KabarNet.in

Aktual Tajam

Maling Uang Rakyat, Mantan Pejabat Depsos Diadili

Posted by KabarNet pada 25/10/2011

JAKARTA – Mantan pejabat Departemen Sosial (Depsos), Yusrizal, didakwa melakukan tindak pidana korupsi pada proyek-proyek di Depsos yang diperuntukkan bagi fakir miskin.

Yusrizal saat menjabat Kasubdit Kemitraan Usaha Direktorat Bantuan Sosial Fakir Miskin pada Direktorat Jendral Bantuan dan Jaminan Sosial di Depsos, dianggap memperkaya diri dan orang lain sehingga merugikan keuangan negara.

Pada persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (24/10), Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Zet Tadung Allo, menyatakan bahwa Yusrizal kecipratan uang dari proyek-proyek Depsos. Di antaranya adalah proyek mesin jahit yang didanai APBN 2004, Anggaran Biaya Tambahan (ABT) 2004 dan APBN 2006, serta proyek pengadaan sapi yang dibiayai APBN 2004.

Untuk proyek mesin jahit , JPU mendakwa Yusrizal ikut mengarahkan agar memenangkan PT Ladang Sutra Indonesia (Lasindo) sebagai rekanan Depsos. Mesin jahit yang dibeli adalah buatan Cina dengan merek JITU model LSD 9990. Harga satuan mesin jahit yang sebenarnya hanya Rp1,68 juta, digelembungkan menjadi Rp 3,24 juta.

Akibatnya, Depsos mengeluarkan dana hingga Rp19,4 miliar untuk pengadaan 6.000 mesin jahit dari PT Lasindo. “Seharusnya total yang dibayar adalah Rp10,12 miliar. Dengan demikian terjadi kemahalan Rp7,3 miliar,” sebut JPU.

Perbuatan serupa terjadi pada proyek mesin jahit yang dibiayai ABT Depsos tahun 2004. Depsos lagi-lagi membeli 4.615 unit mesin jahit cap JITU dengan harga satuan Rp3,25 juta. Dari nilai kontrak senilai Rp14,9 miliar, terjadi kemahalan sebesar Rp5,8 miliar.

Sedangkan untuk proyek pengadaan 3.500 sapi potong yang didanai APBN 2004 sebesar Rp19,495 miliar, Amrun juga mengarahkan agar Iken BR Nasution yang juga Dirut PT Atmadhira Karya dijadikan rekanan Depsos. Sapi yang dibeli adalah jenis Steer Brahman Cross/BX sebanyak 35.00 ekor.

Hanya saja, sapi yang akan diserahkan sebagai bantuan ke-9 kabupaten itu hanya terealisasi 2.800 ekor dengan harga satuan Rp6,96 juta. Sementara berita acara negosiasi 8 September 2004 hanya sebagai formalitas saja. “Dalam proyek sapi tersebut, negara dirugikan Rp3,6 miliar,” sebut JPU pada persidangan yang dipimpin hakim ketua Eka Budi Prijanta itu.

JPU pun menguraikan, Yusrizal mendapat uang dari rekanan Depsos. Di antaranya dari PT Lasindo terkait proyek mesin jahit yang dibiayai APBN 2004 sebesar Rp300 juta.

Yusrizal juga menerima Rp29 juta dari protek mesin jahit yang didanai ABT 2004. Selain itu, Yusrizal juga menerima Rp50 juta dari almarhum Iken Br Nasution selaku Dirut PT Atmadhira Karya yang menjadi rekanan Depsos dalam proyek sapi impor.

Atas perbuatan tersebut, Yusrizal terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara. Dalam dakwaan primair, pria kelahiran 5 Juni 1960 di Pariaman, Sumatera Barat itu didakwa melanggar pasal 2 ayat (1) juncto pasal 18 UU Nomor 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

Sedangkan dakwaan subsidairnya, Yusrizal dianggap melanggar pasal 3 juncto pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 juncto pasal 65 ayat (1) KUHPidana. RiauPos

Satu Tanggapan to “Maling Uang Rakyat, Mantan Pejabat Depsos Diadili”

  1. stmarajo berkata

    Apa KPK dan Jaksa itu bisa menyeret aktor yang menyetir Yusrizal? Rasanya aneh, negara dirugikan kira2 15 milyar dan dia cuma dapat 79 juta, kemana yang lain?Apa cukup dia saja yang dihukum terus dianggap selesai? Jabatannya cuma Kasubdit,eselon 3, masih ada eselon 2 dan 1 diatasnya.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.095 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: