KabarNet.in

Aktual Tajam

Terkait Kenaikan BBM, Pemerintah Bohongi Rakyat!

Posted by KabarNet pada 24/03/2012

PENGANTAR
Dalam paparan ini saya memberlakukan penyederhaan atau simplifikasi dengan maksud untuk memperoleh gambaran yang sangat jelas tentang esensinya saja. Maka saya mengasumsikan bahwa semua minyak mentah Indonesia dijadikan satu jenis BBM saja, yaitu bensin Premium. Metode ini sering digunakan untuk memperoleh gambaran tentang esensi atau inti permasalahannya. Metode ini dikenal dengan istilah method of decreasing abstraction, terutama kalau dilanjutkan dengan penyempurnaan dengan cara memasukkan semua detil dari data dan kenyataan, yang dikenal dengan istilah putting the flesh on the bones.

Cara perhitungan yang saya lakukan dan dijadikan dasar untuk paparan hari ini ternyata 99% sama dengan perhitungan oleh Pemerintah yang tentunya sangat mendetil dan akurat. Dengan data dan asumsi yang sama, Pemerintah mencantumkan kelebihan uang tunai sebesar Rp. 96,8 trilyun, dan saya tiba pada kelebihan uang tunai sebesar Rp. 97,955 trilyun.

PERMASALAHAN
Kepada masyarakat diberikan gambaran bahwa setiap kali harga minyak mentah di pasar internasional meningkat, dengan sendirinya pemerintah harus mengeluarkan uang ekstra, dengan istilah “untuk membayar subsidi BBM yang membengkak”.

Harga minyak mentah di pasar internasional selalu meningkat. Sebabnya karena minyak mentah adalah fosil yang tidak terbarui (not renewable). Setiap kali minyak mentah diangkat ke permukaan bumi, persediaan minyak di dalam perut bumi berkurang. Pemakaian (konsumsi) minyak bumi sebagai bahan baku BBM meningkat terus, sehingga permintaan yang meningkat terus berlangsung bersamaan dengan berkurangnya cadangan minyak di dalam perut bumi. Hal ini membuat bahwa permintaan senantiasa meningkat sedangkan berbarengan dengan itu, penawarannya senantiasa menyusut.

Sejak lama para pemimpin dan cendekiawan Indonesia berhasil di-“brainwash” dengan sebuah doktrin yang mengatakan : “Semua minyak mentah yang dibutuhkan oleh penduduk Indonesia harus dinilai dengan harga internasional, walaupun kita mempunyai minyak mentah sendiri.” Dengan kata lain, bangsa Indonesia yang mempunyai minyak harus membayar minyak ini dengan harga internasional.

Harga BBM yang dikenakan pada rakyat Indonesia tidak selalu sama dengan ekuivalen harga minyak mentahnya. Bilamana harga BBM lebih rendah dibandingkan dengan ekuivalen harga minyak mentahnya di pasar internasional, dikatakan bahwa pemerintah merugi, memberi subsidi untuk perbedaan harga ini. Lantas dikatakan bahwa “subsidi” sama dengan uang tunai yang harus dikeluarkan oleh pemerintah, sedangkan pemerintah tidak memilikinya. Maka APBN akan jebol, dan untuk menghindarinya, harga BBM harus dinaikkan.

Pikiran tersebut adalah pikiran yang sesat, ditinjau dari sudut teori kalkulasi harga pokok dengan metode apapun juga. Penyesatannya dapat dituangkan dalam angka-angka yang sebagai berikut.

Harga bensin premium yang Rp. 4.500 per liter sekarang ini ekuivalen dengan harga minyak mentah sebesar US$ 69,50 per barrel. Harga yang berlaku US$ 105 per barrel. Lantas dikatakan bahwa pemerintah merugi US$ 35,50 per barrel. Dalam rupiah, pemerintah merugi sebesar US$ 35,50 x Rp. 9.000 = Rp. 319.500 per barrel. Ini sama dengan Rp. 2009, 43 per liter (Rp. 319.500 : 159). Karena konsumsi BBM Indonesia sebanyak 63 milyar liter per tahun, dikatakan bahwa kerugiannya 63 milyar x Rp. 2009,43 = Rp. 126,59 trilyun per tahun. Maka kalau harga bensin premium dipertahankan sebesar Rp. 4.500 per liter, pemerintah merugi atau memberi subsidi sebesar Rp. 126,59 trilyun. Uang ini tidak dimiliki, sehingga APBN akan jebol.

Pikiran yang didasarkan atas perhitungan di atas sangat menyesatkan, karena sama sekali tidak memperhitungkan kenyataan bahwa bangsa Indonesia memiliki minyak mentah sendiri di dalam perut buminya.

Pengadaan BBM oleh Pertamina berlangsung atas perintah dari Pemerintah. Pertamina diperintahkan untuk mengadakan 63 milyar liter bensin premium setiap tahunnya, yang harus dijual dengan harga Rp. 4.500 per liter. Maka perolehan Pertamina atas hasil penjualan bensin premium sebesar 63.000.000.000 liter x Rp. 4.500 = Rp. 283,5 trilyun.

Pertamina disuruh membeli dari:

Tabel di atas menunjukkan bahwa setelah menurut dengan patuh apa saja yang diperintahkan oleh Pemerintah, Pertamina kekurangan uang tunai sebesar Rp. 126,63 trilyun.

Pemerintah menambal defisit tersebut dengan membayar tunai sebesar Rp. 126,63 trilyun yang katanya membuat jebolnya APBN, karena uang ini tidak dimiliki oleh Pemerintah.

Ini jelas bohong di siang hari bolong. Kita lihat baris paling atas dari Tabel denga huruf tebal (bold), bahwa Pemerintah menerima hasil penjualan minyak mentah kepada Pertamina sebesar Rp. 224,569 trilyun. Jumlah penerimaan oleh Pemerintah ini tidak pernah disebut-sebut. Yang ditonjol-tonjolkan hanya tekornya Pertamina sebesar Rp. 126,63 trilyun yang harus ditomboki oleh Pemerintah.

Kalau jumlah penerimaan Pemerintah dari Pertamina ini tidak disembunyikan, maka hasilnya adalah:
• Pemerintah menerima dari Pertamina sejumlah Rp. 224,569 trilyun
• Pemerintah menomboki tekornya Pertamina sejumlah (Rp. 126,63 trilyun)
• Per saldo Pemerintah kelebihan uang tunai sejumlah Rp. 97,939 trilyun.

TEMPATNYA DALAM APBN
Kalau memang ada kelebihan uang tunai dalam Kas Pemerintah, di mana dapat kita temukan dalam APBN 2012 ?

Di halaman 1 yang saya lampirkan, yaitu yang dirinci ke dalam :

Sumber : Perhitungan Bapak Anggito Abimanyu

Perbedaan sejumlah Rp. 1,1 trilyun disebabkan karena Pemerintah menghitungnya dengan data lengkap yang mendetil.

Saya menghitungngya dengan penyederhanaan/simplifikasi guna memperoleh esensi perhitungan bahwa Pemerintah melakukan kebohongan publik. Bedanya toh ternyata sama sekali tidak signifikan, yaitu sebesar Rp. 1,1 trilyun atau 1,14 % saja.

SUBSIDI BUKAN PENGELUARAN UANG TUNAI
Dalam pembicaraan tentang BBM, kata “subsidi BBM” yang paling banyak dipakai. Kebanyakan dari elit bangsa kita, baik yang ada di dalam pemerintahan maupun yang di luar mempunyai pengertian yang sama ketika mereka mengucapkan kata “subsidi BBM”.

Ketika mulut mengucapkan dua kata “subsidi BBM”, otaknya mengatakan “perbedaan antara harga minyak mentah internasional dengan harga yang dikenakan kepada bangsa Indonesia.” Ketika mulut mengucapkan “Subsidi bensin premium sebesar Rp. 2.009 per liter”, otaknya berpikir : “Harga minyak mentah USD 105 per barrel setara dengan dengan Rp. 6.509 per liter bensin premium, sedangkan harga bensin premium hanya Rp. 4.500 per liter”.

Mengapa para elit itu berpikir bahwa harga minyak mentah yang milik kita sendiri harus ditentukan oleh mekanisme pasar yang dikoordinasikan oleh NYMEX di New York ?

Karena mereka sudah di-“brain wash” bahwa harga adalah yang berlaku di pasar internasional pada saat mengucapkan harga yang bersangkutan. Maka karena sekarang ini harga minyak mentah yang ditentukan dan diumumkan oleh NYMEX sebesar USD 105 per barrel atau setara dengan bensin premium seharga Rp. 6.509 per liter, dan harga yang diberlakukan untuk bangsa Indonesia sebesar Rp. 4.500 per liter, mereka teriak : “Pemerintah merugi sebesar Rp. 2.009 per liter”. Karena konsumsi bangsa Indonesia sebanyak 63 milyar liter per tahun, maka Pertamina merugi Rp. 126,567 trilyun per tahun.

Selisih ini disebut “subsidi”, dan lebih konyol lagi, karena lantas mengatakan bahwa “subsidi” ini sama dengan uang tunai yang harus dikeluarkan”.

UNDANG-UNDANG NOMOR 22 TAHUN 2001 TENTANG MINYAK DAN GAS BUMI
Pikiran hasil brain washing tersebut berakar dalam UU nomor 22 tahun 2001. Pasal 28 ayat 2 berbunyi : “Harga bahan bakar minyak dan gas bumi diserahkan pada mekanisme persaingan usaha yang sehat dan wajar”. Ini berarti bahwa rakyat harus membayar minyak yang miliknya sendiri dengan harga yang ditentukan oleh NYMEX di New York. Kalau harganya lebih rendah dikatakan merugi, harus mengeluarkan tunai yang tidak dimiliki dan membuat APBN jebol.

Seperti yang baru saya katakan tadi pikiran seperti itu tidak benar. Yang benar ialah pengeluaran uang tunai untuk pemompaan minyak sampai ke atas muka bumi (lifting) ditambah dengan pengilangan sampai menjadi BBM (refining) ditambah dengan pengangkutan sampai ke pompa-pompa bensin (transporting), seluruhnya sebesar USD 10 per barrel. Dengan kurs yang 1 USD = Rp. 9.000, uang tunai yang dikeluarkan untuk menghasilkan 1 liter premium sebesar Rp. 566.

BAGAIMANA UUD HARUS DITAFSIRKAN TENTANG KEBIJAKAN MINYAK?
Menurut UUD kita harga BBM tidak boleh ditentukan oleh siapapun juga kecuali oleh hikmah kebijaksanaan yang sesuai dengan kepatutan, daya beli masyarakat dan nilai strategisnya bagi sektor-sektor kehidupan ekonomi lainnya. Mengapa ? Karena BBM termasuk dalam “Barang yang penting bagi negara dan menguasai hajat hidup orang banyak”.

PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI
Itulah sebabnya Mahkamah Konstitusi menyatakan pasal 28 ayat (2) dari UU nomor 22 tahun 2001 tentang Migas bertentangan dengan UUD RI. Putusannya bernomor 002/PUU-I/2003 yang berbunyi : “Harga bahan bakar minyak dan gas bumi diserahkan pada persaingan usaha yang sehat dan wajar dari Undang-Undang nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi bertentangan dengan Undang-Undang dasar Republik Indonesia.”

Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2004 pasal 72 ayat (1)
Brain washing begitu berhasilnya , sehingga Putusan MK ini disikapi dengan Peraturan Pemerintah nomor 36 Tahun 2004. Pasal 72 ayat (1) berbunyi : “Harga bahan bakar minyak dan gas bumi, kecuali gas bumi untuk rumah tangga dan pelanggan kecil, diserahkan pada persaingan usaha yang wajar, sehat dan transparan.” Ini benar-benar keterlaluan. UUD, MK dilecehkan dengan PP. Jelas Pemerintah telah berpikir, berucap dan bertinak yang bertentangan dengan UUD kita dalam kebijakannya tentang BBM. Toh tidak ada konsekuensinya apa-apa. Toh Pemerintah akan memberlakukannya dengan merujuk pada Undang-Undang yang telah dinyatakan bertentangan dengan Konstitusi.

APA MAKSUD DAN DAMPAK DARI MEMPERTAHANKAN BERLAKUNYA UU NO. 22 TAHUN 2001 ?
Maksudnya jelas, yaitu supaya mendarah daging pada rakyat Indonesia bahwa mereka harus membayar harga BBM (bensin) dengan harga yang ditentukan oleh NYMEX. Bahkan setiap hari harga BBM harus bergejolak sesuai dengan fluktuasi harga minyak mentah yang diumumkan oleh NYMEX setiap beberapa menit sekali.

Harian Kompas tanggal 17 Mei 2008 memuat pernyataan Menko Boediono (yang sekarang menjabat Wakil Presiden) yang berbunyi : “Pemerintah akan menyamakan harga bahan bakar minyak atau BBM untuk umum di dalam negeri dengan harga minyak di pasar internasional secara bertahap mulai tahun 2008……..dan Pemerintah ingin mengarahkan kebijakan harga BBM pada mekanisme penyesuaian otomatis dengan harga dunia.”

Harian Indopos tanggal 3 Juli 2008 mengutip Presiden SBY yang mengatakan :”Jika harga minyak USD 150 per barrel, subsidi BBM dan listrik yang harus ditanggung APBN Rp. 320 trilyun.” “Kalau (harga minyak) USD 160, gila lagi. Kita akan keluarkan (subsidi) Rp. 254 trilyun hanya untuk BBM.”

Jelas bahwa Presiden SBY sudah teryakinkan bahwa yang dikatakan dengan subsidi memang sama dengan uang tunai yang harus dikeluarkan. Hal yang sama sekali tidak benar, seperti yang diuraikan di atas tadi.

SHELL SUDAH MENJALANKAN HARGA BBM NAIK TURUN OTOMATIS DENGAN NAIK TURUNNYA HARGA MINYAK DI PASAR INTERNASIONAL
Barang siapa membeli bensin dari pompa Shell akan mengalami bahwa harga naik turun. Kemarin, tanggal 18 Maret 2012 harga bensin super Shell Rp. 9.550 per liter.

Harga Rp. 9.550 dikurangi dengan biaya LTR sebesar Rp. 566 = Rp. 8.984 per liter. Dengan kurs 1 USD = Rp. 9.000, harga ini setara dengan harga minyak mentah USD 0,9982 per liter atau USD 159 minyak mentah per barrel. Harga minyak mentah di pasar internasional USD 105 per barrel. Shell mengambil untung dari rakyat Indonesia sebesar USD 54 per barrel atau USD 0,34 per liter, yang sama dengan Rp. 3.057 per liternya. Ini kalau minyak mentahnya dibeli dari pasar internasional dengan harga USD 105 per barrel. Tetapi kalau minyak mentahnya berasal dari bagiannya dari kontrak bagi hasil, bayangkan berapa untungnya !!

PEMERINTAH BERANGGAPAN BAHWA PENENTUAN HARGA BBM KEPADA RAKYATNYA SENDIRI HARUS SAMA DENGAN YANG DILAKUKAN OLEH SHELL
Sekarang menjadi lebih jelas lagi bahwa Pemerintah merasa dan berpendapat (sadar atau tidak sadar) bahwa Pemerintah harus mengambil untung yang sama besarnya dengan keuntungan yang diraih oleh Shell dari rakyat Indonesia, bukan menutup defisit BBM dalam APBN, karena defisitnya tidak ada. Sebaliknya, yang ada surplus atau kelebihan uang tunai.

BENSIN PERTAMAX DARI PERTAMINA SUDAH MEMBERI UNTUNG SANGAT BESAR KEPADA PERTAMINA
Harga bensin Pertamax Rp. 9.650 per liter. Dikurangi dengan biaya LTR sebesar Rp. 566 menjadi setara dengan harga minyak mentah sebesar Rp. 9.084/liter. Dengan kurs 1 USD = Rp. 9.000, per liternya menjadi USD 1,0093, dan per barrel (x 159) menjadi USD 160,48. Untuk bensin Pertamax, Pertamina sudah mengambil untung sebesar USD 55,48 per barrelnya.
Nampaknya Pemerintah tidak rela kalau untuk bensin premium keuntungannya tidak sebesar ini juga.

MENGAPA RAKYAT MARAH ?
Kita saksikan mulai maraknya demonstrasi menolak kenaikan harga bensin premium. Bukan hanya karena kenaikan yang akan diberlakukan oleh Pemerintah memang sangat memberatkan, tetapi juga karena rakyat dengan cara pikir dan bahasanya sendiri mengerti bahwa yang dikatakan oleh Pemerintah tidak benar.

Banyak yang menanyakan kepada saya : Kita punya minyak di bawah perut bumi kita. Kenapa kok menjadi sedih kalau harganya meningkat ? Orang punya barang yang harganya naik kan seharusnya lebih senang ?

Dalam hal minyak dan bensin, dengan kenaikan harga di pasar internasional bukankah kita harus berkata : “Untunglah kita punyak minyak sendiri, sehingga harus mengimpor sedikit saja.”

ADAKAH NEGARA YANG MENJUAL BENSINNYA ATAS DASAR KEBIJAKANNYA SENDIRI, TIDAK OLEH NYMEX ?
Ada. Fuad Bawazir mengirimkan sms kepada saya dengan data tentang negara-negara yang menjual bensinnya dengan harga yang ditetapkannya sendiri, yaitu :

Venezuela : Rp. 585/liter
Turkmenistan : Rp. 936/liter
Nigeria : Rp. 1.170/liter
Iran : Rp. 1.287/liter
Arab Saudi : Rp. 1.404/liter
Lybia : Rp. 1.636/liter
Kuwait : Rp. 2.457/liter
Quatar : Rp. 2.575/liter
Bahrain : Rp. 3.159/liter
Uni Emirat Arab : Rp. 4.300/liter

KESIMPULAN
Kesimpulan dari paparan kami ialah :
Pemerintah telah melanggar UUD RI
Pemerintah telah mengatakan hal yang tidak benar kepada rakyatnya, karena mengatakan mengeluarkan uang tunai sebesar Rp. 126 tr, sedangkan kenyataannya kelebihan uang tunai sebesar Rp. 97,955 trilyun.

Dengan menaikkan premium menjadi Rp. 6.000 per liter, Pemerintah ingin memperoleh kelebihan yang lebih besar lagi, yaitu sebesar Rp. 192,455 trilyun, bukan sekedar menutup “bolongnya” APBN.

Pertamina sudah mengambil keuntungan besar dari rakyat Indonesia dalam hal bensin Pertamax dan Pertamax Plus. Nampaknya tidak rela hanya memperoleh kelebihan uang tunai sebesar Rp. 97,955 trilyun dari rakyatnya. Maunya sebesar Rp. 192,455 trilyun dengan cara menaikkan harga bensin premium menjadi Rp. 6.000 per liter.

Pemerintah menuruti (comply) dengan aspirasi UU no. 22 tahun 2001 yang menghendaki supaya rakyat Indonesia merasa dan berpikir bahwa dengan sendirinya kita harus membayar bensin dengan harga dunia, agar dengan demikian semua perusahaan minyak asing bisa memperoleh laba dengan menjual bensin di Indonesia, yang notabene minyak mentahnya dari Indonesia sendiri. Bukankah Shell, Petronas, Chevron sudah mempunyai pompa-pompa bensin ?

Kwik Kian Gie

34 Tanggapan to “Terkait Kenaikan BBM, Pemerintah Bohongi Rakyat!”

  1. Benci Panggung Sandiwara said

    atiada kata lain selain tumbangkan rezim Susilo Bambang Yudoyono……….rezim penipu untuk menumpuk kekayaan……100% merupakan pepanjangan tangan kafir yang kerusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara………rezim sarang korupsi…….menghalalkan segala cara untuk meraup keuntungan pribadi..meskipunmenipu rakyat sendiri….meskipun rakyatnya sudah menangis darah…………………..HIMBAUAN UNTUK SELURUH RAKYAT INDONESIA :MARI SELURUH ELEMEN BANGSA, KITA BERSATU PADU MENGGULINGKAN REZIM PENGUASA PENIPU YANG MERUPAKAN REZIM PELIHARAAN NEGARA KAFIR………..INGAT REZIM SBY TAK KAN PERNAH SEKUAT REZIMNYA SOEHARTO……..MESKIPUN DIA DIDUKUNG OLEH KEKUATAN MILITER…….

  2. Herizal said

    izin share

  3. Reblogged this on hirangputihhabang.

  4. Tan Panama said

    yang dibutuhkan rakyat bukan angka-angka . . .

  5. taUbat said

    Aburizal Bakrie Tegas Dukung SBY Naikkan BBM Jadi Rp 6.000

    Sabtu, 24/03/2012 14:58 WIB

    Jakarta – detikFinance – Meskipun Bambang Soesatyo sebagai kader Golkar menyatakan menolak kenaikan harga BBM subsidi, namun Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie tegas menyetujui kenaikan harga BBM.

    Demikian disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi XI Harry Azhar Azis yang juga politisi Golkar kepada detikFinance, Sabtu (24/3/2012).

    “Saya kira Ical (Aburizal Bakrie) dengan tegas menyatakan bahwa Golkar setuju harga BBM naik. Bahkan agar tidak dinaik-naikkan lagi dalam waktu yang cukup lama. Golkar usulkan Rp 2.000 kenaikannya,” jelas Harry.

    Namun, yang menjadi masalah bagi Golkar adalah soal paket kompensasi Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) yang ada bantuan langsung tunai (BLT) di dalamnya.

    Menurut Harry, Golkar hanya menghendaki BLSM diberikan kepada 30 juta penduduk miskin sesuai dengan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), bukan kepada 74 juta penduduk seperti usul pemerintah.

    “Itu usul mengada-ada, seolah-oleh untuk cari simpati saja, sehingga terkesan anggaran hanya digunakan untuk politik simpati. Itu bertentangan dengan prinsip budget bahwa anggaran harus selamanya membela orang dan daerah tidak mampu. Ada atau tidak ada kenaikan harga BBM!” tegas Harry.

    Saat ini pemerintah dan DPR terus melakukan rapat penentuan kenaikan harga BBM subsidi Rp 1.500 menjadi Rp 6.000 per liter yang rencananya akan dilakukan 1 April 2012. Apakah rencana ini jadi?

    Herdaru Purnomo

    ===================

    Sikap Golkar

    Kamis, 22 Maret 2012 | 09:39 WIB

    bisnis.com- Di tengah ekskalasi aksi demo menentang kenaikan harga BBM, Ketua Badan Anggaran DPR yang juga Wakil Fraksi Partai Golkar Melchias Markus Mekeng mengatakan APBN 2012 tetap aman meski tanpa kenaikan harga BBM. (Investor Daily)

    Oleh Rochmad Fitriana

  6. cecep said

    naikkan BBM . . . . . . . .!

    turunkan harga rakyat . . . . . . . . . . !

    bubarkan kedaulatan rakyat . . . . . . . . . . . .!

    modar bangsaku . . . . . .!

    hidup rezim pemeras rakyat . . . . . . . . . . . .!

    mampuzzzzz rakyat . . . . . . . . . !

    dasar antek antek kafir . . . . . . . . .!

  7. cecep said

    dasar rezim peternak koruptor

  8. Dulkenyut said

    Sy sebenarnya salut dengan org ini “cerdas”, cuman sayang agak sedikit ambungan “suka dipuji”. Biasaya kalau diwawacarai wartawan langsung mekar… Sementara dihadapannya membutuhkan kerja keras, lhah Kwik sibuk berteori. Alhasil tidak ada prestasi yg menonjol selama pemerintahan Megawati dari seorang Kwik, ujung2nya malah bumn dijualin ke asing..iya kan kan..

  9. Fihali said

    Naikkan harga BBM. . . . . !

    Turunkan harga rakyat . . . . . . . . . !

    Bubarkan kedaulatan rakyat . . . . . . . . . !

    MODAR . . . . . . . . .!

  10. Udah gini aja, hilangkan Bensin Premium oktan 88 dari peredaran, jual hanya bbm non subsidi spt Pertamax dan Pertamax plus, nah kalo udh gini pemerintah jangan melakukan pembodohan publik tentang bayar bbm bersubsidi spt Premium.
    Pajak, tarif PLN naikin semua, biar pemerintah siapapun Presidennya ngga bohong lagi bilang rugi bayar subsidi fiktif.
    Biarin aja rakyat tambah miskin melarat, yang kaya silahkan foya-foya.
    Puas bgt kalo begitu buat penguasa!
    Bubar deh lama2 Indonesia Raya.
    SLOGAN NKRI HARGA MATI ITU SANGAT TAKABUR!
    INGAT, KALAU TUHAN YME MENGHENDAKI DUNIA INI HANCUR (KIAMAT) ATAU INDONESIA RAYA INI BUBAR KAPAN SAJA SANGAT LAH MUNGKIN BAGI SANG PENCIPTA ALAM SEMESTA INI.
    TAPI TUHAN YME TIDAK AKAN BEGITU SAJA BERTINDAK DAN MENYIA-NYIAKAN UMATNYA YANG TAAT KEPADANYA.
    DALAM ISLAM MEMBELA NEGARA ITU JIHAD, TAPI NEGARA YANG MODEL GIMANA DULU NIH?
    KALO MEMBELA NEGARA YANG PEMERINTAHAN DAN PEMIMPINNYA TERUS2AN MEN-DZHOLIMIN RAKYATNYA KAYA BEGINI SIH, NTAR DULU DEH.
    INGAT SETIAP PEMIMPIN DI HARI AKHIR NANTI PASTI DIMINTA PERTANGGUNG JAWABANNYA.

    *sekian khotbah dari saya.

    hehe..

  11. Udah gini aja, hilangkan Bensin Premium oktan 88 dari peredaran, jual hanya bbm non subsidi spt Pertamax dan Pertamax plus, nah kalo udh gini pemerintah jangan melakukan pembodohan publik tentang bayar bbm bersubsidi spt Premium.
    Pajak, tarif PLN naikin semua, biar pemerintah siapapun Presidennya ngga bohong lagi bilang rugi bayar subsidi fiktif.
    Biarin aja rakyat tambah miskin melarat, yang kaya silahkan foya-foya.
    Puas bgt kalo begitu buat penguasa!
    Bubar deh lama2 Indonesia Raya.
    SLOGAN NKRI HARGA MATI ITU SANGAT TAKABUR!
    INGAT, KALAU TUHAN YME MENGHENDAKI DUNIA INI HANCUR (KIAMAT) ATAU INDONESIA RAYA INI BUBAR KAPAN SAJA SANGAT LAH MUNGKIN BAGI SANG PENCIPTA ALAM SEMESTA INI.
    TAPI TUHAN YME TIDAK AKAN BEGITU SAJA BERTINDAK DAN MENYIA-NYIAKAN UMATNYA YANG TAAT KEPADANYA.
    DALAM ISLAM MEMBELA NEGARA ITU JIHAD, TAPI NEGARA YANG MODEL GIMANA DULU NIH?
    KALO MEMBELA NEGARA YANG PEMERINTAHAN DAN PEMIMPINNYA TERUS2AN MEN-DZHOLIMIN RAKYATNYA KAYA BEGINI SIH, NTAR DULU DEH.
    INGAT SETIAP PEMIMPIN DI HARI AKHIR NANTI PASTI DIMINTA PERTANGGUNG JAWABANNYA.

    *sekian khotbah dari saya.

    hehe….
    Menunggu moderasi dari admin.

    ________________________
    Yang Terhormat Saudara @warungkoprok

    Sekedar untuk diketahui, KabarNet sama sekali tidak menerapkan kontrol moderasi terhadap setiap komentar yang masuk. Namun kelihatannya proxy yang digunakan oleh browser Anda telah terjaring secara otomatis oleh software penyaring SPAM yang ter-install pada system kami (bukan oleh Admin KabarNet). Bagaimanapun juga kalau hal itu terjadi, biasanya kami meloloskannya secara manual, dengan cara mengeluarkan satu demi satu komentar pengunjung KabarNet yang terjaring oleh SPAM, yakni saat kami melakukan pengecekan berkala yang kami lakukan pada waktu-waktu tertentu.

    Terima kasih atas kunjungan dan komentar Anda,

    Mohon maaf.
    Wassalam
    ADMIN

  12. taUbat said

    Kebijakan SBY:Demi Investor Asing ,Abaikan Undang Undang !

    26 March 2012 | 01:17

    kompasiana.com – Memang Indonesia dibawah rejim kabinet Indonesia bersatu jilid dua pimpinan SBY yang kelihatannya selalu saja terlambat dalam proses pengambilan keputusan terhadap berbagai kebijakan pro rakyat,namun demikian lebih tegas dalam proses pengambilan keputusan terhadap berbagai kebijakannya yang selalu pro terhadap kepentingan asing.Meskipun kebijakan tersebut mencederai undang-undang dasar NKRI(UUD 1945),serta menyakiti dan sangat mengecewakan hati bangsa Indonesia .

    Dalam rencananya untuk menaikkan harga BBM bulan April 2012,merupakan salah satu kebnijakannya yang dengan jelas melanggar Undang-Undang Dasar 1945(UUD 1945)Pasal 33 ,serta keputusan MK tahun 2001 yang membatalkan UU no.22 tahun 2001 dan UU nomor 36 tahun 2004 pasal 72.

    Dalam undang undang APBN 2012 pasal 7 sesungguhnya pemerintah dilarang menaikkan harga BBM,tetapi rejim SBY telah mengabaikannya ,meskipun hanya dengan aturan yang lebih rendah dari UUD 1945 . Rejim SBY yang kelihatannya memang lamban dan selalu terlambat dalam berbagai kebijakannya yang sangat erat kaitan dengan kesejahteraan bangsa Indonesia,akan tetapi cepat solusinya jika menyangkut kepentingan anasir-anasir asing.

    Kebijakan soal enerji Indonesia sekarang memang diatur oleh tangan-tangan asing di Nymec ,AS yang mustahil bisa dibatalkan oleh rejim SBY yang galau tersebut.Kebijakan enerji Indonesia tidak akan pro rakyat karena sudah di atur sedemikian rupa oleh jaringan kapitalis asing.

    Pemerintah Indonesia sudah terjebak dalam lingkaran konspirasi yang tidak mungkin bisa lepas sekiranya masih dipimpin oleh politisi yang tidak memiliki keberanian yang tinggi,untuk bisa bernegoisasi dan bisa meninjau kembali berbagai aturan -aturan yang tidak pro rakyat tersebut.

    Dalam kontesk ini,maka rejim SBY tetap ngotot akan menaikkan harga BBM meskipun terjadi penolakan dari seluruh rakyat Indonesia.Karenanya dalam sidang Banggar DPR yang demikian alot pada akhirnya mereka mencabut undang-undang nomor 23 tahun 2011 pasal 7 ayat 6 soal APBN tahun 2012,untuk memuluskan rencana kenaikan BBM bersubsidi yang keempat kalinya dikala berkuasanya rejim SBY.

    Dalam sidang banggar DPR Minggu,25 Maret 2012 mereka sudah menyepakati dua opsi pilihan sebagai berikut .Pertama ,subsidi enerji totalnya Rp 228,5 trilyun,subsidi BBM Rp 137 trilyun , listrik Rp 64,9 trilyun,dan juga untuk cadangan resiko fiskal Rp 26,6 trilyun.Opsi pertama ini diusung oleh rejim koalisi SBY ,Partrai demokrat,Partai Golkar,PKS,PAN,PPP dan PKB.

    Sedangkan opsi kedua yang di dukung oleh PDI-P,Hanura dan Gerindra subsidi BBM Rp 178 trilyun ,subsidi listerik Rp 64,9 trilyun dan cadangan fiskal Rp 26,6 trilyun.Sekiranya dalam sidang DPR hari Selasa tanggal 27 Maret 2012 mereka memilih opsi yang kedua ini,maka kenaikan BBM tidak akan terjadi.Akan tetapi bisa sebaliknya sekiranya rejim SBY tetap ngotot dan mereka memilih opsi yang pertama tersebut,maka bisa di pastikan kenaikan BBM bersubsidi akan ditetapkan tanggal 1 April 2012 .

    Menurut Said Iqbal ketua KSBSI bersama KSPSI ,KSPI dan organisasi masyarakat lainnya akan menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran,untuk menolak renacana kenaikan BBM bersubsidi yang akan dilaksanakan SBY itu.Aksi protes kenaikan BBM itu akan dilaksanakan Selasa,27 Maret 2012 saat berlangsung sidang DPR yang membahas kenaikan BBM tersebut.Iqbal juga lanjutnya,akan menduduki berbagai fasiltas umum seperti Bandara,jalan tol,dan tidak tertutup kemungkinannya pula para pengunjuk rasa akan menduduki gedung DPR . Kalaupun hal itu terjadi,semoga berlangsung secara damai.

    Muhammad Nurdin

  13. Kenaikan bbm akan menyengsarakan rakyat banyak, semoga saja pemerintah mengeti akan hal tersebut. Subsidi yang dibilang banyak dinikmati oleh kalangan menengah ke atas meskipun benar, kata “banyak” disini apabila dibandingkan dengan jumlah orang kaya dan orang miskin di indonesia tentunya akan mengalami perbedaan pengertian.jumlah orang miskin lebih banyak di indonesia dibandingkan dengan orang kaya.

  14. XYZ said

    CENDIKIAWAN ISLAM !

    BERLOMBA-LOMBALAH MENGADAKAN PENELITIAN UNTUK MENGUBAH AIR (H20) MENJADI BAHAN BAKAR PENGGANTI BBM. INGAT DUA PERTIGA LUAS PERMUKAAN BUMI YANG KITA CINTAI INI DIISI OLEH AIR ! JIKA MANUSIA MAMPU MENGUBAH AIR YANG TERDIRI DARI ATOM OKSIGEN (O2) DAN HIDROGEN (H) YANG BERSIFAT SANGAT MUDAH TERBAKAR ITU MENJADI BAHAN BAKAR PENGGANTI MINYAK BUMI YANG SUATU SAAT AKAN HABIS, MAKA SELURUH UMAT MANUSIA TIDAK PERLU MEMBELI BAHAN BAKAR BAGI SEGALA KEPERLUANNYA. UMAT MANUSIA TIDAK MEMERLUKAN PERDAGANGAN BAHAN BAKAR LAGI. BAHAN BAKAR MENJADI GRATIS SEGRATIS MENGHIRUP UDARA DI MUKA BUMI.

  15. Anonymous said

    Harga barang di Indonesia sdh menggila, uang pecahan 50 ribu hanya dpt 2 botol sampoo, bayangkan aja

  16. bendot said

    @dulkenyut::Yang jualan BUMN itu laksamana Keplek sukardi atas izin Megawati, lha Pak kwik yang nentang malah di singkirkan, di Pemerintahan orang jujur tidak di pakai, harus punya jiwa maling baru bisa masuk pemerintahan, malah sekarang merambat ke DPR jadi sarang penyamun, mestiya kita bangga sama pak Kwik yang konsisten membela rakyat kecil.

  17. Kabarnya para ilmuwan dan ilmuwati diseluruh dunia, dari dulu sudah menemukan bahan bakar alternatif dari tumbuhan dsb yang bisa diperbarui, untuk menggantikan bahan bakar minyak dari fosil yang pasti berkurang dan tidak bisa diperbarui itu.
    Tapi penemuan2 para ilmuwan tsb dibeli dan disimpan rapat2 oleh negara besar pemain/penguasa tender minyak bumi didunia, kenapa begitu?
    Karena negara super power penguasa dan penentu kebijakan minyak bumi didunia ini tidak ingin secepat itu menggantikan minyak bumi dengan yang lainnya, ibarat kata begini:
    “Dari jaman perang dunia kedua, gue udah invest dana besar2an utk jadi penguasa kebijakan minyak bumi dunia dan tdk terhitung kerugiannya kalau secepat itu ada bahan bakar alternatif lain atau pengganti bahan bakar dari fosil. Uenak aja, ntr dulu lah, tanggung habisin dulu minyak dari perut bumi diseluruh belahan dunia, baru deh kita mainkan penemuan2 pengganti minyak bumi tsb!”

  18. Bang Admin mau lapor!
    Komentarku ketangkep Pak SatPAM lagi..
    Hehe..

  19. numpanglewat said

    kebetulan saya sendiri sekarang berada di Venezuella,dan tahu betul bahwa disini Bensin hampir gratis…untuk 40 bolivar ($5 ) ato sekitar Rp.4.500 bisa memenuhi satu tanki mobil..berarti kan harga bensin tidak berarti harus sama dengan yang d tentukan Nymex ato apalah namanya..(maaf tidak bisa memberi data lengkap,karena saya cuma orang biasa yang bekerja untuk refeneri PDVSA -pertaminanya Venezuella lah)..

  20. Mercusuar said

    BBM terlihat sudah menjadi senjata ekonomi dunia sekuat senjata nuklir !

    Mengapa ?

    Karena BBM telah menjadi salah satu mainan andalan para mafia ekonomi dunia.

    Akibatnya ?

    Ya begitulah. Harga BBM kini mulai seringkali menyengsarakan umat manusia di seluruh dunia.

    Jadi sepatutnya umat manusia mulai berlomba-lomba menciptakan mesin yang bisa mengubah air (H2O) yang tersusun dari unsur-2 kimia yang sangat mudah terbakar, yakni Oksigen (O2) dan Hidrogen (H) ini menjadi Bahan Bakar pengganti BBM. Mesin ini bisa berprinsip sebagai KATALIS yang memisahkan air menjadi unsur-2nya, yakni Oksigen dan Hidrogen yang bisa langsung digunakan sebagai Bahan Bakar. Bagaimana para Ilmuwan dan Enjinir, apakah anda siap menyongsong dunia baru tanpa BBM ?

  21. davi said

    lebih parah dari penjajah…..

  22. XYZ said

    AIR atau dalam bahasa kimianya H20 adalah pengganti BBM terbaik dan tersedia dalam jumlah yang tak terbatas. Uraikanlah unsur-unrus kimianya menjadi Oksigen (O2) dan Hidrogen (H). Keduanya merupakan bahan kimia yang sangat mudah terbakar, bahkan disinyalir memiliki daya bakar yang melebihi BBM apapun saat ini. Ayo ciptakanlah KATALIS yang sesuai untuk menguraikannya di mesin kendaraan kita. Jadi kemanapun kita berkendara tidak perlu membeli Bahan Bakar ! Cukup mencari seember air di pinggir sawah untuk dimasukan kedalam katalis mobil ! Masa depan yang indah tanpa BBM. Insya Allah.

  23. Mercusuar said

    AIR (Tak terbatas jumlahnya) > VS VS VS VS VS VS < sangat menimbulkan polusi udara.

    Jadi jelas AIR jauh lebih unggul daripada BBM.

  24. Mercusuar said

    Jika tercipta Katalis pemisah unsur-2 kimia air, maka manusia tidak butuh BBM lagi. Semua manusia bisa menjadi produsen bahan bakar bagi dirinya sendiri. Hidup H2O !

  25. Mercusuar said

    Daripada buang-buang enrgi mikirin cara nurunin harga BBM, mendingan mikirin bagaimana carangan mengubah air menjadi bahan bakar pengganti BBM yang terbatas jumlahnya dan sudah menjadi menu sehari-2 para mafioso dunia.

  26. Mercusuar said

    Di masa depan air menjadi emas dan andalan utama kehidupan dunia. Tanpa air, manusia tidak akan bisa hidup dan bergerak. Hidup air !

  27. XYZ said

    MENGAPA AIR SEBAGAI BAHAN BAKAR YANG TERBARUKAN TIDAK GIAT DITELITI UNTUK MENGGANTIKAN BBM YANG TIDAK TERBARUKAN ALIAS BAKAL HABIS DI MASA DEPAN ?

    Jawabannya karena KESERAKAHAN MANUSIA yang ingin mempertahankan HEGEMONI DUNIA (memaksakan BBM menjadi patokan dan senjata ekonomi dunia.

    ADA APA DENGAN AIR SEBAGAI PENGGANTI BBM DI MASA DEPAN ?

    Berdasarkan hasil penelitian sejumlah ilmuwan, air ternyata dapat diubah dengan proses elektrolisis menjadi plasma pada suhu 2700-5000 C sehingga mampu menghasilkan energi listrik pada tegangan 1,5 sampai 2 Volt dengan arus 0,02 Ampere. Dengan kemampuan ini Bahan Bakar Air (BBA) YANG TERBARUKAN sejatinya bisa dimanfaatkan oleh umat manusia sebagai bahan bakar pengganti BBM YANG TIDAK TERBARUKAN sehingga bakal habis di masa depan.

    Indonesia yang luas wilayahnya sebagian besar terdiri atas lautan sangat potensial menjadi negara produsen sekaligus konsumen BBA pengganti BBM. Dengan posisi ini pula Indonesia bisa menjadi negara yang sangat mandiri dalam segala hal, artinya tidak tergantung dari kebijakan ekonomi dunia yang sering tidak berpihak kepada kesejahteraan bangsa dan negara Indonesia sendiri.

    Jadilah bangsa yang berdaulat mengatur dirinya sendiri.

  28. Oni123 said

    Tidak mau mengaku sudah dada pembiaran salah urus di sektor Migas, kenapa dibiarkan krn Uang..yang bermain disini. Sudahlah semua mengatas namakan rakayt hanya utk memutihkan kesalahan dan dosa saja.

  29. Ripto_Qie said

    turut berduka cita ……

  30. kalu menuru sy sich?
    sby itu tukang penipu,pembohng?
    sok baik di hadapan masyaraktx?
    tau2nya tukang korupsi?
    lebih jahat dr soeharto,
    masi bendingan soeharto,
    bendingan dia dengan seceptx turun dr jabatnnya.

  31. Anonymous said

    Please jangan memperkeruh masalah ,,,, harus lebih gentle, para ekonom cintailah bangsa ini. jangan adu domba rakyat & pemerintah …
    itu warisan sifat penjajah yg tidak suka rakyat bersatu, krn bersatu psti teguh …

  32. orang miskin pengen kaya said

    sebelum naik pangkat ngasih sesuatu,,, ehhh pas sudah jadi,,, menarik kembali dengan berbagai cara,,, djancuk

  33. taUbat said

    BERTEMU SBY, ABURIZAL BAKRIE SETUJU KOMPENSASI KENAIKAN BBM

    Ia setuju adanya kompensasi jangka pendek untuk warga miskin.

    Rabu, 8 Mei 2013, 13:27

    VIVAnews – Presiden Susilo Bambang Yudhyono, menerima kedatangan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie di kantornya, Rabu 8 Mei 2013. Mengenakan kemeja batik kuning khas Palembang, Aburizal tiba lebih cepat dari jadwal yang ditentukan.

    Sebelum bertemu SBY, dia sempat mengemukakan beberapa hal terkait topik kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang akan dibahas bersama nanti. Salah satunya bahwa dia setuju adanya kompensasi jangka pendek untuk warga miskin.

    “Harus ada kompensasi jangka pendek, apakah nanti Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), tambahan beras miskin, itu nanti kita diskusikan kembali. Tapi saya tidak menolak harus ada BLMSM yaitu kompensasi yang sangat pendek untuk menahan gejolak kenaikan harga yang akan dirasakan rakyat miskin,” kata Aburizal di Kantor Presiden, Jakarta.

    Ical, begitu biasa Aburizal disapa, mengatakan selama ini subsidi BBM tidak tepat sasaran. Sebab 80 persen penikmat subsidi tersebut adalah orang menengah ke atas.

    Maka, menurut dia, subsidi BBM harus diarahkan ke subsidi langsung kepada masyarakat miskin. “Sedangkan yang kaya dan golongan menengah tidak layak mendapatkan subsidi, apapun subdisinya termasuk BBM,” ujarnya.

    Selain subsidi jangka pendek berupa BLSM, Ical mengatakan warga miskin yang terkena dampak kenaikan BBM juga harus memperoleh bantuan seperti beasiswa dan perbaikan infrastruktur. “Suatu kompensasi yang baru terasa pada jangka panjang,” tuturnya.

    Ical menuturkan, kompensasi jangka pendek berupa BLSM bisa diberikan dalam jangka waktu 4-6 bulan. Hingga dirasa keseimbangan antara harga dan pendapatan selesai. Sedangkan kompensasi jangka panjang, baru terasa 5 tahun mendatang bagi masyarakat miskin, karena mereka dapat infratruktur pasti lebih murah, seperti infrastruktur desa, kota, jalan provinsi.

    “Sedangkan beasiswa pendidikan baru terasa jangka panjang. Itu yang akan sampaikan ke bapak presiden dan akan kami diskusikan,” ujarnya. (umi)

    Eko Priliawito, Dwifantya Aquina

  34. taUbat said

    PARTAI PENDUKUNG KENAIKAN BBM, KINI BERBAHAGIA DAN MELAKUKAN PESTA PORA MERIAH MENYAMBUT KEBERHASILAN ATAS KEMENANGAN YANG DZOLIM “MENYUAP BLSM” DI TEMPAT2 YANG BERGENGSI DAN TERHORMAT.

    YA ALLAH, KAMI MOHON AMPUNANMU ……YA ALLAH BERIKAN PETUNJUKNYA DAN BERIKANLAH KESADARANNYA BAGI MEREKA …

    AMIN

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.047 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: