediakan oleh Pemkot Bogor. Akhirnya pada hari Minggu (15/4/2012), jemaat GKI Yasmin kembali melakukan kebaktian di tepi jalan, kali ini tepat didepan Istana Merdeka sebagai bentuk protes atas terkatung-katungnya kasus gereja mereka.

Sebanyak 200an jemaat anggota GKI Yasmin, Bogor, dan GKPB (Gereja Kristen Perjanjian Baru) Filadelfia, Bekasi, melaksanakan kebaktian di tepi jalan raya tepat di depan Istana Merdeka, Jakarta. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes atas penyegelan bangunan tempat beribadah jemaat kedua gereja tersebut yang sejak tiga tahun terkena tindakan penjegelan oleh pemerintah kota masing-masing. “Tadi pagi kami beribadah di jalan seperti yang sudah kami lakukan 3 tahun,” ujar pendeta AKBP Filadelfia, Palti Panjaitan, saat ditemui wartawan di depan Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (15/4/2012).

Pada tanggal 13 Februari 2012 lalu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah mengeluarkan instruksi kepada Pemerintah Kota Bogor agar segera menyelesaikan masalah kasus GKI Yasmin. “Saya serahkan pada Pemkab Bogor dibantu Menteri Agama agar ibadah bisa dijalankan di gereja, sebagaimana umat lain di negeri ini. Saya harap bisa selesai, tuntas, membawa kebaikan untuk semua,” ujar SBY saat itu.

Sebagaimana sudah sering diberitakan sebelumnya, Pemkot Bogor membekukan sertifikat Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk bangunan gereja milik GKI Yasmin karena menilai pembangunan gereja tersebut ilegal. Pihak GKI Yasmin pun membawa masalah ini ke ranah hukum, yang prosesnya terus berjalan sampai ke tingkat MA. Di tingkat MA majelis hakim memutuskan agar Dinas Tata Kota dan Pertamanan Kota Bogor mencabut Surat Pembekuan IMB Gereja Yasmin.

Namun dalam melaksanakan putusan MA tersebut, Wali Kota Bogor, Diani Budiarto, mencabut dan sekaligus membatalkan IMB bngunan gereja GKI Yasmin lantaran proses pengajuannya dinilai cacat hukum. Sebab berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Bogor No.265/Pid.B/2010/PN Bogor tanggal 20 Januari 2011, Munir Karta, mantan Kepala RT VII/ RW III, dinyatakan oleh pengadilan bahwa yang bersangkutan terbukti bersalah karena dengan jelas dan meyakinkan telah merekayasa ‘Surat Pernyataan Tidak Keberatan’ dari warga masyarakat sekitar bangunan tersebut sebagai salah satu syarat atas sahnya pembangunan gereja.

Langkah pencabutan sekaligus pembatalan IMB tersebut diambil oleh Wali Kota Bogor setelah mempertimbangkan perlunya meredam gejolak amarah masyarakat yang masih muncul di kalangan warga sekitar bangunan gereja GKI Yasmin pasca keputusan MA. Pencabutan IMB itu diambil dengan mempertimbangkan keputusan hasil rapat Muspida Kota Bogor pada Januari 2011.

Di dalam hasil rapat Muspida tersebut ditawarkan kepada pihak GKI untuk memindahkan lokasi pembangunan gereja, dan Pemkot Bogor akan membantu proses pemindahan, serta mengganti segala bentuk kerugian biaya yang sudah dikeluarkan GKI Yasmin, termasuk tawaran membeli lahan yang menjadi lokasi sengketa. Namun tawaran tersebut ditolak oleh pihak GKI Yasmin yang bersikukuh ingin agar bangunan gereja mereka tetap berdiri ditempat yang dipersengketakan itu.

Keputusan dalam rapat Muspida tersebut juga sudah disampaikan di dalam rapat Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Bogor. Dalam pada itu dijelaskan bahwa Pemerintah Kota Bogor menawarkan kepada pihak GKI Yasmin untuk mengganti lahan atau ‘ruislag’ dengan tanah milik Pemerintah Kota Bogor di lokasi lain yang lebih representatif dan aman dari sengketa. Namun tawaran yang dimediasi oleh Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Bogor tersebut pun juga ditolak dengan berbagai alasan oleh pihak GKI Yasmin yang menuntut agar bangunan gereja mereka tetap berdiri di lokasi yang dipersengketakan itu. [KbrNet/adl]

9 Tanggapan to “Cari Perhatian, GKI Yasmin Adakan Kebaktian di Depan Istana”

  1. penghuni sorga said

    yang saya tau … masyarakat muslim bogor sangat toleran dengan komunitas agama lainnya…. yang tolak GKI Yasmin paling2 orang luar (bukan warga sekitar)….. posisi hukum GKI Yasmin kuat sekali (putusan MA)….. jadi GKI Yasmin JANGAN MAU DIRELOKASI oleh Wali Kota Bogor…. terus Berjuang sampai titik darah penghabisan……

  2. Anonymous said

    Lebih elok andai GKI Yasmin gelar praktek kebaktian di Monas (Monumen Anas Urbaningrum) sambil dikawal geng motor.

  3. Tan Panama said

    Bijak kalau masuk gereja Kathedral, jangan unjuk rasa dan unjuk raga di depan masjid Istiqlal. Sangat bijak GKI Yasmin buat ruang gereja dengan dinding cermin, bisa berkaca sambil berbakti !!!

  4. Anonymous said

    anjing,anjing,anjing,virus teroris fpi,anjing MMI mnjangkiti orang2 tolol,yg fanatik negri SIAL PALESTINA DAN TERORIS AFGHANISTAN,MAU BERIBADAH AJA DIPERSULIT,AGAMA SYAH DI INDONESIA AD 5 DAN WAJIB DIHORMATI!! BOM AJA TUCH KAMPUNG SEKITAR ITU BIAR PADA MAMPUS N MATI SANGIT

  5. Anonymous said

    TOLONG PIHAK BIN SELIDIKI SIAPA ADMIN KABARNET,ADA INDIKASI KABARNET ADLH MEDIA PENYAMBUNG LIDAH JARINGAN TERORIS MMI,JI,FPI LI,DLL,YG BERUSAHA MEMECAH PERSATUAN NKRI..

  6. Anonymous said

    buat @anonymous No.4 & 5
    TOLONG PIHAK @Anonymous No.4 & 5 SELIDIKI [Klik link ini] . KAU!! pasti suka :mrgreen:

  7. nokia_male said

    Anonymous berkata
    17/04/2012 pada 08:15

    TOLONG PIHAK BIN SELIDIKI SIAPA ADMIN KABARNET,ADA INDIKASI KABARNET ADLH MEDIA PENYAMBUNG LIDAH JARINGAN TERORIS MMI,JI,FPI LI,DLL,YG BERUSAHA MEMECAH PERSATUAN NKRI..

    Hanya PENGECUT yang koment nya tampa menyertakan identitas, Sekali lagi PENGECUT….

  8. Lian Jovi Poerba Tambak, Siantar Man
    Kepada :
    Yth. Bapak presiden
    di.
    Tempat

    Tolong donk Bapak Presiden tuntaskan siapa dalang semuanya untuk tidak beribadah gara-gara tanah yang tak seberapa itu. jangan biarkan Rakyat terancam oleh teror pada zaman edan ini. Jika tak ada solusinya dari Bapak giemana Negara ini bisa aman dan sejahtera.

  9. Hey Kristen!
    Q_Q
    Kalian itu mmg tak tahu diri yach! Susah banget diatur negara!
    Sdh jelas2 salah, masih saja ngotot! Dasar kalian tak berotak!
    Kalian ini maunya dibenarkan terus! Kl salah ya gentle dong mengakuinya salah!
    Udah membangun gereja dilingkungan Muslim, pake penipuan tanda tangan warga pula! Udah diberi solusi lahan lain, masih jg gx berterimakasih!
    Q_Q
    Kalian apa gx memikirkan efek ke belakangnya bila pembangunan gereja tsb dipaksakan???
    Apa kalian ingin mengajak warga sekitar perang?
    Apa itu tujuan kalian?
    Disaat kalian ber-nyanyi2 nanti, bila ada warga yg tdk setuju itu menuntut kalian pergi, lalu apa kalian akan menyalahkan mereka???

    Hargai jg dong penduduk lokal! Jgn seenaknya sendiri! Emang Indonesia ini milik moyang kalian???
    Udah Minoritas! Reseh pula!
    Q_Q
    Malah admin pula yg kalian maki2!
    Padahal apa yg tertulis, sesuai dg fakta!
    Kalian itu tak tahu apa2, jd diam saja!
    Patuhi aturan2 negara ttg syarat2 pembangunan tempat ibadah setiap agama!
    Di ambon, ada di suatu daerah yg jg menolak pembangunan masjid! Pdhl pddk nya 50:50, 50 % kristen, 50 % Muslim. Namun ttp saja pembangunan masjid ditolak warga kristen! Tp ummat Muslim gx gede bacot spt kalian tuch!

    Masih ngotot kalian?
    Apa kalian ingin aku salib di tiang jemuran???

    Pergi aja kalian ke israel sono bl tak mau diatur negara Indonesia! Kampung tuhan2an kalian kan di israel!
    Atau minggat aja kalian ke belanda sana! Kalian kan sampah sisa2nya penjajah!
    Agama kalian kan agama penjajah!
    Jangan lupakan sejarah itu!

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.088 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: