KabarNet.in

Aktual Tajam

Artis Pengumbar Aurat “Hayawan” Tak Punya Malu

Posted by KabarNet pada 13/10/2011

Para wanita pengumbar aurat ibarat “hayawan” tak punya malu. Perempuan seperti itu dan kebanyakan artis tampaknya adalah jenis orang-orang yang sudah tidak punya malu lagi. “Urat malunya sudah putus”, kata orang Betawi. Rasa tidak punya malu itu kemudian “dikampanyekan” kepada umum. Akibatnya, sebagian orang umum menirunya. Bahkan tidak sedikit “calon-calon artis” yang ingin menyusul atau malahan menandingi artis ngetop lantaran tak punya malu itu, kemudian sang calon artis lebih berani lagi untuk mempertontonkan ketidak punyaan malunya. Padahal menurut hadits, malu itu sebagian dari iman.

Diriwayatkan dari pada Ibnu Umar ra, berkata: Nabi Muhammad SAW, mendengar seseorang menasihati saudaranya dalam hal malu, yaitu melarangnya dan menganggap perbuatan itu buruk, lalu Nabi SAW, bersabda, Maksud Hadits: “Malu itu sebahagian dari iman”. (Bukhari dan Muslim).

Hadits yang lain, Diriwayatkan dari pada Imran bin Husaini ra, berkata: Nabi Muhammad SAW, telah bersabda, maksud Hadits: “Malu itu tidak datang kecuali dengan membawa kebaikan”. (Bukhari dan Muslim).

Demikian penegasan-penegasan Nabi Muhammad SAW. Bahkan ada Hadits yang berbunyi, maksud Hadits: “Apabila kamu tidak malu maka perbuatlah apa yang kamu mau.” (Bukhari).

Maksudnya, menurut Imam Assuyuthi, apabila kamu tidak malu dari aib dan tidak takut cemar dari apa yang kamu kerjakan maka kerjakanlah apa yang membisiki dirimu berupa kebaikan ataupun kejahatan.. Perkataan “maka perbuatlah…” (fashna’) itu adalah untuk mengancam (littahdiid), dan di dalamnya ada peringatan bahwa yang menahan dari perbuatan buruk itu adalah rasa malu, maka apabila tercabut rasa malunya, jadinya seperti disuruh untuk berbuat segala hal yang sesat. Jelasnya, manusia yang sudah tidak punya rasa malu itu, sederajat dengan hayawan.

Persoalan selanjutnya dalam hal para artis yang tak punya malu lagi itu, kita dengar orang-orang yang berpihak pada perintah hawa nafsu akan lego lilo (tulus ikhlas) mendukung “hewan-hewan” yang sudah tidak punya malu itu. Lalu mereka siap pasang badan untuk membentengi para “hewan” yang tak punya malu lagi itu. Mereka siap jadi “kandang hewan-hewan tak punya malu” itu. Sebagai “kandang”, mereka berdalih hak asasi untuk berekspresi dan sebagainya.

Maraknya kemaksiatan khususnya artis mengumbar aurat dengan aneka polah tingkah yang tidak bermoral, menggoncang-goncang syahwat bukanlah kejadian yang berlangsung begitu saja. Tetapi diskenario, dikobarkan, dan didukung-dukung secara beramai-ramai oleh kelompok SEPILIS (Sekularis Pluralis Liberalis). Tentu saja didanai dengan besar-besaran oleh pihak barat.

Seorang ulama dari Komisi Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) mengemukakan keprihatinannya, bahwa begitu MUI mengeluarkan fatwa tentang haramnya kepornoan pada bulan Agustus 2001, maka langsung ada reaksi sangat mengejutkan, yaitu dimunculkanlah ratu goyang ngebor. Beritanya sangat heboh.

Penyanyi dangdut berpakaian sangat ketat itu beraksi di panggung di mana-mana dengan menggoyang-goyangkan seluruh tubuhnya, terutama yang sangat sensistif. Ketika ada reaksi kritikan dari Ulama dan ummat Islam, aksi maksiat menggoncang syahwat itu justru lebih digencarkan lagi oleh orang-orang yang menjadikan maksiat sebagai alat melawan Islam.

Inikah orang-orang yang disebut oleh Nabi Muhammad SAW, sebagai orang yang menghalalkan zina, sutera, khamer (minuman keras), dan musik-musik?

Nabi Muhammad SAW, telah menyatakan, Maksud Hadits: “Sungguh akan ada di antara ummatku kaum yang menghalalkan zina, sutera, khamr, dan musik-musik”. (Bukhari).

Dua bahaya besar telah melanda di kalangan kita:

1.“Kiblatnya” adalah wanita.
2. Timbangannya adalah nafsu.

Nabi Muhammad SAW, telah mengingatkan secara tegas:

Hadits yang diriwayatkan oleh Usamah bin Zaid ra: Nabi Muhammad SAW, bersabda, maksud Hadits: “Tidak ada fitnah yang paling membahayakan kaum lelaki setelah sepeninggalku kecuali fitnah dari kaum wanita”. (Bukhari  Muslim).

Lebih sangat gawat kelewat batas, ketika yang kiblatnya adalah wanita dan timbangannya adalah nafsu, orang yang disebut dengan gelar kehormatan Kiai atau Ulama, bahkan dijadikan pemimpin, baik formal maupun non formal di kalangan organisasi yang berlabel Islam. Itulah puncak kerusakan yang bukan sekadar merusak diri sendiri namun merusak jutaan manusia dan entah sampai kapan bisa diperbaikinya.

Haramnya Berpakaian Ketat dan Tipis

Dalam aturan agama Islam, wanita yang tak sempurna menutupi aurat/ berpakaian ketat di hadapan mahramnya (kerabat si wanita yang haram dinikahinya) dan di hadapan wanita lain saja tidak boleh, apalagi di hadapan lelaki lain. Masalah wanita berpakaian ketat ini ada penegasan dari Nabi Muhammad SAW, pemakainya tak akan masuk surga, bahkan mencium bau surga saja tidak.

Maksud Hadits: “Dua golongan termasuk ahli neraka, aku belum pernah melihat mereka; satu kaum (penguasa) yang membawa cambuk (besar) seperti ekor sapi, dengannya mereka memukuli manusia (maksudnya, penguasa yang dholim), dan kaum wanita yang berpakaian tetapi telanjang, menggoda dan menyimpang, kepala mereka seperti punuk unta yang miring, mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mendapati aromanya, padahal aromanya bisa didapat dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” (HR. Muslim)

Maksud hadits yang lain: “Akan ada di akhir ummatku orang-orang yang naik diatas pelana seperti layaknya orang-orang besar, mereka singgah di depan pintu-pintu masjid, wanita-wanita mereka berpakaian namun telanjang, di atas kepala mereka ada semacam punuk unta, laknatlah mereka karena sesungguhnya mereka itu terlaknat”. (HR. Ahmad).

Maksud Hadits berikutnya: “Dua golongan orang yang merupakan calon pengisi neraka yang belum saya lihat mereka itu : Laki-laki yang memiliki cemeti/ cambuk bagaikan ekor sapi yang dengannya mereka memukuli orang (maksudnya, penguasa yang dholim), dan wanita-wanita yang kasiyat ‘ariyat (berpakaian tetapi telanjang) mailat mumilat (menyimpang dari kebenaran dan mengajak orang lain untuk menyimpang)” (Muslim dll).

Maksud Hadits berikutnya: “Di akhir zaman ketika kiamat sudah dekat dan merupakan zaman yang paling buruk, akan ditemukan wanita-wanita yang berhias, tidak berjilbab, tidak beragama, masuk ke dalam berbagai fitnah, mengikuti hawa nafsu dan bersegera menuju kelezatan. Mereka menganggap halal apa yang telah diharamkan oleh Alloh dan mereka akan memperoleh tempat khusus di neraka Jahannam.”

Maksud Hadits berikutnya: ”Bukankah aku sudah memberitahukan wanita yang paling buruk kepada kalian? Wanita paling buruk adalah wanita yang berhias ketika ia berhadapan dengan selain mahramnya tetapi ketika berhadapan dengan suaminya, ia tidak berhias walaupun hanya riasan seadanya.”

Maksud Hadits berikutnya: “Istri yang ke luar rumah dengan berhias dan memakai parfum, sedang suaminya rela akan hal itu, maka setiap langkah sang istri akan disediakan sebuah rumah dari api untuk suaminya (di neraka).”

Maksud Hadits berikutnya: “Barangsiapa yang memenuhi matanya dengan hal-hal haram, maka pada hari kiamat, Alloh akan menancapkan dua paku besi pada matanya dan mereka akan dibakar dalam api neraka sampai hisab selesai dilakukan. Setelah itu ia akan dicampakkan dalam api neraka”.

BEBERAPA AZAB AKHIRAT BAGI WANITA YANG TIDAK MENUTUP AURATNYA:
Nabi Muhammad SAW telah menyatakan bahwa wanita yang menampakkan perhiasannya kepada selain mahramnya berhak mendapatkan api neraka. Dalam maksud hadits disebutkan: “Nabi Muhammad SAW melarang wanita berdandan untuk selain suaminya. Jika ia berbuat demikian, layak bagi Alloh untuk membakarnya dalam api neraka”.

Mengenai hal yang disaksikan di malam Mi’raj, Nabi Muhammad SAW bersabda:
“Dan aku melihat wanita yang digantung dengan rambutnya sendiri sedang otak dan kepalanya mendidih”. Kemudian beliau menjelaskan tentang prilaku yang menyebabkan siksaan ini: “Wanita yang digantung dengan rambutnya sendiri adalah wanita yang tidak menutupi rambutnya di hadapan selain mahramnya”.

Siksaan lain, di hari kiamat mereka akan merobek-robek sendiri daging tubuhnya sebagaimana yang diterangkan dalam lanjutan maksud hadits di atas: “Dan aku melihat wanita yang merobek-robek daging tubuhnya dari depan dan belakang dengan menggunakan gunting yang terbuat dari api neraka. Sedangkan wanita yang merobek-robek daging tubuhnya dengan gunting yang terbuat dari api neraka adalah wanita yang mempertontonkan dirinya di hadapan selain mahramnya dan menyerahkan dirinya kepada mereka”.

Dalam lanjutan hadits di atas, disebutkan: “Dan aku melihat wanita yang memakan daging tubuhnya sendiri dan api menyala dari bagian bawah tubuhnya”, dan wanita yang memakan daging tubuhnya sendiri adalah wanita yang menghiasi tubuhnya untuk orang lain.

BAHAYA PAKAIAN KETAT
Paresthesia
Dr. Malvinder Parmar dari Timmins & District Hospital, Ontario, Kanada, baru-baru ini menyatakan bahwa celana ketat sepinggul berpeluang menimbulkan penyakit paresthesia. Istilah paresthesia sendiri, menurut Kamus Kedokteran Dorland, berarti perasaan sakit atau abnormal seperti kesemutan, rasa panas seperti terbakar dan sejenisnya.

Dalam tulisannya di Canadian Medical Association Journal, Parmar mengakui, setahun terakhir ini kedatangan cukup banyak pasien yang bisa dikategorikan sebagai korban paresthesia. Dia sudah mengobati sedikitnya tiga wanita berusia 22 – 35 tahun yang mengeluhkan rasa panas dan gatal di sekitar paha. Gangguan saraf ringan itu terjadi lantaran mereka suka sekali memakai celana ketat sebatas pinggul, setidaknya dalam enam bulan terakhir.

Hasil penelitian Parmar menunjukkan, kelainan itu menjadi permanen selama celana ketat sepinggul melilit di tubuh. Itu sebabnya Parmar menyarankan menjauhi segala macam pakaian ketat selama terapi.

Menurut dr. Andradi Suryamiharia Sp.S(K), spesialis saraf yang sehari-harinya bertugas di RSUPN Cipto Mangun Kusumo, Jakarta dan staf pengajar FK-UI itu, sebagai gangguan saraf, paresthesia gampang dikenali gejalanya berupa kesemutan yang lama-kelamaan berubah menjadi mati rasa. Kesemutan terjadi lantaran terganggunya saraf tepi, yakni saraf yang berada di luar jaringan otak di sekujur tubuh. Umumnya karena tertekan, infeksi, maupun gangguan metabolisme.

Ancaman Jamur
Menurut dr. Kusmarinah Bramono Sp.KK, spesialis kulit dan kelamin RSCM, pada dasamya semua jenis pakaian ketat berpotensi menimbulkan tiga macam gangguan kulit baik itu sebatas pinggul maupun di atas pinggul.

Hal itu disebabkan masalah kelembaban yang memungkinkan jamur subur berkembang biak. Belakangan ini, pasien korban jamur yang berobat ke Klinik Kulit dan Kelamin RSCM meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sepanjang tahun 2002, sekitar 35% pasien terbukti kena serangan jamur. Usia mereka berkisar 15 – 45 tahun. Meski tak semuanya berhubungan dengan kebiasaan berbusana, tetapi kecenderungan meningkatnya jamur sebagai sumber penyakit kulit mesti diwaspadai.

Idealnya, di negara tropis seperti Indonesia, pakaian ketat atau terlalu tebal memang harus dihindari. Kulit menjadi kekurangan ruang untuk “bernapas”, sementara cairan yang keluar dari dari tubuh cukup banyak. Akibatnya, permukaan kulit menjadi lembab. Jika tak diimbangi busana yang tepat, jamur akan lebih mudah beranak pinak. Jenis jamur yang banyak ditemui adalah jamur panu (bercak putih, cokelat, atau kemerahan), jamur kurap dengan bintik menonjol gatal, serta jamur kandida yang basah dan gatal.

Berbekas Hitam
Sesuai namanya, gejala gatal dan beruntusan yang menjadi trade mark sang dermatitis hanya muncul bila terjadi gesekan antara kulit dengan benda dari luar tubuh.

Benda asing yang berpotensi gesek tinggi tidak hanya benda keras, semisal: perhiasan, jam tangan, atau ikat pinggang. Busana sehari-hari, jika terlalu ketat menempel di tubuh, atau terbuat dan bahan berkontur kasar juga dapat memicu luka. “Celana ketat terutama berpengaruh pada kondisi kulit di sela-sela paha. Awalnya mungkin cuma radang ringan. Tapi, kalau prosesnya berlangsung lama, bisa menimbulkan bercak hitam di pangkal paha,” kata Kusmarinah Bramono. Jika si pemilik tubuh insaf dan menjauhkan diri dari busana ketat, warna hitam tadi mungkin saja berkurang atau hilang sama sekali. Namun, Kusmarinah mengingatkan, proses menghilangkan noda hitam itu tak bisa dilakukan secepat membalik telapak tangan.

Jenis penyakit kulit lain yang biasa menghinggapi pemakai celana ketat adalah biduran atau kaligata. Bentuknya bentol-bentol minip bekas gigitan ulat bulu. Tingkat keparahannya mulai bentol sebesar biji jagung hingga bibir bengkak.

Biduran bisa muncul di bagian tubuh mana pun. Berdasarkan pengamatan Kusmarinah, banyak pasien tidak menyadari, biduran dapat juga disebabkan oleh tekanan serta ketatnya pakaian.

Kanker Ganas Melanoma
Penelitian ilmiah kontemporer telah menemukan bahwasanya perempuan berpakaian tetapi ketat atau transparan, maka ia berpotensi mengalami berbagai penyakit kanker ganas melanoma di sekujur anggota tubuhnya yang terbuka. Majalah kedokteran Inggris melansir hasil penelitian ilmiah ini dengan mengutip beberapa fakta, diantaranya bahwasanya kanker ganas melanoma yang masih berusia dini akan semakin bertambah dan menyebar sampai ke kaki.

Penyakit ini disebabkan sengatan matahari yang mengandung ultraviolet dalam waktu yang panjang disekujur tubuh yang berpakaian ketat atau berpakaian pantai (yang biasa dipakai wanita ketika di pantai dan berjemur di sana). Penyakit ini mengenai seluruh tubuh dengan kadar yang berbeda-beda. Tanda-tanda penyakit ini muncul pertama kali adalah seperti bulatan berwarna hitam agak lebar. Terkadang berupa bulatan kecil saja, kebanyakan di daerah kaki atau betis, dan biasanya di daerah sekitar mata, kemudian menyebar ke seluruh bagian tubuh disertai pertumbuhan di daerah-daerah yang biasa terlihat, pertautan limpa (daerah di atas paha), dan menyerang darah, lalu menetap di hati serta merusaknya.

Terkadang juga menetap di sekujur tubuh, diantaranya: tulang, dan bagian dalam dada. Juga bagian perut karena adanya dua ginjal yang menyebabkan air kencing berwarna hitam karena rusaknya ginjal akibat serangan penyakit kanker ganas ini. Penyakit ini juga menyerang janin di dalam rahim ibu yang sedang mengandung. Orang yang menderita kanker ganas ini tidak akan hidup lama. Obat-obatan belum bisa mengobati kanker ganas ini.

Kemandulan
Pakaian ketat dapat menyebabkan kemandulan pada wanita. Pada cuaca yang sangat dingin, pakaian ketat tidak berfungsi menjaga suhu tubuh dari serangan hawa dingin. Suhu yang terlalu dingin jelas dapat membahayakan kondisi rahim (Al-Istanbuli, 2006).

Demikianlah bahaya dari pakaian ketat dilihat dari sisi medis. Tentu lebih banyak lagi bahaya yang timbul akibat wanita berpakaian ketat jika dilihat dari sisi Dien, psikologi, dan sosial. Namun yang sedikit ini semoga menjadi pelajaran bagi kita semua. Itulah orang-orang yang tidak menegakkan hukum Alloh Ta’ala dalam kehidupannya, maka ia akan menerima azab dan siksa baik di dunia maupun di akhirat, na’udzubillah min dzalik.

KEISTIMEWAAN BAGI KAUM WANITA SHALIHAH

Di akhir zaman ini ada sekelompok Kaum Hawa yang dinamakan kaum FEMINIS yang tidak henti-hentinya berpromosi “MEMERDEKAKAN WANITA” (emansipasi ala western). Mereka bilang susah menjadi WANITA yang bisa menjalankan Syariat Islam dan Syariat Islam itu sangat mengekang dan menyulitkan sekaligus merendahkan posisi wanita dibandingkan pria. Lihat saja keluhan dan protes mereka terhadap Syariat Islam di bawah ini :

1. Wanita auratnya lebih susah dijaga (lebih banyak) dibanding lelaki.
2. Wanita harus meminta izin dari suaminya apabila mau keluar rumah tetapi tidak sebaliknya.
3. Wanita saksinya (apabila menjadi saksi) kurang, dibanding laki-laki.
4. Wanita menerima warisan lebih sedikit daripada laki-laki.
5. Wanita menghadapi kesusahan dalam mengandung dan melahirkan anak.
6. Wanita wajib taat kepada suaminya, sementara suami tak perlu taat pada isterinya.
7. Talak terletak di tangan suami dan bukan isteri.
8. Wanita kurang dalam beribadat karena adanya masalah haid dan nifas yang tak ada pada lelaki.
9. Dll.

Tetapi pernahkah mereka coba melihat dari sisi positifnya?
1. Benda yang mahal harganya akan dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yang teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiarkan berserakan di sembarang tempat? Itulah perumpamaan kemuliaan seorang wanita.

2. Kedudukan wanita 3 kali lebih dimuliakan dibanding pria, seperti dalam maksud Hadits,

Bahwa seseorang datang kepada Nabi Muhammad SAW sambil berkata: “Wahai Rasululloh, siapakah orang yang paling berhak untuk mendapatkan perlakuanku (kebaktianku) yang paling baik?” Rasululloh SAW bersabda: “Ibumu”. Kemudian dia bertanya: “Lalu siapa lagi?”. Rasululloh bersabda: “Kemudian ibumu”. Kemudian dia bertanya: “Lalu siapa lagi?”. Rasululloh SAW bersabda: “Kemudian ibumu”. Kemudian dia bertanya: “Lalu siapa lagi?”. Rasululloh SAW bersabda: “Kemudian Ayahmu.” (HR. Bukhari Muslim).

3. Mengapa wanita menerima warisan lebih sedikit daripada lelaki, karena harta warisan itu nanti akan menjadi milik pribadinya dan tidak perlu diserahkan kepada suaminya, sementara apabila lelaki menerima warisan, ia perlu/wajib juga menggunakan hartanya untuk isteri dan anak-anak (membiayai keluarganya sendiri).

4. Wanita perlu bersusah payah mengandung dan melahirkan anak, tetapi tahukah bahwa setiap saat dia didoakan oleh segala makhluk, malaikat dan seluruh makhluk Alloh di muka bumi ini, dan tahukah jika ia mati karena melahirkan adalah syahid dan surga menantinya.

Dari Jabir bin Atiq r.a berkata bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: Seorang perempuan yang meninggal karena melahirkan adalah syahid.. (HR Bukhari, Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Majah, Ahmad, Malik)

5. Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap 4 wanita, yaitu : Isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya. Artinya, bagi seorang wanita tanggung jawab terhadapnya ditanggung oleh 4 orang lelaki, yaitu : suaminya, ayahnya, anak lelakinya dan saudara lelakinya.

6. Seorang wanita boleh memasuki pintu surga melalui pintu surga yang mana saja yang disukainya, cukup dengan 4 syarat saja, yaitu : shalat 5 waktu, puasa di bulan Ramadhan, taat kepada suaminya dan menjaga kehormatannya.

Nabi Muhammad SAW bersabda : “Bila seorang istri telah mendirikan shalat lima waktu, berpuasa bulan Ramadan, menjaga kesucian dirinya, dan taat kepada suaminya, niscaya kelak akan dikatakan kepadanya, ‘Silakan engkau masuk ke surga dari pintu mana pun yang engkau suka.’” (Hr. Ahmad dan lainnya)

Tidakkah Anda mendambakan termasuk orang-orang mukminah yang mendapatkan kebebasan masuk surga dari pintu yang mana pun?

7. Seorang lelaki wajib berjihad fisabilillah, sementara bagi wanita jika taat akan suaminya, serta menunaikan tanggung jawabnya kepada Alloh, maka ia akan turut menerima pahala setara seperti pahala orang pergi berjihad fisabilillah tanpa perlu mengangkat senjata.

Masya Alloh ! Demikian sayangnya Alloh pada wanita…
Yakinlah, bahwa sebagai dzat yang Maha Pencipta, yang menciptakan kita, maka sudah pasti Ia yang Maha Tahu akan hambanya, sehingga segala hukumnya peraturannya, adalah YANG TERBAIK bagi manusia dibandingkan dengan segala peraturan hukum buatan manusia. Jagalah isterimu karena dia perhiasan, pakaian dan ladangmu, sebagaimana Nabi Muhammad SAW pernah mengajarkan agar kita (kaum lelaki) berbuat baik selalu terhadap isterimu.

Betapa indahnya perkataan Nabi Muhammad SAW. Sebuah perkataan yang seharusnya membuat kaum Wanita, menjadi lebih bersemangat dan bersungguh-sungguh untuk menjadi wanita shalihah. Berusaha untuk menjadi sebaik-baik perhiasan. Berusaha dengan lebih keras untuk bisa menjadi wanita penghuni surga.

Berikut beberapa keistimewaan wanita menurut hadits:
-Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Alloh SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebajikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.

-Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis karena takut akan Alloh. Dan orang yang takut akan Alloh SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

-Wanita yang salehah (baik) itu lebih baik daripada 1000 lelaki yang saleh.

-Doa wanita itu lebih makbul daripada lelaki karena sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasululloh SAW akan hal tersebut, jawab baginda , “Ibu lebih penyayang daripada bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia”.

Serta banyak lagi keistimewaan lain yang harus diketahui para wanita, hingga berbahagialah wahai para muslimah. Jangan risau hanya untuk apresiasi absurd dan semu di dunia ini. Semua yang ada di dunia hanya titipan sementara yang kelak akan diambil oleh Yang Maha Menciptakan. Sesungguhnya Alloh Maha Pengampun dan Maha Menepati Janji, hingga apa-apa yang dijanjikan Alloh bagi Mukminah yang Shalihah pasti akan terlaksana, demikian pula janji alloh terhadap siksa yang akan terjadi bila kita tidak melaksanakan perintahNya. Tunaikan dan tegakkan kewajiban agamamu, niscaya surga menantimu.

Alhasil, menjaga moral bangsa khususnya martabat wanita adalah kewajiban setiap Pemimpin negara. Islam selalu menganjurkan agar Ummat Islam ber-akhlaqul Karimah dan menjaga kehormatan Agamanya, maka dari itu Islam menetrapkan peraturan dalam kehidupan Manusia, bila Manusia hidup tanpa aturan maka tidak ada bedanya dengan hayawan liar. Tidaklah seorang itu berkecimpung dalam kemaksiatan kecuali orang-orang Munafiq, apalagi mendukung kemaksiatan, sungguh Mereka adalah Makhluq yang sangat hina bahkan lebih hina dari hayawan.

WAllohu A’lam Bi Showab.

4 Tanggapan to “Artis Pengumbar Aurat “Hayawan” Tak Punya Malu”

  1. bunga said

    Bener zaman sekarang budaya malu sudah, terkontaminasi dengan ajaran2 yang bener. apakah ini sudah tanda2 akhir zaman..

  2. reza said

    wanita sekarang suka pamer aurat,,,,??gak sadar bahwa itu bisa merusak dirinya sendiri??

  3. wahai para ulama di INA ato di Indonesia ini,kemanakah peranmu sebagai suri tauladan yang menjadikan bangsa ini yang bermartabat,apakah bangsa ini akan terus terkongkong dalam sahwatnya ataukah para ulama sengaja membiarkan ini demi dunianya,aku mhn sadarkan mereka semua,ajarkan budi luhurmu di seantero negeri kita tercinta ini….

  4. Bayu cahyadi said

    Saya sngt mmbnr kan.indonesia kya rya tp artis nya bnyk yg mskn akl sht.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.995 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: