KabarNet.in

Aktual Tajam

Sadis, Satu Keluarga Polisi di Bandung Tewas Dibantai

Posted by KabarNet pada 30/07/2011

Satu keluarga polisi di Kabupaten Bandung tewas mengenaskan dirumahnya. Pembunuhan terhadap keluarga polisi, AKP Wawan ini juga tergolong sadis. Semua korban digorok lehernya.

“Kejadiannya tadi sore terungkap, pembunuhan diduga dilakukan 5 hari lalu, karena saat ditemukan semua korban dalam kondisi membusuk. Ditemukan oleh keluarga korban yang ingin berkunjung, tapi mencium bau busuk dari dalam rumah,” ujar Kapolres Kabupaten Bandung, AKBP, Sony Sonjaya.

Penyidik Polres Kabupaten Bandung sudah curiga dari awal kalau pembunuh 1 keluarga adalah orang dekat korban. Kecurigaan tersebut akhirnya diaminkan dengan olah TKP. Dari olah TKP, sidik jari pelaku terdeteksi. Begitu juga dengan motif pelaku. “Ada beberapa petunjuk kita kumpulkan. Bukti-bukti ada bekas-bekas sidik jari dan anjing pelacak,” kata Kapolres Kabupaten Bandung AKBP Sony Sanjaya, Sabtu (30/7/2011).

Namun, lanjut Sony, pelacakan pelaku berhasil dengan cepat tidak cuma karena sidik jari tapi dari olah TKP yang baik dari sejumlah penyidik. Sony melihat banyak ciri-ciri di TKP yang mengarah kalau pembunuh merupakan orang dekat korban. “Kita bisa membaca motifnya dari situ. Ini karena pengolahan TKP yang baik, maksimal dan optimal,” jelasnya.

Menurut Sony, ciri tersebut dilihat dari tidak adanya kerusakan di pintu masuk rumah. Dari situ sudah terbaca kalau pelaku dan korban saling mengenal. Kemudian, tidak ada bekas perlawanan di tubuh korban, pembunuhan dilakukan dengan tidak ada perkelahian, pembunuh dengan leluasa mencabut telepon rumah agar, pelaku juga masih sempat mengunci pintu garasi rumah dengan rapi. “Kalau terburu-buru menutup pintu garasi kan tidak seperti itu. Dia menutup agar tidak mengundang perhatian orang,” jelasnya.

Pelaku Berhasil Dibekuk
Pelaku dibekuk, dini hari ini di Jakarta oleh petugas gabungan dari Polres Kabupaten Bandung dan Resmob Polda Metro Jaya. “Alhamdulilah pelaku sudah tertangkap tadi subuh,” ujar Kapolres Kabupaten Bandung, AKBP, Sony Sonjaya saat dihubungi detikcom, Sabtu (30/7/2011).

Sony enggan memberikan komentarnya lebih jauh mengenai penangkapan tersebut. Namun, Sony memastikan orang yang diduga sebagai pelaku itu bernama Asep. “Iya, (namanya Asep). nanti akan saya ekspose, sudah yah,” tutup Sony.

Asep ternyata memang orang dekat keluarga Haji Apo yang ia bunuh dengan cara digorok lehernya. “Dia (Asep) itu sebenarnya guru spiritual keluarga Haji Apo yang jadi korban pembunuhan,” ujar sumber di kepolisian yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (30/7/2011).

Asep mengaku dirinya baru dua bulan mengenal keluarga Haji Apo. Asep mengaku membunuh H Apo karena dendam sebab janji untuk memberi uang sebesar Rp 1,5 juta kepada Asep tidak penuhi. “Mereka baru kenal sekitar dua bulan ini. Kenalnya ketika bertemu di tempat ziarah di Cibiuk, Limbangan, Garut,” imbuh sumber tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan Asep berhasil di tangkap di kawasan Jakarta Barat. Asep mengenakan kaos hitam saat ditangkap petugas. Saat ini orang yang diduga pelaku pembunuhan dan permapokan tersebut masih berada di Mapolda Metro Jaya dan siang ini akan di bawa ke Polres Kabupaten Bandung.

Satu keluarga polisi di Kabupaten Bandung tewas mengenaskan dirumahnya. Pembunuhan terhadap keluarga polisi, AKP Wawan ini juga tergolong sadis. Semua korban digorok lehernya.

“Kejadiannya tadi sore terungkap, pembunuhan diduga dilakukan 5 hari lalu, karena saat ditemukan semua korban dalam kondisi membusuk. Ditemukan oleh keluarga korban yang ingin berkunjung, tapi mencium bau busuk dari dalam rumah,” ujar Kapolres Kabupaten Bandung, AKBP, Sony Sonjaya, Jumat (29/7) kemarin.

Menurut Sony, pembunuhan ini terkuak saat salah seorang kerabat AKP Wawan, Agus ingin mengunjungi keluarga H Apo di kediamannya di Jalan Raya Banjaran, RT 03/03, Kampung Pengkolan, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Namun Agus mendapati rumah haji Apo dalam kondisi terkunci. Tidak hanya itu rumah yang terletak di pinggir jalan itu pun mengeluarkan bau busuk.

Setelah itu Agus berusaha masuk ke dalam rumah dengan cara mendobrak pintu. Setelah berhasil masuk, Agus mendapati banyak bercak darah di ruang tamu. Agus pun kemudian masuk ke dalam salah satu kamar.

“Di kamar ada mayat Haji Apo, istrinya Euis dan mereka cucunya yang berusia 4 tahun. Cucu Haji Apo adalah anak dari Wawan yang juga anggota Brimob di Kalimantan,” terang Sony.

Menurut Sony, semua kondisi mayat saat ditemukan dalam kondisi membusuk dengan luka gorokan di leher. Kejadian pun diperkirakan pada malam hari atau dini hari karena semua korban yang tewas masih mengenakan baju tidur. [kn/dtk]

Satu Tanggapan to “Sadis, Satu Keluarga Polisi di Bandung Tewas Dibantai”

  1. Anonymous said

    semoga korban diterima disisi allah swt, keluarga yg ditinggalkan mendatkan kekuatan dan tersangka adili se adil adil nya.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.017 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: