KabarNet.in

Aktual Tajam

Menanti Kadilan untuk Honorer Kemenkeu

Posted by KabarNet pada 24/09/2011

Menjadi Tenaga Honorer di Departemen Keuangan, tidak semudah dibayangkan orang yang beranggapan bahwa semua tenaga honorer itu hanya titipan pejabat tertentu, atau mempunyai kerabat di instansi yang bersangkutan.

Dulu masuk menjadi tenaga honorer administrasi di Departemen Keuangan, terutama di Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan, diberlakukan sebagaimana layaknya melamar CPNS, tidak semua pelamar bisa langsung diterima kerja, harus melalui tahapan Tes sesuai prosedur kebijakan Kepala Kantor yang bersangkutan.

Kemudian untuk mendapatkan Surat Perintah Kerja, honorer tersebut harus menjalani masa percobaan kerja selama tiga bulan. Jika honorer tersebut mempunyai dedikasi dan integritas, maka honorer tersebut diberikan Surat Perintah Kerja, namun jika tidak penilaian para pegawai bahwa honorer yang bersangkutan tidak memenuhi syarat atau tidak layak menjadi honorer, maka honorer yang bersangkutan tidak dapat meneruskan untuk bekerja, tidak sedikit honorer yang gagal dalam masa percobaan tersebut.

Demikian juga tiap akhir tahun Anggaran, selama menunggu Alokasi Dana Tahun Anggaran baru turun para tenaga honorer yang bersangkutan dirumahkan dulu sekitar dua mingguan. Kemudian tenaga honorer tersebut ada yang diperpanjang kontrak kerjanya, tidak sedikit juga yang tidak diperpanjang kontrak kerjanya, tergantung penilaian kerjanya oleh atasan honorer tersebut, dan kemudian Instansi tersebut kembali mengadakan perekrutan honorer sesuai prosedur.

Selama bekerja, kadang para pegawai honorer tersebut bekerja di dalam kantor, kadang di lapangan, sesuai dengan rencana kerja tahunan. Ketika saatnya ada pendataan pajak, para honorer dikerahkan ke lapangan untuk melakukan pendataan, terutama ke daerah-daerah terpencil, baik itu melakukan pengukuran maupun verifikasi tanah dan bangunan. Kadang honorer tersebut harus menempuh resiko yang berbahaya, ketika mendapati daerah/lokasi yang didata tersebut sangat rawan.

Pada tahun 2005, munculah secercah harapan dengan adanya Kebijakan Pemerintah tentang pengangkatan honorer menjadi honorer menjadi CPNS. Para tenaga honorer di lingkungan Departemen Keuangan yang telah mengabdi sudah lama, bahkan ada yang sampai puluhan tahun tersebut, serasa mendapatkan angin surga.

Pejabat Pembina Kepegawaian Kantor Pusat Departemen Keuangan kemudian melakukan pendataan tenaga honorer di lingkungan Departemen Keuangan, yang memenuhi kriteria didata dan diusulkan ke BKN untuk menjadi CPNS sesuai PP No 48 tahun 2005. Dan kemudian diumumkan nama-nama tenaga honorer yang lulus seleksi tersebut oleh Departemen Keuangan dan oleh Badan Kepegawaian Negara diberikan Nomor Induk Tenaga Honorer (NITH) bagi honorer yang lulus seleksi tersebut.

Namun kenyataannya sekarang bukan SK CPNS yang didapatkan tenaga honorer, malah hampir seluruh tenaga honorer administrasi diberhentikan dengan sepihak oleh Kemenkeu. Dengan berbagai alasan Kemenkeu tidak mengangkat tenaga honorer tersebut, mulai dari alasan tidak ada Anggaran, SDM rendah, dan lain sebagainya, yang jelas-jelas tidak masuk akal.

Memang ada juga tenaga honorer di Departemen Keuangan yang diangkat menjadi CPNS pada tahun 2006, tapi itu khusus untuk tenaga honorer daerah-daerah konflik, namun ada juga segelintir oknum Pejabat Departemen Keuangan yang memasukan tenaga honorer yang bekerja di kantor pusat, dimasukan dalam kebijakan yang jelas menimbulkan dikotomi tersebut.

Setelah beberapa lama tidak adanya keputusan dari Pemerintah, para tenaga honorer yang telah di dzalimi tersebut mulai berontak, berbagai cara telah mereka lakukan, baik mengadukan ke Komnas HAM, Komisi Ombudsman Nasional, maupun ke DRR-RI. Meskipun semua institusi tersebut memberikan apresiasi dan dukungan, namun tetap saja Pemerintah tidak mau mendengar apalagi mengabulkan permohonan tersebut.

Kemudian pada tahun 2010, Menpan mengeluarkan Surat Edaran tentang pendataan tenaga honorer baru, untuk honorer kategori tertinggal, tercecer atau terselip. Namun Tenaga honorer kemenkeu jelas-jelas tidak didata dan diusulkan kembali oleh Pejabat Pembina Kepegawaian Departemen Keuangan. Maka dengan dalih tidak diusulkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian, tenaga honorer Kemenkeu tidak memenuhi kriteria untuk diangkat menjadi CPNS.

BERSAMBUNG………

===========

menanti PP Honorer yang baru.. Namun diindikasikan PP Honorer 2011, tidak akan berpihak kepada para tenaga honorer kemenkeu, dikarenakan isi dari Peraturan tersebut jelas-jelas hanya menjegal tenaga honorer kemenkeu untuk diangkat menjadi CPNS, yaitu diantaranya honorer yang tidak diusulkan oleh Pejabat Pembina Kepegawaian tidak memenuhi kriteria dan tidak akan diproses selanjutnya, dan kemudian akan diberhentikan, karena tenaganya sudah tidak dibutuhkan pemerintah..

Deden Iwan Gunawan

17 Tanggapan to “Menanti Kadilan untuk Honorer Kemenkeu”

  1. anggarsby said

    bravo, emang benar2 mereka dikemenkeu gak niat bantu dan gak berprikemanusiaan..

  2. Anonymous said

    memang nasib kita pegawai honorer depkeu, akan adakah secercah harapan itu…?

  3. bogreg said

    hancurkan aja!!!

  4. Anonymous said

    kita sudah bener2 didolimi, kita berdo’a, berusaha mudah mudahan 4JJI SWT memberikan kita jalan.., amin…

  5. Anonymous said

    sejujurnya bukan para honorer yg gk bisa kerja justru PNSnya yg gk becus kerja. kita semua sdh pada tau klo dulu pekerjaan mereka kita yg mengerjakannya kecuali klo sdh berbau duit baru mereka ambil alih

  6. honorer kemenkeu (13thn mengabdi) said

    dmana keadilan negeri ini utk para tenaga honorer kemenkeu yg sudah bekerja keras dan mengabdi selama belasan sampai puluhan tahun lamanya…hanya Allah SWT sajalah yg Maha Mengetahui jeritan hati kita kawan” honorer kemenkeu…semoga hati para pejabat di lingkungan kemenkeu diberikan hidayah dariNYA…

  7. ari said

    menkue edan makan gajine rakyat.

  8. muhdar said

    semua ada balasanya ….biarkan alam yang akan menyelesaikan …titik.habis.

  9. AKBAR said

    Dengan berbagai alasan Kemenkeu tidak mengangkat tenaga honorer , mulai dari alasan tidak ada Anggaran, SDM rendah, dan lain sebagainya.SAYANGNYA KEMENKEU PUSAT TIDAK MENELITI LANGSUNG (SECARA DIAM-DIAM) MENGENAI SDM PNS KEMENKEU DIDAERAH.KALAU KEMENKEU DIKANTOR PUSAT,SAYA RASA SDM NYA OKELAH ,TAPI PNS DIKANTOR-KANTOR DAERAH???DARI YG MAKAN GAJI BUTA, YG GAK TAU/PERNAH KERJA, GAK BISA KOMPUTER, GAK TAU TENTANG PERPAJAKAN, YG MENYULAM TAPLAK MEJA SEDARI PAGI S.D SORE,..SAMPAI DENGAN PNS KEMENKEU YG JARAH (BAWA PULANG) ASET MEUBELER,PERALATAN DAN MESIN DARI KANTOR KERUMAH. JUSTRU MATERI DAN PEKERJAAN LEBIH BANYAK DIKERJAKAN NON PNS DENGAN UPAH TAMBAHAN DARI TUNJANGAN MEREKA YG PNS.TAK APA TUNJANGAN BERKURANG 1-2JT ASAL PEKERJAAN SELESAI.MASIH BISA KEJAR KMS UNTUK MENCARI KELEBIHAN PENDAPATAN PRIBADI. SETAHU SAYA PUNGUTAN KMS TIDAK ADA PENGAWASAN..JADI PINTAR-PINTAR NEGOSIASI DITEMPAT.MOHON PNS KEMENKEU DIKANTOR-KANTOR DAERAH (SELURUH INDONESIA) DILAKUKAN PEMANTAUAN DIAM-DIAM TANPA PEMBERITAHUAN RESMI BILA MAU LIHAT TINGKAH LAKU PNS KEMENKEU DIDAERAH YG SEBENARNYA.TERIMAKASIH.

  10. Ogah said

    Oo gitu toh, pantesan …. mendingan ane tiap ari kagak pernah kosong duit cepe’an, hi, hi,hi, hiii ….

  11. sudirman zega said

    Ass..wr..wb…!!! semoga saja MENTERI KEUANGAN tersentuh HATI dan PERASAAnNYA terhadap NASIB kami tenaga HONORER di DEPKEU KHUSUSNYA di SETIAP unit KPPN tepatnya KPPN Gunungsitoli dan KPPN di seluruh INDONESIA untuk memperdulikan nasib dan mengangkat derajat kami sebagai honorer menjadi PEGAWAI NEGERI DI DEPKEU. AMIIIN.

  12. dfdfdghhg said

    anjing semua,,,,,alasan sj…buktinya anak lulusan dri STAN msk kerja seenaknya sj malah ada yg datang cmn absen trus pulg tidur apakah ini namanya loyal sm pekerjaan…betul2 anjing itu org pusat,,,

  13. Anonymous said

    hore2,, hidup orang pusat yg tidak mau nerima pegawai honorer nya hahaha,,,kalian memang biadab,,,terimakasih para pejabat dan petinggi kemenkeu pusat,,, sekian lama kami mengabdi dan balasan nya demekian menyakitkan bagi kami honorer,,smoga kalian di ampuni dosa2nya,,,,amin !!

  14. adhyjr said

    kapan kita menerima keadilan dari menkeu….sebagai honorer yg resmi tapi belum di angkat sesuai dengan PP 48 thn 2005

  15. mahfud said

    asalamualikum, kami juga sama seperti mereka tenaga honorer .tetapi kami tetap bersabar. hingga allah memberi suratan, karena mashi tersirat jadi saya tunggu suratan.
    kepada bapak Presiden dan Bapak menteri keuangan yang terhormat , kami mohon bantuannya

  16. sabar gays
    ini salahnya siapa jg kan ?
    tp kita yakin rasullullah saw bersabda
    ADDUNYA SIJNUL MUKMININ WAJANNATUL KAFIRIN
    pasti akan di balas oleh allah gays

  17. Anonymous said

    sudah tahun 2014 pemerintah khususnya kemenkeu masi tdk pernah memperhatikan tenaga honorernya. pemimpin tertinggipun negara ini tidak mau tau malah ga mau amb il pusing padahal janji mereka waktu mau mencalonkan akan mensejatrakan masyarakatnya semuanya jajnji palsu. pemerintahnya aja palsu gitu …hahaha

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.864 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: