KabarNet.in

Aktual Tajam

27 Maret 2012! Puluhan Ribu Massa Kepung Istana

Posted by KabarNet pada 25/03/2012

Jakarta – Kabarnet: Puluhan ribu massa diperkirakan akan mengepung Istana Negara pada 27 Maret 2012 mendatang dalam aksi unjuk rasa besar-besaran menolak rencana kenaikan harga BBM yang dicanangkan oleh pemerintah rezim Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Untuk mengamankan aksi unjuk rasa tersebut, pihak Polda Metro Jaya sudah menyiapkan 14 ribu personil dari berbagai satuan. Pengerahan pasukan pengamanan Polri tersebut dimaksudkan agar penyampaian pendapat bisa berlangsung tertib dan tidak mengganggu pengguna lalu lintas jalan raya. “Kita siap dengan situasi dan kondisi yang ada,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto, di Jakarta, Minggu (25/3/2012).

Pihak Kepolisian berharap agar sebelum menggelar aksi unjuk rasa para demonstran terlebih dahulu memberitahukan rencana aksi mereka kepada pihak Kepolisian. “Kita siapkan anggota, baik di tempat demonstrasi berlangsung, maupun di SPBU,” kata Kombes Pol Rikwanto.

Sebelum ini aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat – Benteng Demokrasi Rakyat (LSM – BENDERA), Adian Napitupulu, mengatakan massa gabungan dari berbagai elemen masyarakat akan menggeruduk Istana Negara pada 27 Maret 2012 mendatang. Mereka akan berunjuk rasa menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Jumlah massa yang akan turun ke jalan diprediksi mencapai lebih dari 25 ribu orang.

Puluhan ribu massa tersebut berasal dari elemen-elemen mahasiswa, aktivis LSM, buruh, BEM se-Indonesia, ormas-ormas dan lain sebagainya. Aktivis dan mahasiswa dari berbagai daerah pun telah menyatakan kesiapannya untuk datang ke Ibukota untuk bergabung dalam aksi unjuk rasa besar-besaran ini. “PDI Perjuangan juga akan turun langsung ke lapangan menyuarakan aspirasi penolakan kenaikan harga BBM ini, mungkin ada sekitar 15 ribu orang,” tandas Adian.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi PDIP, Aria Bima, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya mencari langkah solutif agar pemerintah tidak menaikkan harga BBM. ” Toh jika kenaikan dibatalkan tidak akan sampai membangkrutkan negara,” kata Aria pada hari Jumat (23/3/2012).

Namun, lanjut Aria, jika perjuangan di parlemen tidak berhasil, dan pemerintah tetap saja ‘keukeuh’ dengan rencana menaikkan harga BBM, maka pihaknya tidak dapat menyalahkan mahasiswa atau masyarakat yang akan turun ke jalan menolak rencana tersebut. ”Ini sejalan dengan perintah Ketua Umum PDIP Ibu Megawati, agar kami di parlemen dan seluruh jajaran partai bersama-sama rakyat memperjuangkan penolakan kenaikan harga BBM,” tutur Aria Bima.

Di tempat lain, Wakil Ketua Komisi I DPR Tubagus Hasanuddin mengecam kebijakan pemerintah yang menyiagakan aparat TNI di Istana Merdeka. Menurutnya, kebijakan itu tidak tepat karena belum ada ancaman terhadap simbol negara. “Berdasarkan informasi dari Kepala BIN (Badan Intelejen Negara, red.), belum ada ancaman kepada Istana atau Presiden. Jadi, untuk apa mengerahkan TNI ke sana?” ujarnya.

Lebih lanjut Tb Hasanuddin menerangkan, TNI memang memiliki tugas operasi militer selain perang seperti diatur UU Nomor 30 Tahun 2004 tentang TNI. Namun, pemerintah harus lebih dulu berkomunikasi dengan DPR sebelum memutuskan mengerahkan TNI untuk operasi tersebut. Pemerintah seharusnya mengoptimalkan kekuatan Polri untuk mengamankan objek vital, khususnya menghadapi pengunjuk-rasa menolak kenaikan harga BBM.

Mengenai penggunaan pasukan TNI, Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha mengatakan bahwa Istana merupakan objek vital sekaligus simbol negara. Pengamanannya juga menjadi bagian dari tugas TNI. Di dalam konteks tersebut, sepasukan TNI AD disiagakan untuk mengamankan kompleks Istana ketika berlangsung aksi unjuk rasa menolak kenaikan BBM. “Yang jelas, objek vital dan strategis itu harus dijaga, harus diamankan. Tidak boleh dilepas, sehingga situasinya tidak terkendali,” tutur Julian.

Lebih lanjut Julian Pasha menjelaskan bahwa penggunaan pasukan TNI bukan bertujuan untuk membubarkan massa pengunjuk rasa, melainkan hanya sebatas mengamankan kompleks Istana dari kemungkinan terjadinya kekacauan dan ketidakteraturan yang dampaknya bisa merugikan masyarakat. Sedangkan penanganan dan pengendalian massa pengunjuk rasa tetap menjadi wewenang Polri. Penempatan pasukan TNI di sekitar Istana juga di bawah pengawasan dan koordinasi Polri. [KbrNet/adl]

16 Tanggapan to “27 Maret 2012! Puluhan Ribu Massa Kepung Istana”

  1. taUbat said

    PERGI KE LUAR NEGERI, SBY DINILAI BUANG BADAN

    Kamis, 22 Maret 2012 13:19 WIB

    Metrotvnews.com, Jakarta: Kepergian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke China dan Korea Selatan menjelang kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dinilai sebagai langkah buang badan. Seharusnya Presiden SBY mengumumkan sendiri kebijakan pemerintah tersebut.

    “Beliau ada di luar negeri, ini merupakan buang badan untuk diserahkan pada menteri agar berhadapan dengan masyarakat. Apalagi di daerah banyak yang menolak. Ini sangat kami sayangkan,” kata Sekretaris Fraksi Partai Hanura Saleh Husein di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (22/3).

    Saleh mengatakan, mungkin saja SBY tengah melaksanakan tugas yang sudah dijadwalkan. Tapi mestinya bisa ditunda sampai pengumuman kenaikan harga BBM dilaksanakan.

    Fraksi Partai Hanura di DPR, kata Saleh, masih tetap menolak rencana kenaikan harga BBM. Sebab pemerintah memiliki cara lain untuk sumber pendanaan Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara. Contohnya, renegoisasi penjualan gas ke China yang harganya sangat rendah, efisiensi impor minyak yang kebocorannya membebani anggaran dan membenahi manajemen cost recovery.

    “Kami punya angka melalui analisa berbagai pihak, tanpa menghilangkan subsidi BBM dana bisa didapat sekitar Rp40 triliun kalau tiga hal itu bisa dilakukan pemerintah. Tapi sekarang banyak kebocoran yang tak perlu dan kami tegas menolak,” tandas Saleh.

    Andhini

  2. Benci Panggung Sandiwara said

    kami tidak hanya akan menolak rencana kanaikan, tapi sekaligus menumbangkan rezim penguasa SUSILO BAMBANG YUDHOYONO yang notebanknya adalah anjing peliharaan kapitakis kafir yang menghalalkan segala cara untuk menumpuk harta dibalik jubah pemerintahan termasuk menduduki alqur’andi bawah pantatnya……….untuk itu mari seluruh rakyat indonesia kita jihat bersama menumbangkan rezim peliharaan kafir yang saat ini berkuasa……………..ini merupakan kewajiban kita bersama tanpa terkecuali ………. allaahuakbar……….jangan pernah gentar terhadap kekuatan militier yang akan di kerahkan oleh rezim SBY………ingat……….rezim SBY takkan pernah sekuat rezim SOEHARTO……SBY cuma anjing didikan saja…takkan pernah setangguh SOEHARTO……SOEHARTO saja yang super tangguh dapat ditumbangkan, apalagi rezim SBY YANG NOTABANKnya berasal dari tukang pukul SOEHARTO

  3. Benci Panggung Sandiwara said

    JANGAN PERNAH SEBUT ITU SUBSIDI ….JANGAN PERNAH LAKUKAN PEMBOHONGAN LAGI………………ITU SEMUA MILIK RAKYAT……………TIDAK PERNAH ADA KATA SUBSIDI DARI MILIK RAKYAT SENDIRI……………..

  4. Benci Panggung Sandiwara said

    Kebiasaan anjing peliharaan kafir kan memang begitu…………..kalau merasa terancam cari posisi dan tempat aman dulu,nanti kalau dah tenang kembali lagi…..antek2 dan cecunguknya dijadikan tameng pelindung…..dia takkan ragu korbankan anjing peliharaannya….yang penting selamat………..dasar SUSILO BAMBANG YUDHOYONO, si perpanjangan tangan kafir………..katanya mantan Panglima…………….ternyata jiwa dan raganya tidak lebih tinggi dari BANCI JALANAN yang paling hina……apalagi bathinnya……..tidak lebih terhormat dari anjing kurap di pinggir jalan

  5. Tan Panama said

    sesuaikan dengan ramalan Jayabaya yangbelu terbukti :

    Ramalan Jayabaya adalah ramalan dalam tradisi Jawa yang dipercaya ditulis oleh Jayabaya, raja Kerajaan Kadiri. Ramalan ini dikenal pada khususnya di kalangan masyarakat Jawa.
    1. Besuk yen wis ana kreta tanpa jaran — Kelak jika sudah ada kereta tanpa kuda.
    2. Tanah Jawa kalungan wesi — Pulau Jawa berkalung besi.
    3. Prahu mlaku ing dhuwur awang-awang — Perahu berlayar di ruang angkasa.
    4. Kali ilang kedhunge — Sungai kehilangan lubuk.
    5. Pasar ilang kumandhang — Pasar kehilangan suara.
    6. Iku tandha yen tekane jaman Jayabaya wis cedhak — Itulah pertanda jaman Jayabaya telah mendekat.
    7. Bumi saya suwe saya mengkeret — Bumi semakin lama semakin mengerut.
    8. Sekilan bumi dipajeki — Sejengkal tanah dikenai pajak.
    9. Jaran doyan mangan sambel — Kuda suka makan sambal.
    10. Wong wadon nganggo pakeyan lanang — Orang perempuan berpakaian lelaki.
    11. Iku tandhane yen wong bakal nemoni wolak-waliking jaman— Itu pertanda orang akan mengalami jaman berbolak-balik
    12. Akeh janji ora ditetepi — Banyak janji tidak ditepati.
    13. Akeh wong wani nglanggar sumpahe dhewe— Banyak orang berani melanggar sumpah sendiri.
    14. Manungsa padha seneng nyalah— Orang-orang saling lempar kesalahan.
    15. Ora ngendahake hukum Allah— Tak peduli akan hukum Allah.
    16. Barang jahat diangkat-angkat— Yang jahat dijunjung-junjung.
    17. Barang suci dibenci— Yang suci (justru) dibenci.
    18. Akeh manungsa mung ngutamakke dhuwit— Banyak orang hanya mementingkan uang.
    19. Lali kamanungsan— Lupa jati kemanusiaan.
    20. Lali kabecikan— Lupa hikmah kebaikan.
    21. Lali sanak lali kadang— Lupa sanak lupa saudara.
    22. Akeh bapa lali anak— Banyak ayah lupa anak.
    23. Akeh anak wani nglawan ibu— Banyak anak berani melawan ibu.
    24. Nantang bapa— Menantang ayah.
    25. Sedulur padha cidra— Saudara dan saudara saling khianat.
    26. Kulawarga padha curiga— Keluarga saling curiga.
    27. Kanca dadi mungsuh — Kawan menjadi lawan.
    28. Akeh manungsa lali asale — Banyak orang lupa asal-usul.
    29. Ukuman Ratu ora adil — Hukuman Raja tidak adil
    30. Akeh pangkat sing jahat lan ganjil— Banyak pejabat jahat dan ganjil
    31. Akeh kelakuan sing ganjil — Banyak ulah-tabiat ganjil
    32. Wong apik-apik padha kapencil — Orang yang baik justru tersisih.
    33. Akeh wong nyambut gawe apik-apik padha krasa isin — Banyak orang kerja halal justru malu.
    34. Luwih utama ngapusi — Lebih mengutamakan menipu.
    35. Wegah nyambut gawe — Malas menunaikan kerja.
    36. Kepingin urip mewah — Inginnya hidup mewah.
    37. Ngumbar nafsu angkara murka, nggedhekake duraka — Melepas nafsu angkara murka, memupuk durhaka.
    38. Wong bener thenger-thenger — Si benar termangu-mangu.
    39. Wong salah bungah — Si salah gembira ria.
    40. Wong apik ditampik-tampik— Si baik ditolak ditampik.
    41. Wong jahat munggah pangkat— Si jahat naik pangkat.
    42. Wong agung kasinggung— Yang mulia dilecehkan
    43. Wong ala kapuja— Yang jahat dipuji-puji.
    44. Wong wadon ilang kawirangane— perempuan hilang malu.
    45. Wong lanang ilang kaprawirane— Laki-laki hilang perwira/kejantanan
    46. Akeh wong lanang ora duwe bojo— Banyak laki-laki tak mau beristri.
    47. Akeh wong wadon ora setya marang bojone— Banyak perempuan ingkar pada suami.
    48. Akeh ibu padha ngedol anake— Banyak ibu menjual anak.
    49. Akeh wong wadon ngedol awake— Banyak perempuan menjual diri.
    50. Akeh wong ijol bebojo— Banyak orang tukar pasangan.
    51. Wong wadon nunggang jaran— Perempuan menunggang kuda.
    52. Wong lanang linggih plangki— Laki-laki naik tandu.
    53. Randha seuang loro— Dua janda harga seuang (Red.: seuang = 8,5 sen).
    54. Prawan seaga lima— Lima perawan lima picis.
    55. Dhudha pincang laku sembilan uang— Duda pincang laku sembilan uang.
    56. Akeh wong ngedol ngelmu— Banyak orang berdagang ilmu.
    57. Akeh wong ngaku-aku— Banyak orang mengaku diri.
    58. Njabane putih njerone dhadhu— Di luar putih di dalam jingga.
    59. Ngakune suci, nanging sucine palsu— Mengaku suci, tapi palsu belaka.
    60. Akeh bujuk akeh lojo— Banyak tipu banyak muslihat.
    61. Akeh udan salah mangsa— Banyak hujan salah musim.
    62. Akeh prawan tuwa— Banyak perawan tua.
    63. Akeh randha nglairake anak— Banyak janda melahirkan bayi.
    64. Akeh jabang bayi lahir nggoleki bapakne— Banyak anak lahir mencari bapaknya.
    65. Agama akeh sing nantang— Agama banyak ditentang.
    66. Prikamanungsan saya ilang— Perikemanusiaan semakin hilang.
    67. Omah suci dibenci— Rumah suci dijauhi.
    68. Omah ala saya dipuja— Rumah maksiat makin dipuja.
    69. Wong wadon lacur ing ngendi-endi— Di mana-mana perempuan lacur
    70. Akeh laknat— Banyak kutukan
    71. Akeh pengkianat— Banyak pengkhianat.
    72. Anak mangan bapak—Anak makan bapak.
    73. Sedulur mangan sedulur—Saudara makan saudara.
    74. Kanca dadi mungsuh—Kawan menjadi lawan.
    75. Guru disatru—Guru dimusuhi.
    76. Tangga padha curiga—Tetangga saling curiga.
    77. Kana-kene saya angkara murka — Angkara murka semakin menjadi-jadi.
    78. Sing weruh kebubuhan—Barangsiapa tahu terkena beban.
    79. Sing ora weruh ketutuh—Sedang yang tak tahu disalahkan.
    80. Besuk yen ana peperangan—Kelak jika terjadi perang.
    81. Teka saka wetan, kulon, kidul lan lor—Datang dari timur, barat, selatan, dan utara.
    82. Akeh wong becik saya sengsara— Banyak orang baik makin sengsara.
    83. Wong jahat saya seneng— Sedang yang jahat makin bahagia.
    84. Wektu iku akeh dhandhang diunekake kuntul— Ketika itu burung gagak dibilang bangau.
    85. Wong salah dianggep bener—Orang salah dipandang benar.
    86. Pengkhianat nikmat—Pengkhianat nikmat.
    87. Durjana saya sempurna— Durjana semakin sempurna.
    88. Wong jahat munggah pangkat— Orang jahat naik pangkat.
    89. Wong lugu kebelenggu— Orang yang lugu dibelenggu.
    90. Wong mulya dikunjara— Orang yang mulia dipenjara.
    91. Sing curang garang— Yang curang berkuasa.
    92. Sing jujur kojur— Yang jujur sengsara.
    93. Pedagang akeh sing keplarang— Pedagang banyak yang tenggelam.
    94. Wong main akeh sing ndadi—Penjudi banyak merajalela.
    95. Akeh barang haram—Banyak barang haram.
    96. Akeh anak haram—Banyak anak haram.
    97. Wong wadon nglamar wong lanang—Perempuan melamar laki-laki.
    98. Wong lanang ngasorake drajate dhewe—Laki-laki memperhina derajat sendiri.
    99. Akeh barang-barang mlebu luang—Banyak barang terbuang-buang.
    100. Akeh wong kaliren lan wuda—Banyak orang lapar dan telanjang.
    101. Wong tuku ngglenik sing dodol—Pembeli membujuk penjual.
    102. Sing dodol akal okol—Si penjual bermain siasat.
    103. Wong golek pangan kaya gabah diinteri—Mencari rizki ibarat gabah ditampi.
    104. Sing kebat kliwat—Siapa tangkas lepas.
    105. Sing telah sambat—Siapa terlanjur menggerutu.
    106. Sing gedhe kesasar—Si besar tersasar.
    107. Sing cilik kepleset—Si kecil terpeleset.
    108. Sing anggak ketunggak—Si congkak terbentur.
    109. Sing wedi mati—Si takut mati.
    110. Sing nekat mbrekat—Si nekat mendapat berkat.
    111. Sing jerih ketindhih—Si hati kecil tertindih
    112. Sing ngawur makmur—Yang ngawur makmur
    113. Sing ngati-ati ngrintih—Yang berhati-hati merintih.
    114. Sing ngedan keduman—Yang main gila menerima bagian.
    115. Sing waras nggagas—Yang sehat pikiran berpikir.
    116. Wong tani ditaleni—Si tani diikat.
    117. Wong dora ura-ura—Si bohong menyanyi-nyanyi
    118. Ratu ora netepi janji, musna panguwasane—Raja ingkar janji, hilang wibawanya.
    119. Bupati dadi rakyat—Pegawai tinggi menjadi rakyat.
    120. Wong cilik dadi priyayi—Rakyat kecil jadi priyayi.
    121. Sing mendele dadi gedhe—Yang curang jadi besar.
    122. Sing jujur kojur—Yang jujur celaka.
    123. Akeh omah ing ndhuwur jaran—Banyak rumah di punggung kuda.
    124. Wong mangan wong—Orang makan sesamanya.
    125. Anak lali bapak—Anak lupa bapa.
    126. Wong tuwa lali tuwane—Orang tua lupa ketuaan mereka.
    127. Pedagang adol barang saya laris—Jualan pedagang semakin laris.
    128. Bandhane saya ludhes—Namun harta mereka makin habis.
    129. Akeh wong mati kaliren ing sisihe pangan—Banyak orang mati lapar di samping makanan.
    130. Akeh wong nyekel bandha nanging uripe sangsara—Banyak orang berharta tapi hidup sengsara.
    131. Sing edan bisa dandan—Yang gila bisa bersolek.
    132. Sing bengkong bisa nggalang gedhong—Si bengkok membangun mahligai.
    133. Wong waras lan adil uripe nggrantes lan kepencil—Yang waras dan adil hidup merana dan tersisih.
    134. Ana peperangan ing njero—Terjadi perang di dalam.
    135. Timbul amarga para pangkat akeh sing padha salah paham—Terjadi karena para pembesar banyak salah faham.
    136. Durjana saya ngambra-ambra—Kejahatan makin merajalela.
    137. Penjahat saya tambah—Penjahat makin banyak.
    138. Wong apik saya sengsara—Yang baik makin sengsara.
    139. Akeh wong mati jalaran saka peperangan—Banyak orang mati karena perang.
    140. Kebingungan lan kobongan—Karena bingung dan kebakaran.
    141. Wong bener saya thenger-thenger—Si benar makin tertegun.
    142. Wong salah saya bungah-bungah—Si salah makin sorak sorai.
    143. Akeh bandha musna ora karuan lungane—Akeh pangkat lan drajat pada minggat ora karuan sababe Banyak harta hilang entah ke mana, Banyak pangkat dan derajat lenyap entah mengapa.
    144. Akeh barang-barang haram, akeh bocah haram—Banyak barang haram, banyak anak haram.
    145. Bejane sing lali, bejane sing eling—Beruntunglah si lupa, beruntunglah si sadar.
    146. Nanging sauntung-untunge sing lali—Tapi betapapun beruntung si lupa.
    147. Isih untung sing waspada—Masih lebih beruntung si waspada.
    148. Angkara murka saya ndadi—Angkara murka semakin menjadi.
    149. Kana-kene saya bingung—Di sana-sini makin bingung.
    150. Pedagang akeh alangane—Pedagang banyak rintangan.
    151. Akeh buruh nantang juragan—Banyak buruh melawan majikan.
    152. Juragan dadi umpan—Majikan menjadi umpan.
    153. Sing suwarane seru oleh pengaruh—Yang bersuara tinggi mendapat pengaruh.
    154. Wong pinter diingar-ingar—Si pandai direcoki.
    155. Wong ala diuja—Si jahat dimanjakan.
    156. Wong ngerti mangan ati—Orang yang mengerti makan hati.
    157. Bandha dadi memala—Hartabenda menjadi penyakit
    158. Pangkat dadi pemikat—Pangkat menjadi pemukau.
    159. Sing sawenang-wenang rumangsa menang — Yang sewenang-wenang merasa menang.
    160. Sing ngalah rumangsa kabeh salah—Yang mengalah merasa serba salah.
    161. Ana Bupati saka wong sing asor imane—Ada raja berasal orang beriman rendah.
    162. Patihe kepala judhi—Maha menterinya benggol judi
    163. Wong sing atine suci dibenci—Yang berhati suci dibenci
    164. Wong sing jahat lan pinter jilat saya derajat—Yang jahat dan pandai menjilat makin kuasa.
    165. Pemerasan saya ndadra—Pemerasan merajalela.
    166. Maling lungguh wetenge mblenduk — Pencuri duduk berperut gendut.
    167. Pitik angrem saduwure pikulan—Ayam mengeram di atas pikulan.
    168. Maling wani nantang sing duwe omah—Pencuri menantang si empunya rumah.
    169. Begal pada ndhugal—Penyamun semakin kurang ajar.
    170. Rampok padha keplok-keplok—Perampok semua bersorak-sorai.
    171. Wong momong mitenah sing diemong—Si pengasuh memfitnah yang diasuh
    172. Wong jaga nyolong sing dijaga—Si penjaga mencuri yang dijaga.
    173. Wong njamin njaluk dijamin—Si penjamin minta dijamin.
    174. Akeh wong mendem donga—Banyak orang mabuk doa.
    175. Kana-kene rebutan unggul—Di mana-mana berebut menang.
    176. Angkara murka ngombro-ombro—Angkara murka menjadi-jadi.
    177. Agama ditantang—Agama ditantang.
    178. Akeh wong angkara murka—Banyak orang angkara murka.
    179. Nggedhekake duraka—Membesar-besarkan durhaka.
    180. Ukum agama dilanggar—Hukum agama dilanggar.
    181. Prikamanungsan di-iles-iles—Perikemanusiaan diinjak-injak.
    182. Kasusilan ditinggal—Tata susila diabaikan
    183. Akeh wong edan, jahat lan kelangan akal budi—Banyak orang gila, jahat dan hilang akal budi.
    184. Wong cilik akeh sing kepencil—Rakyat kecil banyak tersingkir.
    185. Amarga dadi korbane si jahat sing jajil—Karena menjadi kurban si jahat si laknat.
    186. Banjur ana Ratu duwe pengaruh lan duwe prajurit—Lalu datang Raja berpengaruh dan berprajurit.
    187. Lan duwe prajurit—Dan punya prajurit.
    188. Negarane ambane saprawolon—Lebar negeri seperdelapan dunia.
    189. Tukang mangan suap saya ndadra—Pemakan suap semakin merajalela.
    190. Wong jahat ditampa—Orang jahat diterima.
    191. Wong suci dibenci—Orang suci dibenci.
    192. Timah dianggep perak—Timah dianggap perak.
    193. Emas diarani tembaga—Emas dibilang tembaga
    194. Dandang dikandakake kuntul—Gagak disebut bangau.
    195. Wong dosa sentosa—Orang berdosa sentosa.
    196. Wong cilik disalahake—Rakyat jelata dipersalahkan.
    197. Wong nganggur kesungkur—Si penganggur tersungkur.
    198. Wong sregep krungkep—Si tekun terjerembab.
    199. Wong nyengit kesengit—Orang busuk hati dibenci.
    200. Buruh mangluh—Buruh menangis.
    201. Wong sugih krasa wedi—Orang kaya ketakutan.
    202. Wong wedi dadi priyayi—Orang takut jadi priyayi.
    203. Senenge wong jahat—Berbahagialah si jahat.
    204. Susahe wong cilik—Bersusahlah rakyat kecil.
    205. Akeh wong dakwa dinakwa—Banyak orang saling tuduh.
    206. Tindake manungsa saya kuciwa—Ulah manusia semakin tercela.
    207. Ratu karo Ratu pada rembugan negara endi sing dipilih lan disenengi—Para raja berunding negeri mana yang dipilih dan disukai.
    208. Wong Jawa kari separo—Orang Jawa tinggal separo.
    209. Landa-Cina kari sejodho — Belanda-Cina tinggal sepasang.
    210. Akeh wong ijir, akeh wong cethil—Banyak orang kikir, banyak orang bakhil.
    211. Sing eman ora keduman—Si hemat tidak mendapat bagian.
    212. Sing keduman ora eman—Yang mendapat bagian tidak berhemat.
    213. Akeh wong mbambung—Banyak orang berulah dungu.
    214. Akeh wong limbung—Banyak orang limbung.
    215. Selot-selote mbesuk wolak-waliking jaman teka—Lambat-laun datanglah kelak terbaliknya jaman.

    atau pada : arep nyolong, ojo ngomong-ngomong . . .

  6. bawor said

    mas tan panama, matur nuwun nggih

  7. bramsonata said

    saya seorang muallaf, senantiasa berusaha sekuat mungkin menaati perintah Rasulallah saw,saya senantiasa mendalami ajaran Islam
    mana yg haq mana yg bathil, mana yg halal mana yg haram, mana yg diperintahkan mana yg dilarang, andaikata umat islam
    mampu mengkaji ini, insya Allah, umat Islam tidak akan melaakukan sesuatu yg menimbulkan bencana besar, walau itu halal
    sekalipun.

    Didalam situasi yg seperti sekarang, Masalah kenaikan BBM sebetulnya bukan masalah yg besar, menjadi besar karena nafsu dan
    emosinya sudah keluar terlebih dahulu dengan kapasitas yg amat besar. pertanyaan saya : DIMANA PERAN PARA ULAMA,USTAZD
    KIAYI, GURU AGAMA ISLAM, GURU NGAJI ? ini penting dan perlu saya pertanyakan, Kita umat Islam baru begerak dan angkat
    senjata, manakala, sudah DILARANG WUDHU, SHALLAT DAN HARUS DIPAKSA BERPINDAH AKIDAH, kenyataan kan TIDAK.

    Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun.

  8. taUbat said

    Ribuan TKI Hong Kong Tolak Kehadiran SBY

    Minggu, 25 Maret 2012 15:33 WIB

    JAKARTA–MICOM: Ribuan tenaga kerja wanita (TKW) Indonesia di Hong Kong menolak kedatangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di sana. TKW kecewa atas sikap SBY yang akan menaikkan BBM pada 1 April nanti.

    “TKW kecewa atas sikap SBY yang anti buruh migran dan anti rakyat. SBY selalu menunjukan sikap apatis dan tidak peduli terhadap rakyat kecil. Apalagi dengan kebijakan terbaru dari SBY yang akan menaikkan BBM pada 1 April nanti,” ujar Koordinator Front Perjuangan Rakyat di Hong Kong, Eni Lestari melalui siaran pers yang diterima Media Indonesia, Minggu (25/3).

    Eni mengungkapkan, aksi solidaritas buruh migran Indonesia (BMI) dari berbagai negara antara lain Filipina, Korea, Singapura dan orang Hong Kong sendiri digelar di depan kantor pemerintahan Hong Kong sejak kedatangan SBY (24/3). Mereka menyerukan melawan kemiskinan dan pelanggaran HAM serta ekspor tenaga kerja. Tuntutan utama dalam aksi tersebut adalah “Tolak Kenaikan BBM dan Wujudkan perlindungan Sejati terhadap Buruh Migrant,” ungkapnya.

    “Kami menolak kenaikan harga BBM dan harga kebutuhan pokok lainya,” ujarnya dalam aksi demo yang juga didukung Buruh Migran dan LSM dari Philipina, Thailand dan Hong Kong.

    Di samping itu, lanjutnya, ribuan burut menuntut segera turunkan dan terapkan biaya penempatan, ciptakan lapangan kerja bukan ekspor tenaga kerja, cabut UU no 39/2004, serta bebaskan BMI pindah agen dan di berlakukan lagi kontrak mandiri untuk semua kontrak. (WR/X-12)

    Penulis : Daniel Wesly Rudolf

  9. amanda said

    REGIM SEKARANG HARUS TUMBANG, MENGAPA TIDAK ? DAULAT ADA DI TANGAN RAKYAT !

    Ummat Muslim mayoritas di negeri Bheneka Tunggal Ika, tidaklah selayaknya dipimpin seorang pemimimpin yang tidak pernah memberi kemakmuran yang merata kepada rakyatnya. Ummat Islam wajib menumpas Rezim yang telah dholim ini. Jikalau hal ini tetap dibiarkan dan negeri ini masih dipimpin oleh pemimpin dholim, maka jangan disalahkan negeri ini hancur gara-gara kebijakan regim yang telah berpihak kepada kepentingan kapitalis. Sebaiknya SBY dan antek-anteknya harus segera ditumbangkan, ummat Islam harus jihad…. jihad …… demi meraih “BALDATUN TOYYIBUN WA RABBUN GHAFUR” SBY tidak pantas memimpin negeri yang mmayoritas Muslim.

  10. FAUZI SUTIYOSO said

    SEBAGAI RAKYAT KECIL KAMI KECEWA….. KAMI KECIL TAPI PERLU DIINGAT RAKYAT INDONESIA SUDAH BANYAK YANG PANDAI… BISA BERFIKIR SECARA INTELEKTUAL…. LIHAT SAJA BERAPA PULUH RIBU SARJANA ADA DI TANAH AIR…. WAHAI PEMIMPIN JANGAN KAU BODOHI LAGI RAKYAT YANG SUDAH PADA PANDAI BERFIKIR DAN BERTINDAK…. JIKA TIDAK SEGERA MENGAMBIL SOLUSI TERBAIK… SAYA YAKIN REZIM SBY BUKAN DIJATUHKAN… TAPI MENJATUHKAN DIRI SENDIRI…. DARI ITU SEBELUM TERLAMBAT… BERBUATLAH YANG BIJAK PAK

  11. FAUZI SUTIYOSO said

    SEBENARNYA KEBIJAKAN PAK SBY UNTUK RAKYAT…… TAPI RAKYAT MENOLAK… MEMENG TIDAK SEMUA RAKYAT YANG MENOLAK….
    RAKYAT YANG MENOLAK PUNYA ALASAN YANG TEPAT.
    PAK SBY JUGA PUNYA ALASAN YANG JELAS.
    NAMUN SEBAGAI KEPALA NEGARA SEHARUSNYA JANGAN MENINGGALKAN NEGARANYA YANG LAGI ADA URUSAN BESAR SEPERTI INI.
    APA MUNGKIN MENURUT PAK SBY URUSAN DEMO YG BERSIFAT MASAL NGAK PERLU DI JENGUK YA.
    JUJUR SAJA SAYA TINGGAL DI JAKARTA PUSAT, RASANYA SETIAP ADA DEMO, BAIK ITU LURAH SE INDONESIA, MAHASISWA, DAN DEMO LAINNYA….. SBY SELALU KABUR DAN ADA SAJA ANGENDANYA…… NGAK PERNAH MAU MENGHADAPI RAKYAT SECARA LANGSUNG…..
    PEMINPIN MACAM APA YANG BEGINI….. JUJUR SAJA KEKAGUMAN KU YANG DULU KINI BERUBAH JADI KEBENCIAN.
    SELAMAT BERJUAN KAWAN KAWAN…. BUAR SBY MAU BERFIKIR BUAT RAKYATNYA… BUKAN UNTUK MANUFER POLITIKNYA, DAN BONEKA AMERIKA

  12. Benci km said

    NAMANYA JG PEMIMPIN KITA GEDONG,,,
    Si Budak Yahudi ( Antek America )
    Musuhnya Nobita.. kwakwakwak…

  13. [...] SoloSMPN 2 PURWODADI GROBOGAN / / archiveBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) akan menggelar…27 Maret 2012! Puluhan Ribu Massa Kepung Istana body.custom-background { background-image: [...]

  14. taUbat said

    KENAIKAN HARGA BBM BERSUBSIDI DIUMUMKAN MAKSIMAL 17 JUNI

    Selasa, 4 Juni 2013 | 21:39 WIB

    Jakarta – Kompas.com – Menteri Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pengumuman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi selambat-lambatnya tanggal 17 Juni 2013. Hal itu sesuai dengan selesainya rapat paripurna soal Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP 2013).

    “Kenaikan harga BBM subsidi akan dilaksanakan selambat-lambatnya tanggal 17 Juni 2013 sesuai berakhirnya pembahasan APBNP 2013,” kata Hatta Rajasa di Kantor Presiden seperti dikutip dari laman Sekretariat Kabinet di Jakarta, Selasa (4/6/2013).

    Lebih lanjut, Hatta mengatakan bahwa pembahasan APBNP 2013 bukan hanya menjadi kepentingan pemerintah, melainkan juga negara. Dengan demikian, semua pihak terikat dengan jadwal ketat yang sudah ditetapkan DPR.

    “Begitu selesai di DPR, pemerintah akan langsung mengumumkan penyesuaian harga BBM beserta kompensasinya,” kata Hatta. Penyesuaian harga BMM bersubsidi, kata Hatta, harus segera dilakukan secepatnya, dan yang penting masyarakat harus dibantu. Hatta mengingatkan kepada para spekulan untuk tidak main-main dengan harga dan tidak mencoba melakukan penimbunan BBM.

    “Hentikan spekulasi seperti itu karena akan berhadapan dengan hukum. Jangan berspekulasi,” katanya. Dalam rangka menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang puasa, Hatta mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan intervensi demi mencukupi ketersediaan pangan nasional.

    “Kita bersyukur bulan Mei terjadi deflasi dan berharap pada bulan Juni ini inflasi tidak terlalu tinggi. Caranya dengan menjaga pasokan bahan pangan sehingga cukup,” tambahnya.

    Untuk mengantisipasi inflasi yang tinggi, pihaknya sudah meminta jajarannya untuk secepatnya melakukan intervensi untuk menjaga harga pangan, terutama daging.

    “Kasihan nanti menjelang puasa daging harganya tinggi. Rakyat kita kan ingin makan daging,” ungkapnya.

    Sementara itu, Menko Kesra Agung Laksono mengatakan, penyesuaian harga BBM bersubsidi harus dilakukan secepatnya karena volume BBM subsidi terus meningkat. Jika berlarut-larut, maka akan ada risikonya.

    “Saat ini kuota BBM bersubsidi telah melampaui batas, yakni mencapai 48 juta kiloliter dari sebelumnya 46 juta kiloliter,” ujar Agung. Terkait adanya partai anggota-anggota koalisi di kabinet yang menolak kesepakatan bersama menyangkut harga BBM serta kompensasinya, Agung mengingatkan, sebagai anggota koalisi yang tergabung dalam sekretariat gabungan, sebaiknya kesepakatan politik apa pun yang sudah disepakati dengan cara demokratis dan ikhlas seharusnya tinggal dilaksanakan. Terlebih lagi, jika hal itu menyangkut kepentingan rakyat banyak.

    Didik Purwanto – Bambang Priyo Jatmiko

    ===================

    Bagi siapapun yang akan memberikan aspirasinya nanti dihimbau agar tidak membawa mainan kembang api

    Salam perjuangan.

  15. taUbat said

    HATTA : UMUMKAN KENAIKAN BBM SEBELUM 17 JUNI

    Sabtu, 8 Juni 2013 – 20:13

    Jakarta – Seruu.com – Pemerintah semakin gencar memberitakan tentang kenaikan harga BBM bersubsidi yang akan di rencanakan pada minggu ketiga bulan Juni 2013. Sebelumnya, rencana ini masih di godok pemerintah bersama DPR.

    Seperti yang di tuturkan oleh Menko Perekonomian Hatta Rajasa, pembahasan mengenai kenaikan harga BBM bersubsidi dan APBN-P 2013 harus diselesaikan sebelum 17 Juni 2013. Jika sudah selesai, pemerintah akan langsung mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi.

    “Nanti kalau sudah selesai pembahasan dengan DPR (diumumkan). DPR itu tidak boleh lebih dari tanggal 17 Juni karena UU mengatakan R-APBNP harus selesai dalam 30 hari,” ucap Hatta ketika ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (8/6/2013).

    harga premium di pasaran akan dinaikkan dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 6.500 per liter. Sedangkan solar akan dinaikkan dari Rp 4.500 per liter menjadi Rp 5.500 per liter. Mengenai dampak dari kebijakan kenaikan harga BBM, pemerintah menjamin akan mengantisipasinya.

    Yang di khawatirkan oleh pemerintah saat kenaikan harga BBM terjadi adalah masyarakat akan menjadi terguncang, dikarenakan bahan pangan akan ikut naik. Seperti sebelumnya, setiap terjadi kenaikan harga BBM akan berdampak langsung pada kenaikan harga bahan pangan.

    “Kita semua antisipasi. Anda tahu sekarang beras kita cukup, tidak akan bergejolak. kita intervensi pasar kalau dia naik,” katanya.

    Namun, Hatta menjamin tidak hanya beras yang akan di stabilkan saat kenaikan pangan, melainkan juga harga sembako lainnya seperti harga daging yang hingga saat ini masih tinggi akan di stabilkan. “Kita melihat daging juga Bulog sudah akan intervensi. kita berikan kewenangan sementara pada Bulog untuk melakukan intervensi pasar,” tegas Hatta. [ary]

  16. taUbat said

    AMIEN RAGUKAN HATTA CAPRES

    SENIN, 5 AGUSTUS 2013 08:28 WIB

    TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA, TRIBUN – KETUA MAJELIS PERTIMBANGAN PARTAI AMANAT NASIONAL (MPP PAN), AMIEN RAIS, BERMANUVER MENJELANG PEMILIHAN PRESIDEN 2014. BUKANNYA MENDORONG KETUA UMUM DPP PAN, HATTA RAJASA, SEBAGAI CALON PRESIDEN (CAPRES), AMIEN MALAH MEMINTA PAN REALISTIS MENGUSUNG HATTA SEBAGAI CALON WAKIL PRESIDEN (CAWAPRES).

    MANUVER AMIEN RAIS INI MEMANTIK DUGAAN TELAH TERJADI PERPECAHAN DI TUBUH INTERNAL PAN. BAHKAN BEREDAR RUMOR, AMIEN MENGUSUNG KANDIDAT LAIN DI LUAR HATTA RAJASA SEBAGAI CAPRES PAN.

    “SAYA MAU REALISTIS. KALAU SUARA BESOK TIDAK SAMPAI 12 PERSEN, YA PAK KETUM LEBIH BAIK JADI CAWAPRES SAJA,” KATA AMIEN RAIS SAAT PELEPASAN PESERTA MUDIK GRATIS PAN DI HALL BASKET, KOMPLEKS GELORA BUNG KARNO (GBK), JAKARTA, SABTU (3/8).

    PENEGASAN AMIEN INI BERTOLAKBELAKANG DENGAN HASIL RAPAT KERJA NASIONAL (PAN) KE-1 TAHUN LALU DI MANA SELURUH PENGURUS DAN KADER PAN MENGUSUNG HATTA RAJASA SEBAGAI CAPRES. BAHKAN SAAT ITU, KETUA DPP PAN, VIVA YOGA MAULADI, MENEGASKAN TIDAK ADA PELUANG UNTUK CAPRES ALTERNATIF DI PARTAINYA.

    IA MENEGASKAN TIDAK INGIN MULUK-MULUK MENDORONG HATTA SEBAGAI CAPRES MENGINGAT DARI HASIL BEBERAPA SURVEI, PEROLEHAN SUARA PAN MEMANG TIDAK PERNAH MENYENTUH ANGKA 8 PERSEN. “SAYA TIDAK MAU MULUK-MULUK. YANG PENTING KITA KERJA KERAS DULU,” IMBUH MANTAN KETUA MPR RI INI.

    TARGET 12 PERSEN YANG DIPATOK AMIEN, ADALAH SEBUAH TARGET BERAT DAN SULIT DICAPAI PAN. SEBAB DALAM SEJUMLAH SURVEI POLITIK, PAN TERPURUK. SEPTEMBER LALU, INDONESIA RESEARCH CENTRE (IRC) MENEMPATKAN PAN, YANG DIKENAL SEBAGAI PARTAI BERBASIS ISLAM DAN SANGAT TERBUKA, HANYA MERAIH 1,5 PERSEN.

    PADA SURVEI LAINNYA, YANG DILAKUKAN LEMBAGA ILMU PENGETAHUAN INDONESIA (LIPI), JULI LALU, PAN HANYA AKAN MERAIH 2,5 PERSEN PADA PEMILU 2014 MENDATANG. ANGKA INI BAHKAN LEBIH RENDAH DIBANDING SURVEI YANG DILAKUKAN AKHIR 2012 LALU.

    HASIL SURVEI PUSAT KAJIAN KEBIJAKAN DAN PEMBANGUNAN STRATEGIS (PUSKAPTIS) MENGENAI PERSEPSI PEMILIH YANG DIGELAR, 29 OKTOBER-7 NOVEMBER 2012, MEMPERKIRAKAN PAN MERAIH 6,69 PERSEN SUARA.

    MESKI MERAGUKAN HATTA RAJASA SEBAGAI CAPRES, NAMUN AMIEN TIDAK MENYEBUT JELAS SIAPA SOSOK CAPRES YANG PANTAS YANG AKAN DIPILIHNYA UNTUK BEKERJA SAMA. IA HANYA MENYEBUT PELUANG HATTA MENDAMPINGI SIAPAPUN, MASIH SANGAT TERBUKA. “SAYA BELUM TENTUKAN KITA AKAN MENDAMPINGI SIAPA. POKOKNYA TUNGGU HASIL PEMILIHAN LEGISLATIF,” TEGASNYA.

    CAPRES IDAMAN

    KENDATI TIDAK MENYEBUT HATTA AKAN MENDAPINGI SIAPA, NAMUN AMIEN RAIS MENYEBUT KALAU SAAT INI, ADA DUA KANDIDAT CAPRES IDAMAN. MEREKA ADALAH GUBERNUR DKI JAKARTA, JOKO WIDODO (JOKOWI) DAN KETUA UMUM DPP GERINDRA, PRABOWO SUBIANTO. MENURUT AMIEN BELUM ADA YANG BISA MENGALAHKAN POPULARITAS JOKOWI DAN PRABOWO SAAT INI. “YA KALAU YANG IDAMAN ADA MAS JOKOWI DAN PRABOWO,” UJAR AMIEN.

    IA MENILAI JOKOWI ADALAH SOSOK YANG DICINTAI RAKYAT, SEMENTARA PRABOWO ADALAH TIPE PEMIMPIN YANG TEGAS. LALU SIAPA YANG AKANA DIDUKUNG PAN? AMIEN MENJAWAB DIPLOMATIS. “BELUM ITU (MENENTUKAN PILIHAN), KITA TUNGGU SAJA NANTI. MAU JOKOWI, PRABOWO ATAU MUNGKIN HATTA RAJASA YANG JADI PRESIDEN, YANG TERPENTING BISA MEMBANGUN EKONOMI,” ELAKNYA.

    MANUVER POLITIK AMIEN SOAL CAPRES INI KABARNYA BERMUATAN POLITIS. KONON DI INTERNAL PAN, KINI MULAI TERBAGI DUA KUBU, ORANG AMIEN RAIS DAN ORANG HATTA RAJASA. AMIEN SAAT INI DIKELILINGI SEJUMLAH ELITE PAN, SEPERTI WAKETUM DRADJAD

    WIBOWO, SEKJEN TAUFIK KURNIAWAN, DAN EKS SEKJEN PAN YANG JUGA BESANNYA, ZULKIFLI HASAN.
    SEMENTARA DI SISI LAIN, MASIH BANYAK ELITE PAN, KHUSUSNYA DI DPP YANG MENDUKUNG PENCAPRESAN HATTA RAJASA. NAMUN, ISU INI DITAMPIK MENTAH-MENTAH OLEH KETUA DPP PAN, TJATUR SAPTO EDY. MENURUT TJATUR, INTERNAL PAN ADEM AYEM SAJA. MESKIPUN PERNYATAAN AMIEN YANG MAKIN REALISTIS MENATAP PENCAPRESAN HATTA MENJADI TANDA TANYA BESAR.

    “YANG PANAS MESIN PARTAI MENGHADAPI PEMILU,” KILAH TJATUR SAAT DIKONFIRMASI, MINGGU (4/8).
    TJATUR KEMBALI MENEGASKAN TIDAK ADA YANG BERUBAH MENATAP PENCAPRESAN HATTA RAJASA. “IYA (HATTA) CAPRES. TIDAK ADA PERUBAHAN,” UJARNYA.

    AMIEN RAIS SEBAGAI PENDIRI DAN SESEPUH PAN, MEMANG ORANG PALING DIDENGAR DI PAN. TAK BANYAK ELITE PAN YANG BERANI MENYANGGAH PERNYATANNYA. KINI, KETIKA AMIEN RAIS MENDADAK REALISTIS SOAL MASA DEPAN PENCAPRESAN HATTA, INTERNAL PAN PUN MULAI BERTANYA APA SEBENARNYA KEHENDAK AMIEN. “SAYA NGGAK MAU MENANGGAPI PAK AMIEN,” IMBUH TJATUR.

    KRITIK SBY

    PENEGASAN SERUPA DIUTARAKAN SEKJEN PAN, TAUFIK KURNIAWAN. TAUFIK MENEGASKAN PAN TETAP BERENCANA MENCAPRESKAN HATTA RAJASA SEJAUH INI. NAMUN PADA AKHIRNYA PEROLEHAN PILEG YANG MENENTUKAN.

    “APA YANG DISAMPAIKAN PAK AMIEN ITU, TENTUNYA MASIH DALAM KERANGKA LOGIKA POLITIK. KALAU BISA MENCAPAI MINIMAL 10 PERSEN SUARA, TENTUNYA PAN DENGAN KONDISI UU PIPRES YANG KEMUNGKINAN TIDAK DIUBAH, TENTUNYA PAN PUNYA BARGAINING KUAT DI PILPRES 2014,” KATA TAUFIK.

    NAMUN SUMBER DI INTERNAL PAN MENYEBUT, HATTA PADA AKHIRNYA AKAN IKUT DENGAN KEINGINAN AMIEN RAIS. “TAPI AT THE END BANG HATTA PASTI MENURUT APA KATA PAK AMIEN,” KATA SUMBER DI INTERNAL PAN YANG TAK MAU NAMANYA DIUNGKAP.

    LANTAS APA KATA HATTA RAJASA? KETUA UMUM PAN ITU MENGAKU BELUM MEMIKIRKAN UNTUK MAJU SEBAGAI CAPRES PADA PEMILU 2014. HATTA MENGAKU SEDANG FOKUS MENGATASI MASALAH EKONOMI NEGARA. “SAYA BELUM MIKIR NYAPRES. FOKUS KE EKONOMI DULU. INI PERTUMBUHAN EKONOMI SEDANG MENURUN,” KATA HATTA DI KOMPLEKS GBK, SENAYAN, JAKARTA.

    ANGKA INFLASI YANG TERLALU TINGGI DAN MENYEBABKAN PENURUNAN PERTUMBUHAN EKONOMI MENJADI ALASAN HATTA MEMILIH FOKUS PADA TUGASNYA SEBAGAI MENKO PEREKOMIAN. IA TENGAH BEKERJA KERAS AGAR INFLASI TURUN PADA AKHIR AGUSTUS INI. “SAYA SEDANG BEKERJA KERAS AGAR INFLASI AKIBAT KENAIKAN BBM BISA TURUN DI AKHIR AGUSTUS. SAYA TIDAK MEMIKIRKAN HAL LAIN SELAIN ITU,” TEGAS HATTA.

    TERKAIT KONDISI EKONOMI INDONESIA INI, AMIEN RAIS, MELAYANGKAN KRITIK UNTUK PEMERINTAHAN PRESIDEN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (SBY). MENURUTNYA, DOMINASI ASING TERJADI DI BERBAGAI SEKTOR PENTING DAN MENCOLOK MATA.

    DOMINASI INI TERUS TERJADI DARI SETIAP MASA KEPEMIMPINAN PRESIDEN DI ORDE BARU, REFORMASI, DAN SAAT INI. EKONOMI NEGARA JUGA TAK POSITIF SEPERTI YANG DIGADANG PEMERINTAH DENGAN TINGKAT PERTUMBUHAN MENCAPAI 6 PERSEN.

    “EKONOMI INDONESIA MASIH DI BAWAH KENDALI BANK DUNIA. DEMIKIAN PULA SEJUMLAH KEBIJAKAN DI SEKTOR MIGAS, PERTANIAN, DAN PENANAMAN MODAL. MASIH DIPENGARUHI NEGARA LAIN. INI BETUL-BETUL SEBUAH PENGHINAAN,” TEGAS AMIEN RAIS.

    BEBERAPA DOMINASI YANG MENJADI PERHATIAN AMIEN ADALAH KONTRAK TAMBANG EMAS PT FREEPORT DI PAPUA. KONTRAK INI DINILAI SEBAGAI SEBUAH PENGHINAAN KARENA INDONESIA SEBAGAI PEMILIK DAN TUAN RUMAH, HANYA MENERIMA 1 PERSEN PER TAHUN, DARI PRODUKSI PERUSAHAAN AMERIKA SERIKAT ITU.

    ANGIN SURGA

    KONDISI INI MENURUT AMIEN MENJADI POTRET NYATA KALAU PRESIDEN, MPR, DAN DPR RI GAGAL MENJALANKAN AMANAT PASAL 33 DAN PASAL 34 UUD 1945. “MPR, DPR, PRESIDEN DIAM. JADI, MEREKA YANG BESOK MAU JADI CALON PRESIDEN HARUS BISA MENGAKHIRI KONTRAK KARYA DAN BAGI HASIL YANG MEMALUKAN SAAT INI,” PINTA AMIEN.

    AMIN JUGA MENGKRITISI TOKOH-TOKOH NASIONAL YANG BERNIAT MAJU SEBAGAI CAPRES. MENURUTNYA, PARA KANDIDAT CAPRES ITU HARUS MENJADIKAN PERWUJUDAN KEDAULATAN EKONOMI NEGARA SEBAGAI TUJUAN UTAMA, BARU KEMUDIAN LAINNYA.

    “KALAU CUMA SLOGAN HUKUM DITEGAKKAN, SEKOLAH GRATIS, KEMUDIAN PASAR-PASAR TRADISIONAL DIPERBAIKI, OLAHRAGA DITINGKATKAN, ITU HANYA CUAP-CUAP KOSONG. TIDAK BISA DIUKUR DENGAN NYATA,” KATANYA.

    IA TIDAK MEMPERSOALKAN NAMA-NAMA YANG SANTER TERDENGAR SEPERTI PRABOWO SUBIANTO (GERINDRA), MEGAWATI SOEKARNOPUTRI (PDIP), DAHLAN ISKAN (MENEG BUMN), MAHFUD MD (MANTAN KETUA MAHKAMAH KONSTITUSI), WIRANTO (KETUM HANURA), DAN PRAMONO EHDIE WIBOWO (KADER DEMOKRAT/JENDRAL PURNAWIRAWAN TNI).

    BAGINYA, YANG TERPENTING MEREKA MAMPU MELAKUKAN RENEGOSIASI DENGAN PERUSAHAAN-PERUSAHAAN ASING DI INDONESIA. “KALAU ADA PAK PRESIDEN YANG BERANI DAN BERTEKAD MELAKUKAN NEGOSIASI ULANG TERHADAP KONTRAK KARYA, MIGAS, BAGI HASIL NON MIGAS, SEPERTI DI AMERIKA LATIN, SAYA AKAN MENDUKUNG SIAPA PUN ORANGNYA,” UJARNYA.

    SAMA HALNYA DENGAN AMIEN, PRESIDEN SBY MENYARANKAN AGAR KAMPANYE PARA CAPRES 2014-2019 TIDAK DIPENUHI JANJI-JANJI SERUPA DENGAN ANGIN SURGA. SEBALIKNYA, PACA CAPRES MENYUSUN MATERI KAMPANYE REALISTIS.

    MATERI KAMPANYE YANG GAMBLANG DAN JELAS AKAN MEMUDAHKAN RAKYAT UNTUK MEMILIH CAPRES YANG TEPAT. “BUKAN SEKADAR VISI DAN MISI YANG TERLALU POPULER, MELAINKAN HARUS ACHIEVABLE,” KATA SBY PADA ACARA BUKA PUASA BERSAMA PARA MENTERI DAN PENGUSAHA DI GEDUNG KEMENTERIAN PERINDUSTRIAN, SABTU.

    SBY MENUTURKAN, SAAT INI, MERUPAKAN WAKTU YANG TEPAT BAGI PARA CAPRES UNTUK BERSIAP-SIAP. PERSIAPAN INI, IMBUHNYA, BERUPA UPAYA MENGENALI KELEBIHAN DAN KEKURANGAN NEGARA INI. DENGAN CARA INI, WAKTU YANG DIBUTUHKAN PARA CAPRES AKAN LEBIH EFISIEN LANTARAN FOKUS MEMENUHI JANJI KAMPANYE MEREKA TELAH TERPETAKAN. “JIKA SUDAH PAHAM TENTANG ITU KESEJAHTERAAN DAPAT DITINGKATKAN,” UJARNYA. (TRIBUN CETAK)

    JAMADIN

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.037 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: