KabarNet.in

Aktual Tajam

Ahmadiyah Antek Kolonialisme Berkedok Islam

Posted by KabarNet pada 07/02/2011

“Saya tidak percaya bahwa Mirza Ghulam Ahmad seorang nabi dan belum percaya pula bahwa ia seorang mujaddid”, ditulis Ir. Soekarno dalam bukunya, Di Bawah Bendera Revolusi, jilid 1, cetakan ke-2, Gunung Agung Jakarta, 1963, hlm. 345

Ajaran sesat Ahmadiyah dibawa masuk ke Indonesia sekitar tahun 1925 oleh beberapa pemuda asal Sumatera yang pernah dididik di Qadian, India selama beberapa tahun. Demi menyebarkan pahamnya, misionaris Ahmadiyah telah menerbitkan majalah “Sinar Islam” (sic!), Studi Islam dan Fathi Islam. Keresahan yang ditimbulkan oleh gerakan penyesatan umat ini sempat menyeret mereka beberapa kali ke dalam debat terbuka pada 1933 di Bandung (Lihat: Fawzy S. Thaha, Ahmadiyah dalam Persoalan, cetakan Singapura, 1982). Meski telah dinyatakan sesat dan kafir (murtad) oleh tokoh-tokoh Islam pada Muktamar ke-5 Nahdlatul Ulama (NU) tahun 1930 di Pekalongan dan musyawarah Ulama Sumatera Timur tahun 1935, kasus Ahmadiyah kembali mencuat pada 1974 setelah parlemen Pakistan dengan tegas menyatakan penganut Ahmadiyah bukan orang Islam (non Muslim) di mata hukum dan undang-undang negara.

jauh sebelum itu, tokoh pemikir masyhur Sir Muhammad Iqbal ketika ditanya oleh Jawaharlal Nehru, Perdana Menteri India waktu itu, perihal Ahmadiyah dengan tegas menjawab bahwa wahyu kenabian sudah final dan siapapun yang mengaku dirinya nabi penerima wahyu setelah Muhammad saw adalah pengkhianat kepada Islam: “No revelation the denial of which entails heresy is possible after Muhammad. He who claims such a revelation is a traitor to Islam” (Lihat: Islam and Ahmadism, cetakan Islamabad: Da‘wah Academy, 1990, hlm. 8).

Seorang ulama India yang paling disegani pada zamannya, Syed Abul Hasan Ali an-Nadwi, sesudah mempelajari secara intensif dan objektif perjalanan hidup dan ‘evolusi’ Mirza Ghulam Ahmad dari seorang santri sederhana hingga menjadi pembela agama (1880) dan mengaku imam mahdi alias masih maw‘ud (1891) serta menganggap menyimpulkan bahwa gerakan Ahmadiyah ini hanya menambah beban pekerjaan rumah umat Islam, memecah-belah mereka, dan membikin masalah umat kian rumit (Lihat: Qadianism: A Critical Study, cetakan Lucknow 1980, hlm. 155). Bahwa esensi ajaran Ahmadiyah adalah klaim kenabian Mirza Ghulam Ahmad juga disimpulkan oleh Yohanan Friedman, peneliti dari Hebrew University of Jerusalem, dalam bukunya, Prophecy Continous: Aspects of Ahmadi Religious Thought and Its Medieval Background, Berkeley: University of California Press, 1989, hlm. 119, 181 dan 191. dirinya nabi (1901),

Pada tahun 1980 Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang waktu itu dipimpin Buya Hamka telah pun menetapkan bahwa aliran Ahmadiyah berada di luar Islam, sesat lagi menyesatkan, dan orang yang menganutnya adalah murtad alias keluar dari Islam (No.05/Kep/Munas/II/MUI/1980). Ketetapan tersebut ditegaskan kembali pada bulan Juli 2005 dalam fatwa resmi MUI yang ditandatangani oleh Prof. Dr. H. Umar Shihab dan Prof. Dr. H.M. Din Syamsuddin. Kemudian Dirjen Bimas Islam Departemen Agama melalui surat edarannya tahun 1984 telah menyeru seluruh umat Islam agar mewaspadai gerakan Ahmadiyah.

Terakhir, 16 April 2008 lalu Bakorpakem (Badan Koordinasi Pengawas Aliran Kepercayaan Masyarakat) menyatakan Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) sebagai kelompok sesat dan oleh karenanya merekomendasikan perlunya diberi peringatan keras lewat suatu keputusan bersama Menteri Agama, Jaksa Agung, dan Menteri Dalam Negeri (sesuai dengan UU No 1/PNPS/1965) agar Ahmadiyah menghentikan segala aktivitasnya. Menurut Kepala Badan Litbang dan Diklat Depag, Atho Mudzhar, yang juga Ketua Tim Pemantau, selama tiga bulan Bakorpakem memantau 55 komunitas Ahmadiyah di 33 kabupaten. Sebanyak 35 anggota tim pemantau bertemu 277 warga Ahmadiyah. Ternyata, ajaran Ahmadiyah masih menyimpang. Di seluruh cabang, Mirza Ghulam Ahmad (MGA) tetap diakui sebagai nabi setelah Nabi Muhammad saw. Selain itu, penganut Ahmadiyah meyakini bahwa kitab Tadzkirah adalah kumpulan wahyu yang diterima MGA.
____________________________________________________

Ahmadiyah Menipu ! (Lima Perkara Tolak Ahmadiyah)

Oleh : Hb. Muhammad Rizieq Syihab.
Membaca tulisan Shamsir Ali di Republika, Jum’at 23 Mei 2008, yang berjudul Ahmadiyah Menjawab, saya memandang perlu untuk menanggapi, karena penuh dengan penipuan dan penyesatan.

Shamsir Ali hanya mengemukakan ”sejumlah persamaan” antara Ahmadiyah dan Islam, sambil menyembunyikan ”segudang perbedaan” antara keduanya, lalu mengambil kesimpulan bahwa Ahmadiyah sama dengan Islam. Padahal, kita sama tahu bahwa adanya persamaan antara Ahmadiyah dan Islam tidak berarti bahwa Ahmadiyah itu sama dengan Islam, sebagaimana banyaknya persamaan antara monyet dan manusia tidak berarti monyet itu sama dengan manusia.

Disini, saya akan menyoroti tulisan Shamsir Ali terkait 5 (lima persoalan).

Pertama, soal kenabian. Ahmadiyah memang mengakui bahwa Muhammad saw adalah Nabi dan Rasul, tapi Ahmadiyah tidak mengakuinya sebagai Penutup Para Nabi. Kalau pun Ahmadiyah mengakui Nabi Muhammad saw sebagai Khaatamun Nabiyyiin, tapi dengan makna Stempel Para Nabi atau Semulia-mulianya Para Nabi, bukan dengan arti Penutup Para Nabi. Kalau pun Ahmadiyah terkadang menerima Muhammad sebagai Penutup Para Nabi, tapi dibatasi hanya nabi yang bawa syariat yang ditutup, sedang nabi yang tidak bawa syariat tetap ada sampai akhir zaman.

Dalam kitab Tadzkirah hal 493 brs 14 tertulis bahwa Mirza Ghulam Ahmad (MGA) dijadikan sebagai Rasul, dan di hal 651 brs 3 tertulis bahwa Allah memanggil MGA dengan panggilan Yaa Nabiyyallaah (Wahai Nabi Allah).
Shamsir Ali pura-pura memuji Nabi Muhammad saw sebagai Nabi yang istimewa dan termulia, padahal dalam kitab Tadzkirah hal 192, 368, 373, 496 dan 579 disebutkan bahwa MGA adalah makhluk terbaik di alam semesta yang mendapat karunia Allah yang tidak pernah didapat oleh selainnya. Selain itu, Shamsir Ali menyatakan bahwa MGA adalah Al-Masih, padahal dalam Tadzkirah disebutkan bahwa MGA bukan hanya Al-Masih, tapi MGA adalah Al-Masih putra Maryam ( Hal 192, 219, 222, 223, 243, 280, 378, 380, 387, 401, 496, 579, 622, 637 dan 639). Disini, Shamsir Ali berusaha menyembunyikan ”keanehan aqidah” nya.

Tidak sampai disitu ”keanehan aqidah” Ahmadiyah. Dalam kitab Tadzkirah hal 412 brs 2 dan hal 436 brs 2-3 tertulis bahwa MGA disamakan dengan anak Allah, dan di hal 636 brs 13 disamakan pula dengan ’Arsy. Lebih dari itu, Tadzkirah menyebutkan bahwa kedudukan MGA sama dengan ketauhidan dan keesaan Allah (Hal 15, 196, 223, 246, 368, 276, 381, 395, 496, 579, 636). Lalu MGA menyatu dengan Allah dan menjadi Allah, lalu MGA lah yang menciptakan langit dan bumi (Hal 195-197, 696 dan 700). Sedang di hal 51 brs 4 tertulis firman Allah kepada MGA Yaa Ahmad yatimmu ismuka wa laa yatimmu ismii (Hai Ahmad, sempurna namamu, dan tidak sempurna nama-Ku). Lihat juga di hal 245, 277 dan 366.

Kedua, soal Kitab Suci. Ahmadiyah memang mengakui bahwa Al-Qur’an adalah Kitab Suci yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw, tapi Ahmadiyah tidak mengakuinya sebagai Kitab Suci terakhir. Kalau pun Ahmadiyah mengakui Al-Qur’an sebagai Kitab Suci terakhir, tapi dibatasi hanya sebagai wahyu syariat yang terakhir, sedang wahyu non syariat tetap ada sampai akhir zaman. Menurut Ahmadiyah bahwa kitab Tadzkirah adalah kumpulan wahyu suci dari Allah SWT kepada MGA yang kedudukannya sama dengan kitab suci.

Shamsir Ali boleh mengelak tentang penisbahan penulisan Tadzkirah kepada MGA, tapi dia tidak bisa memungkiri bahwa isi kandungan Tadzkirah memang berasal dari MGA, karena isi Tadzkirah – menurut Ahmadyah – adalah kumpulan wahyu Allah SWT kepada MGA. Dan dia juga tidak bisa mengelak bahwa yang tulis, cetak, perbanyak dan sebarluaskan Tadzkirah ke seluruh dunia adalah Ahmadiyah sendiri. Dalam 12 poin komitmen Ahmadiyah – Departemen Agama RI tertanggal 14 Januari 2008 dinyatakan bahwa Tadzkirah adalah catatan pengalaman rohani MGA.

Penting diketahui, bahwa di awal kitab Tadzkirah tertulis bahwa Tadzkirah adalah Wahyun Muqoddas (Wahyu yang suci). Di hal 43 brs 8, tertulis ucapan MGA Khoothobani Robbii wa Qoola (Tuhanku bicara langsung kepadaku dan berfirman). Di Hal 278, 369, 376 dan 637 tertulis bahwa Allah menurunkan Tadzkirah di sekitar Qodiyan. Di hal 668 brs 12 tertulis bahwa MGA sama dengan Al-Qur’an dan dia akan mendapatkan Al-Furqon.

Nah, bagaimana bisa disamakan antara Islam yang beriman bahwa Muhammad adalah Penutup Para Nabi dan bahwa Al-Qur’an adalah Kitab Suci terakhir, dengan Ahmadiyah yang ”beriman” bahwa setelah Muhammad saw ada nabi baru bernama MGA, dan bahwa setelah Al-Qur’an ada kitab suci baru bernama Tadzkirah yang diturunkan kepada MGA di Qodiyan – India ? Bagaimana pula bisa disamakan antara Islam yang beraqidahkan lurus dan benar, dengan aqidah aneh Ahmadiyah yang meyakini bahwa MGA makhluq yang termulia, dan namanya lebih sempurna dari nama Allah, serta bahwa MGA sama dengan ’Arsy dan anak Allah, bahkan menyatu dengan Allah dan jadi Allah ? Ini adalah persoalan Ushuluddin yang sangat prinsip dan mendasar.

Ketiga, soal Ahmadiyah antek kolonialisme, bukan fitnah, tapi MGA sendiri yang mengaku. Dalam kitab Ruhani Khazain yang merupakan kumpulan karya MGA, Vol 3 Hal 21, MGA menyatakan kesediaan berkorban nyawa & darah bagi Inggris yang saat itu menjajah India. Dan di hal 166 pada Vol yang sama, MGA mewajibkan berterima-kasih kepada Inggris yg diakui sebagai pemerintah yg diberkahi. Di Vol 8 Hal 36, MGA mengaku sbg Pelayan Setia Inggris, lihat juga di Vol 15 Hal 155 & 156. Dan puncaknya di Vol 16 Hal 26 dan Vol 17 Hal 443, MGA menghapuskan Hukum Jihad.

Perlu dicatat, bahwa di tahun 1857, tatkala terjadi pemberontakan besar yang dilakukan kaum muslimin India terhadap penjajah Inggris, ayah MGA yang bernama Ghulam Murtaza (Murtadha) ikut dalam pasukan Inggris untuk membantai kaum muslimin. Hal ini MGA sendiri yang cerita dalam kitab Tuhfah Qaishariyah Hal.16.

Dan itulah sebabnya Ahmadiyah disayang dan dipelihara Inggris hingga hari ini. Dan itu pula yang menjadi sebab Belanda tertarik untuk menghadirkan Ahmadiyah di Indonesia pada tahun 1925. Para Pelajar Jawa – Sumatera di India yang disebut-sebut Shamsir Ali sebagai pembawa Ahmadiyah ke Indonesia hanya kamuflase. Intinya mereka adalah antek Belanda.Dalam sejarah perjuangan melawan penjajah Belanda, Inggris, Portugis dan Jepang di Indonesia tidak ada seorang Ahmadiyah pun yang terlibat. Ada pun nama seorang Ahmadiyah yang disebut-sebut Shamsir Ali sebagai anggota Panitia Pemulihan Pemerintahan RI dan mendapat Bintang Jasa Kehormatan dari Pemerintah RI masih harus diteliti dan diperiksa kebenarannya. Kalau pun benar, itu tidak berarti menjadi bukti kebenaran Ahmadiyah. Banyak antek penjajah saat menjelang kemerdekaan RI balik badan secara tiba-tiba untuk mendukung pemerintah RI. Mereka menyalip di tikungan dan menjadi pahlawan kesiangan. Mereka adalah para pengkhianat yang mencari selamat dan manfaat.

Keempat, soal legalitas Ahmadiyah di Indonesia. Memang, Ahmadiyah pernah dilegalkan berdasarkan SK Menteri Kehakiman RI No. JA / 23 / 13 tgl 13 Maret 1953 yang kemudian dimuat dalam Tambahan Berita Negara RI No.26 tgl.31 Maret 1953. Tapi patut diperhatikan, bahwa SK tersebut sudah kadaluwarsa dan secara hukum tidak berlaku dengan adanya Perpres No.1 Th.1965 tentang Penodaan Agama dan KUHP Psl. 156a tentang Penistaan Agama. Karenanya, legitimasi Ahmadiyah terus dikoreksi secara bertururt-turut melalui berbagai SK yang melarang Ahmadiyah di berbagai daerah, antara lain : SK Kejari Subang – Jabar Th.1976, SK Kejati Sulsel Th.1977, SK Kejari Lombok Timur Th.1983, SE Dirjen Bimas Islam – Depag RI Th.1984, SK Kejari Sidenreng – Sulsel Th.1986, SK Kejari Kerinci – Jambi Th.1989, SK Kejari Tarakan – Kaltim Th.1989, SK Kejari Meulaboh – Aceh Barat Th.1990, SK Kejati Sumut Th.1994, SKB Muspida Kuningan – Jabar Th.2003, SKB Muspida Bogor – Jabar Th.2005, Rekomendasi Bakorpakem 18 Jan 2005 & 16 April 2008.

Kelima, soal prestasi dunia Ahmadiyah. Shamsir Ali begitu bangga dengan banyaknya cabang Ahmadiyah di dunia, pembangunan tempat ibadah, sekolah, stasiun televisi, dan sebagainya. Lalu Shamsir Ali menjadikan semua itu sebagai bukti kebenaran Ahmadiyah. Itu sama sekali tidak berarti, karena tidak menjadi bukti kebenaran Ahmadiyah. Apakah keberhasilan Yahudi dan Nashrani di dunia berarti bahwa mereka benar dan lurus ?! Sekali-kali tidak. Begitu juga keberhasilan Ahmadiyah. Itu semua adalah istidraaj.

Selain itu, tercatat dalam sejarah, sebagaimana dinukilkan oleh ulama terkenal Pakistan, DR. Ihsan Ilahi Zhahir, dari berbagai sumber Ahmadiyah sendiri melalui kitabnya Al-Qadiyaniyah Diraasaat wa Tahliil, bahwa pada tanggal 15 April 1907, MGA menulis bahwa Surat Mubaahalah (saling sumpah dan siap untuk dilaknat) kepada Asy-Syeikh Abul Wafa Tsanaa-allah Al-Amrtasri rhm. Dalam Mubaahalah disebutkan bahwa Si Pendusta akan terkena kolera, dan mati hina dilaknat Allah SWT, sedang Si Jujur akan tetap hidup saat kematian Si Pendusta. Faktanya, selang13 bulan 11 hari, tepatnya pada tanggal 26 Mei 1908, MGA mati akibat kolera, bahkan sebagian sumber sejarah menyatakan bahwa MGA mati di WC saat buang-buang air tiada henti seharian. Sedang Si Jujur Syeikh Tsanaa-allah rhm tetap hidup sampai 40 tahun setelah kematian Si Pendusta MGA Al-Kadzdzaab. Alhamdulillah.

Akhirnya, saya ingin menegaskan bahwa Islam sangat menghargai Kebebasan Beragama, tapi Islam tidak pernah mentolerir Penodaan Agama. Islam mengharamkan pemaksaan umat agama lain untuk masuk ke dalam agama Islam, bahkan mengharamkan segala bentuk penghinaan dan gangguan terhadap umat agama lain. Dalam pandangan Islam, bahwa agama lain seperti Kristen , Budha dan Hindu, memiliki agama dan konsep ajaran sendiri, sehingga mereka mesti dihargai dan dihormati, serta tidak boleh diganggu selama mereka tidak mengganggu Islam. Inilah Kebebasan Beragama. Sedang Ahmadiyah mengatasnamakan Islam tapi menyelewengkan ajaran Islam, sehingga mereka sudah menyerang, mengganggu dan merusak Islam. Itulah Penodaan Agama. Karenanya, mereka mesti dilawan dan dilenyapkan untuk menjaga kemurnian ajaran Islam. (kn/slm)

33 Tanggapan to “Ahmadiyah Antek Kolonialisme Berkedok Islam”

  1. safri4di berkata

    thx nice inpo.. Nitip bro, Kamu Pemenang TELKOMSELPoin Jul-Des 2010??? http://safri4di.wordpress.com/2011/02/07/pemenang-telkomselpoin-periode-juli-desember-2010-apakah-salah-satunya-kamu/

  2. Andrea berkata

    wkwkwkwkwk! Habib Rizieq… km punya mobil Nissan buatan negara kafir…huakakakakakkk….buat sendiri noh mobilmu, hpmu!!

  3. Abimanyu berkata

    Assalamu alaikum,

    Tulisan yang sangat2 tidak objektif..penuh muatan menyudutkan Ahmadiyah dan sumbernya dari para penentang Ahmadiyah. Coba kapan2 K@barnet memunculkan tulisan atau bantahan hal serupa dari pihak Ahmadiyah..apakah K@barnet mau?
    Jazakumullah.

  4. Virgin berkata

    @Abimanyu
    Wa alaikum salam wr.wb.

    Salam kenal buat Anda,
    Sepertinya Anda baru bergabung di blog K@barNet. Coba Anda baca seluruh artikel tentang Ahmadiyah, disitu ada juga beberapa komentar dari mereka.

    Atau kalau Anda ingin mengikuti bagaimana misionaris2 juru kampanye Ahmadiah “dihabisi” oleh pemuda2 muslim maka Anda bisa mengikuti forum “Islam vs Ahmadiyah” yang disediakan oleh Admin blog ini (Link-nya tertera di bagian atas halaman blog K@barNet).

    Terima kasih, Wassalam.

  5. PENGIKUT AHMADIYAH ITU BUKAN PENGIKUT AJARAN SESAT, KALAU SESAT ITU ORANG YANG MEMPERCAYAI SESUATU HAL YANG DIKIRA BENAR TERNYATA PENDAPATNYA SALAH!!

    KALAU AJARAN AHMADIYAH ITU BUKAN SESAT TETAPI AJARAN ORANG BODOH ATAU BAHASA LAIN ISTILAHNYA BEBAL YANG DIKARENAKAN SAKIT JIWA ATAU INGATAN.

    DAN INI SEMUA TERJADINYA POLA FIKIR BEBAL KARENA DARI FAKTOR SANANYA.BAGAIMANA KALAU ADA ORANG GILA DIAJAK MENGIKUTI SEBUAH FORUM KOMUNIKASI ATAU APAPUN BENTUKNYA YA TETAP SAJA TIDAK BISA MEMAHAMI

    DAN DI ISLAM SENDIRI BAGI ORANG GILA ( SAKIT JIWA) TIDAK MENANGGUNG KONSKWENSI ATAS PERBUATANYA DIHADAPAN GUSTI INGKANG MOHO KUOSA,

    KALAU KELOMPOK AHMADIYAH YANG ADA DI INDONESIA SEMUANYA HARUS DIBINA DIRUMAH SAKIT JIWA DAN KALAU TIDAK ADA INDIKASI KELAINAN JIWANYA WAJIB ATAS BAGINYA DIPOTONG LEHERNYA SEBAGAIMANA INDONESIA PERNAH MENGGOROK ORANG-ORANG PKI YANG TERKENA FITNAH YANG BELUM TENTU DINYATAKAN BERSALAH

  6. Soetrisno berkata

    Waspadalah dengan kelompok yang mengatas namakan Gerakan Islam LIberal,AKKBB,Pluralisme mereka adalah antek-antek Zionisme dan pemicu utama terjadinya konflik agama di Indonesia.

    Orang-orang yang sering mengomentari keberadaan Ahmadiyah atau ikut-ikutan mendukung paham Ahmadiyah di media TV wajib hukumnya untuk dibunuh, mereka sesunggunya tidak jauh dari misi “PROVOKASI”

    mereka adalah kelompok yang menerima bayaran dari asing, baik ada yang dari ormas,individu,atau dari intitusi negara.

    Mereka sadar kalau dirinya menerima imbalan atas komentarnya terhadap fenomina kekerasan yang terjadi di tanah air.

    Untuk menghentikan semua bentuk teror saya harapkan semua media TV jangan mendatangkan “Provokator terselubung” sebagai nara sumber.

    Bangsa Indonesia sekarang ini berada dipuncak kebingungan dalam menghadapi informasi yang tidak akurat dengan kenyataanya yang ada dilapangan

    Dan media sendiri merupakan senjata paling spektakuler bagi kepentingan gerakan Freemasonri dengan sel-sel Zionisme yang berbenderakan Neo-Liberal yang banyak melibatkan komponen bangsa salah satunya Islam garis Liberal,AKKBB,atau organisasi masyarakat yang berkedok Pluralisme.

    Waspadailah dengan gerakan-gerakan tersebut diatas mereka adalah bagian dari Konspirasi Global untuk mempercepat pertikaian masal sebagaimana yang ada di dukumen protikol Zion,

  7. BIMA HARUS berkata

    Pesanku untukmu indonesiaku.

    Waspadalah dengan kelompok yang mengatas namakan Gerakan Islam LIberal,AKKBB,Pluralisme mereka adalah antek-antek Zionisme dan pemicu utama terjadinya konflik agama di Indonesia.

    Orang-orang yang sering mengomentari keberadaan Ahmadiyah atau ikut-ikutan mendukung paham Ahmadiyah di media TV wajib hukumnya untuk dibunuh, mereka sesunggunya tidak jauh dari misi “PROVOKASI”

    mereka adalah kelompok yang menerima bayaran dari asing, baik ada yang dari ormas,individu,atau dari intitusi negara.

    Mereka sadar kalau dirinya menerima imbalan atas komentarnya terhadap fenomina kekerasan yang terjadi di tanah air.

    Untuk menghentikan semua bentuk teror saya harapkan semua media TV jangan mendatangkan “Provokator terselubung” sebagai nara sumber.

    Bangsa Indonesia sekarang ini berada dipuncak kebingungan dalam menghadapi informasi yang tidak akurat dengan kenyataanya yang ada dilapangan

    Dan media sendiri merupakan senjata paling spektakuler bagi kepentingan gerakan Freemasonri dengan sel-sel Zionisme yang berbenderakan Neo-Liberal yang banyak melibatkan komponen bangsa salah satunya Islam garis Liberal,AKKBB,atau organisasi masyarakat yang berkedok Pluralisme.

    Waspadailah dengan gerakan-gerakan tersebut diatas mereka adalah bagian dari Konspirasi Global untuk mempercepat pertikaian masal sebagaimana yang ada di dukumen protikol Zion,

  8. Yudi berkata

    Kebenaran yang hakiki hanyalah milik Allah.
    Sudah menjadi sunatullah, jika datang seorang nabi untuk membawa kebenaran akan senan tiasa ditolak, dan yang paling besar melakukan penolakan adalah ulama-ulama yang hidup pada jaman itu, coba lihat sejarah nabi-nabi sebelumnya, apakah mereka langsung diterima?
    Pengikut-pengikut Ahmadiyah bukanlah orang-orang bodoh atau gila, banyak dari anggota Ahmadiyah yang berpendidikan tinggi.
    Islam tanpa Jemaat bukan Islam, Jemaat tanpa Imam bukanlah Jemaat.
    Dari semua golongan islam, hanyalah Jemaat Ahmadiyah yang mempunyai Khalifah.

  9. Abimanyu berkata

    @Mbah Rekso..(maaf) saya Rasa Anda adalah orang Islam yang berpikiran dangkal dan Kerdil..tidak bisa melihat bagaimana Ahmadiyah berdakwah di Negara2 Amerika dan Eropa untuk memuliakan Islam sebagai agama yang penuh cinta kasih..bukan Islam yang selalu bermusuhan dengan Umat lain.
    @Virgin..saya sudah lama mengikuti debat Islam vs Islam Ahmadiyah..hasilnya saya simpulkan..hujah2 Ahmadiyah (terutama Kedung halang dan Abah Anom) lebih bisa diterima oleh akal sehat daripada para penentang (Tommy, Logika dll) yang (maaf) argumennya cuma berkambing hitamkan..KALAU ALLAH BERKEHENDAK..MAU APA??.Para Penentang Ahmadiyah selalu berargumen..kalau Allah berkehendak Nabi Isa masih hidup di langit tanpa makan dan minum..nabi Isa akan turun dengan tubuh kasar dari langit lalu akan membunuh semua Babi di seluruh Dunia dan nabi Isa akan mematahkan semua Salib di seluruh Dunia..sama sekali tidak mau menggunakan akal sehat yang dikaruniai Allah untuk mencari yang sesuai dengan Sunatullah (kebiasaan dan hukum2 Alam Allah).
    Yang saya pertanyakan di tulisan saya point 3 adalah bahwa Admin Kabarnet ini lebih banyak berpihak kepada para penentang Ahmadiyah daripada membela Ahmadiyah.,namun demikian saya tetap harus berterima kasih karena selama ini tulisan2 orang Ahmadiyah tidak dihapus jadi bisa dikatakan masih cukup fair. Biar masing2 orang yakin dengan apa yang sesuai dengan keyakinannya..karena Allah juga yang menetapkan untuk kita keyakinan yang sesuai dengan fitrah kita.
    Jazakumullah.

  10. Virgin berkata

    @Abimanyu
    Sy berharap anda bisa menggantikan rekan2 seagama anda yang “kabur” melarikan diri dari perdebatan dengan umat Islam di forum “Islam vs Ahmadiyah” karena kehabisan hujjah. Forum tersebut sekarang menjadi kurang menarik karena rekan2 seagama anda sudah tidak ada lagi.
    Terima kasih.

  11. Abimanyu berkata

    @Virgin..saya pikir bukannya mereka kabur tapi masih menahan diri dari mengkomentari tulisan2 yang mungkin tidak begitu mendekati kajian utama. Sudah begitu banyak hujah2 rekan2 saya tentang Ahmadiyah..tinggal kita (Anda terutama) bagaimana mensikapinya. Tapi saran saya..berdamailah dalam perbedaan kita..karena perang karbala yang melibatkan para sahabat dan cucu Nabi juga terjadi karena mereka lebih mengutamakan perbedaan daripada berdamai dalam perbedaan. Bukankah Allah menurunkan dien ini bernama ISLAM yang artinya KESELAMATAN atau KEDAMAIAN?

  12. ironman berkata

    Assalamualaikum, saya ingin menanggapi komentar dr saudara2 semua. Setau saya di dlm al quran Allah swt berkata bahwa islam akan terbagi ke dalam 83 golongan dan hanya 1 golongan yg benar. Masalahnya disini adalah kita tidak tau golongan mana yg benar, krn hanya allah yg mengetahuinya. Jadi sebagai manusia lbh baik kita terus mencari kebenaran tsb tanpa menyalahkan apalagi menyesatkan golongan lain, krn sbg manusia kita tdk memiliki hak utk itu. Buat apa kita meributkan perbedaan (pdhl Allah sndiri mmg telah menjanjikan akan trjadi perbedaan paham diantara umat islam)?? Berlapangdadalah dlm menerima perbedaan krn perbedaan adlh suatu hal yg manusiawi. Selalu ingat bahwa tdk prnh ada paksaan dlm menerima ajaran agama dan Allah sgt mencintai kedamaian. Maka dr itu kitapun hrs berusaha agar dicintai Allah. Wassalamualaikum

  13. KarDos berkata

    @Ironman

    Asssalamu alaikum wa rahmatrullahi wa barakatuh

    Umat Islam dimanapun mereka berada sudah terbiasa hidup berdampingan secara rukun dan damai dengan umat agama2 lain dan dengan non-muslim yang mempunyai ajaran dan keyakinan yg beragam. Ini sudah sesuai dengan prinsip ajaran Islam : “La ikraha fiddin” (Tidak ada paksaan dalam beragama), dan “Lakum dinukum wa liya dien” (Untukmu agamamu, dan untukkulah agamaku”.).

    Bagi umat Islam, yang menjadi masalah dengan Ahmadiyah bukan hanya kesesatan ajarannya. Karena faktanya banyak aliran2 sesat “berbau Islam” namun tidak pernah terjadi konflik berkepanjangan dengan umat Islam. Namun dengan Jemaat Ahmadiyah, yg menjadi masalah adalah :

    ▬► AGRESIFITAS JEMAAT AHMADIYAH DALAM MENYEBAR-LUASKAN KESESATAN AJARAN MEREKA DENGAN MENJADIKAN KALANGAN UMAT ISLAM YG MASIH RENDAH PENGETAHUAN AGAMANYA SEBAGAI TARGET PENYESATAN. ◄▬

    Inilah yg menjadi sebab konflik antara Ahmadiyah dengan umat Islam di seluruh dunia. Aktifitas Jemaat Ahmadiyah ini adalah program penyesatan umat dan akidah Islam, yg tertata secara sistimatis terorganisir dan dengan dukungan dana dari “para khalifah generik” mereka di Inggris.

    Wassalam wr.wb.

  14. KarDos berkata

    ironman berkata
    13/02/2011 pada 00:18

    Dst….
    Masalahnya disini adalah kita tidak tau golongan mana yg benar, krn hanya allah yg mengetahuinya. Jadi sebagai manusia lbh baik kita terus mencari kebenaran tsb tanpa menyalahkan apalagi menyesatkan golongan lain, krn sbg manusia kita tdk memiliki hak utk itu.
    Dst…

    .

    @Ironman

    Assalamu alaikum wr.wb.

    Saudaraku,
    Saya setuju dengan tulisan Anda yang intinya mengatakan bahwa manusia tidak berhak menganggap sesat atau mengkafirkan seseorang. Anda benar, karena sesungguhnya yang berhak mengkafirkan seseorang itu hanyalah Allah semata. Namun, bagaimana cara Allah membenarkan atau mengkafirkan seseorang? Apakah Allah akan memerintahkan malaikat untuk berteriak sekeras-kerasnya dan berkata: “Hai Johny… engkau telah tersesat dan kafir !!” Apakah begitu cara Allah?

    Tentu saja tidak, bukan begitu.

    Allah mempunyai CARA dalam mengkategorikan apakah seseorang itu kafir atau tidak. Cara Allah itu adalah dengan membuat KETENTUAN-2 dan KETETAPAN-2 dan HUKUM-2 yg tertulis didalam Al-Qur’an dan Hadits yang harus ditaati oleh semua makhluk. Barangsiapa berperilaku sesuai dengan Ketentuan dan Ketetapan dan Hukum Allah maka dia adalah seorang muslim dan/atau seorang yang berjalan dalam kebenaran. Sedangkan barangsiapa yang melanggar, menentang, (atau berperilaku, atau melakukan sesuatu yang berlawanan) dengan Ketentuan dan Ketetapan dan Hukum Allah maka dia telah keliru, tersesat, berdosa, atau kafir dst. dst. tergantung dari sebesar apa ketentuan/hukum Allah yang telah dilanggarnya. Begitulah cara Allah menentukan apakah seseorang itu benar atau salah, muslim atau kafir.

    Jadi dengan cara merujuk pada AlQur’an dan Hadis kita manusia BISA MENGETAHUI apakah seseorang (atau suatu kaum) itu benar atau salah, muslim atau kafir, dsb.

    Selanjutnya, kalau Anda dan saya (dan kita semua) ingin mengetahui apakah orang India bernama Mirza Ghulam Ahmad (MGA) yang dianggap “nabi” oleh kaum ahmadiyah terkategori sebagai Muslim atau Kafir, marilah kita lakukan pengujian dengan cara merujuk kepada AlQur’an.

    Sebagai bahan ujian, maka marilah kita merujuk kepada Ketentuan dan Ketetapan Allah dalam Surat Al-Ikhlas sbb:

    قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

    1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa.

    اللَّهُ الصَّمَدُ

    2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.

    لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ

    3. DIA TIADA BERANAK DAN TIDAK PULA DIPERANAKKAN,

    وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُواً أَحَدٌ

    4. DAN TIDAK ADA SEORANGPUN YANG SETARA DENGAN DIA”.

    Demikianlah, Surah Al-Ikhlas diatas adalah Ketentuan dan Ketetapan Allah yang tidak boleh dilanggar. ▬►Maka barangsiapa siapa MELANGGAR Ketentuan dan Ketetapan diatas adalah KAFIR. ◄▬

    Selanjutnya, marilah kita bersama-sama menguji apakah “nabi” dan pendiri ahmadiyah Mirza Ghulam Ahmad terkategori sebagai Muslim atau Kafir dengan cara membandingkan Surah Al-Ikhlas tersebut diatas dengan “wahyu” yang diklaimnya diterima dari Allah dan tertulis dalam Kitab suci mereka Tadzkirah sbb:

    a) Pada Halaman: 636

    Mirza Ghulam Ahmad mengatakan bahwa DIRINYA ADALAH BAGIAN DARI DZAT ALLAH, atau BERASAL DARI DZAT ALLAH, dan bahwa ALLAH BERANAK.

    Untuk menguatkan ucapannya dia mengatakan bahwa “wahyu” yang diterimanya berbunyi sbb (sebagaimana tertulis dalam Kitab Tadzkirah Halaman 636, dan silahkan Anda baca sendiri):

    أ نْتَ مِنِّى بِمَنْزِلَةِ وَلَدِىْ

    “Anta MINNI bimanzilati WALADI”

    Yang diterjemahkan sebagai:
    “Kamu di sisi-Ku pada kedudukan anak-Ku”.

    (Kata “MINNI” seharusnya diterjemahkan sebagai “BERASAL DARIKU” sebagaimana tertulis dalam kitab Tadzkirah yg asli dalam bahasa campuran Urdu dan Arab, karena MIN dalam bhs Arab berarti DARI)

    b) Dalam kitab Tadzkirah yang berbahasa Urdu dan Arab Halaman 581, tertulis sbb:

    - كِتَابْ تَذْكِرَة (ص 581):
    يَا قَمَر يَا شَمْس أَنْتَ مِنِّي وَ أَنَا مِنْكَ

    “Ya Qamar Ya Syams Anta minni wa Ana minka”

    Artinya:
    “Wahai Bulan (Allah memanggil MGA dengan sebutan Wahai Bulan) Wahai Matahari (Allah memanggil MGA dengan sebutan Wahai Matahari), Engkau adalah bagian dariKu dan Aku adalah bagian darimu”.

    “Anta minni wa Ana minka”, kalau diterjemahkan kdlm bahasa Inggris (karena bhs Inggris lebih mampu menjelaskan maksud kata-kata Arab daripada bahasa Indonesia) maka artinya adalah:

    You (MGA) are part of Me (Allah), and I am (Allah) part of You (MGA).

    Maksudnya: Dzat MGA adalah bagian dari Dzat Allah, dan juga sebaliknya Dzat Allah adalah bagian dari Dzat MGA.

    Dari contoh diatas telah terjadi pelanggaran Ketentuan dan Ketetapan Allah SWT sbb:

    1. Allah dikatakan Beranak.
    2. Dzat Allah dikatakan berasal dari Mirza Ghulam Ahmad, dan juga sebaliknya Dzat Mirza Ghulam Ahmad berasal Dzat Allah.

    Silahkan Anda menguji pelanggaran Ketetapan/Ketentuan Allah diatas dan menghubungkannya dengan Ayat 3 dan 4 dari Surah Al-Ikhlas. Kemudian setelah itu, silahkan Anda sendiri yang menyimpulkan apakah Mirza Ghulam Ahmad terkategori sebagai Muslim atau (maaf) Kafir.

    Semoga kita semua selalu mendapat Hidayah Allah SWT, amin.

    Wassalamu alaikum wr. Wb.

  15. KarDos berkata

    @Muslimin

    Assalamu alaikum wr.wb.

    Berdasarkan pengalaman berdebat dengan para misionaris agama ahmadiah, faktanya mereka rata2 adalah juru kampanye yang pintar ngeles, pintar berkelit, atau berkilah dengan cara dan dalih apapun untuk MEMAKSAKAN PEMBENARAN (bukan untuk mencari kebenaran).

    Dari pengalaman tersebut saya memprediksi bahwa, kalau ada komentar balik dari para misionaris ahmadiah atas komentar saya di atas, biasanya mereka akan mengatakan: “Oohh… itu kan hanya kata2 kiasan saja”. Atau : “Ooohh… Itu kan hanya metafora saja… maksud sebenarnya kan bukan begitu”.

    Untuk memaksakan pembenaran, para misionaris ahmadiah biasanya ngeles/berkelit dengan “menjual” ayat2 yang mengandung kata2 KIASAN seperti beberapa contoh berikut ini :

    Ya-Sin (36) : 83

    فَسُبْحَانَ الَّذِي بِيَدِهِ مَلَكُوتُ كُلِّ شَيْءٍ وَإِلَيْهِ تُرْجَعُونَ

    36.83. Maka Maha Suci (Allah) yang di TANGAN-Nya kekuasaaan atas segala sesuatu dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
    __________________________________

    Saad (38) : 75

    قَالَ يَا إِبْلِيسُ مَا مَنَعَكَ أَن تَسْجُدَ لِمَا خَلَقْتُ بِيَدَيَّ أَسْتَكْبَرْتَ أَمْ كُنتَ مِنَ الْعَالِينَ

    38.75. Allah berfirman: “Hai iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Ku-ciptakan dengan kedua TANGAN-Ku. Apakah kamu menyombongkan diri ataukah kamu (merasa) termasuk orang-orang yang (lebih) tinggi?”.
    _________________________________

    Al-Fath (48) : 10

    إِنَّ الَّذِينَ يُبَايِعُونَكَ إِنَّمَا يُبَايِعُونَ اللَّهَ يَدُ اللَّهِ فَوْقَ أَيْدِيهِمْ فَمَن نَّكَثَ فَإِنَّمَا يَنكُثُ عَلَى نَفْسِهِ وَمَنْ أَوْفَى بِمَا عَاهَدَ عَلَيْهُ اللَّهَ فَسَيُؤْتِيهِ أَجْراً عَظِيماً

    48.10. Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah . TANGAN Allah di atas TANGAN mereka , maka barangsiapa yang melanggar janjinya niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar.
    ____________________________

    Al-Mulk (67) : 1

    تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

    67.1. Maha Suci Allah Yang di TANGAN-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu,
    _______________________________

    Para misionaris ahmadiah biasanya ngeles/berkelit: “Ayat2 di atas kan juga mengandung KIASAN, masa Allah mempunyai TANGAN?”.

    .
    .
    .

    Jawaban orang berakal adalah:

    Ya! di dalam AlQur’an dan Hadis memang kadang2 terdapat kata2 kiasan, tetapi :

    ▬► Tidak pernah ada Ayat atau Hadis yang mengkiaskan bahwa ALLAH SWT MEMPUNYAI ANAK.

    ▬► Tidak ada Ayat atau Hadis yang mengkiaskan bahwa ALLAH SWT BERASAL DARI MAKHLUK CIPTAAN-NYA.

    ▬► Tidak ada Ayat atau Hadis yang mengkiaskan bahwa ALLAH SWT SEOLAH-OLAH SETARA DENGAN SESUATU.

    Maka para misionaris ahmadiyah, atau siapapun, yang berani lancang memaksakan pembenaran dengan mengkiaskan Allah SWT yang Maha Segalanya bahwa :

    - ALLAH MEMPUNYAI ANAK

    - ALLAH BERASAL DARI MAKHLUK CIPTAAN-NYA.

    - ALLAH SEOLAH-OLAH SETARA DENGAN SESUATU.

    maka jelas terang benderang bahwa dia adalah orang Kafir Penghina Dzat Allah SWT! Dia Bukan Muslim! Dan Dia berada Diluar Islam! Oleh karenanya wajib diperlakukan sebagai Non-muslim.

    Wassalam.

  16. a s t a g a - berkata

    Penipuan Ahmadiyah dengan khayalan JEMAAT INTERNASIONAL dan KHALIFAH OMONG KOSONG

    [Reposting tulisan Sdr. @Tommy dari forum K@barNet ”Islam vs Ahmadiyah”]

    Tommy berkata
    25/01/2011 pada 19:42

    Guys…guys …take it easy

    Ajaran ahmadiyah ini kan menghapus jihad, dengan dalih jihad saghir (perang dengan senjata menurut istilah ahmadiyah) sudah selesai setelah zaman Rasulullah SAW. Yang ada sekarang adalah jihad akbar alias perang melawan hawa nafsu. Intinya Ummat islam dilarang nabi MGA dan khalifah mengangkat senjata melawan kafirin..

    Betapa senangnya kolonial inggris pada waktu itu melihat gerakan islam yang lemah, memble, bisa disuap, diberikan kekuasaan, membela materialisme, dorongan nafsu duniawi..
    Jadi kolonial tidak perlu repot-repot memberangus pejuang-pejuang islam, cukup kasih makan dan tempat enak buat nabi baru maka ummat islam tinggal disetir bagai kerbau dicocok hidung..

    Memangnya kolonial mau berfikir apakah ajaran ahmadiyah bertentangan dengan kristen atau tidak?? WHAT THE HECKK…
    Bagi kolonial yang terpenting adalah wilayah jajahan meluas, ummat islam melemah karena tidak mempunyai wilayah negara dan politik. Cukup dengan khayalan JAMA’AH INTERNASIONAL yang dipimpin Khalifah yang tugasnya :

    -mengirim surat,
    -menulis buku,
    -mengumpulkan candah,
    -menyiapkan pekuburan ahli surga…

    Ahmadiyah, MGA, dan khalifahnya bukan merupakan ancaman bagi kolonial karena hanya berbentuk organisasi dan tidak punya kekuatan apa-apa alias MEMBLE. Kaum kafirin mempunyai rencana jangka panjang menghapuskan perlawanan ummat islam di wilayah jajahan dan meluaskan kepaknya di seluruh dunia..

    Apakah KHALIFAH seperti ini yang diajarkan Rasulullah SAW?

    (bandingkan dengan sistim KEKHALIFAHAN yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW di bawah ini, Pen. )

    Nabi Muhammad mempunyai :
    -wilayah kekuasaan,
    -punya pemerintahan,
    -punya hukum pidana dan perdata,
    -punya pasukan,
    -punya peta wilayah,
    -punya sistim pemerintahan.

    apa yang ditawarkan ahmadiyah??

    Tunduk dan patuh kepada khalifah, benar atau salah khalifah pasti benar. Nanti di yaumil akhir ramai-ramai menunjuk MGA dan penerusnya sebagai penyebar berita bohong. Kedatangan Ahmadiyah justru memperlebar dan menambah kekacauan dalam dunia islam. Persis seperti yang dinubuatkan Nabi Muhammad SAW

    DAJJAL TELAH DATANG WASPADALAH!!

  17. Tommy berkata

    Ironman menulis:

    Setau saya di dlm al quran Allah swt berkata bahwa islam akan terbagi ke dalam 83 golongan dan hanya 1 golongan yg benar.

    Tommy:

    Maaf bung, bisakah anda memberi referensi surat dan ayat apa dalam Alqur’an tertulis seperti itu?

  18. Tommy berkata

    @ Abimanyu menulis

    saya sudah lama mengikuti debat Islam vs Islam Ahmadiyah..hasilnya saya simpulkan..hujah2 Ahmadiyah (terutama Kedung halang dan Abah Anom) lebih bisa diterima oleh akal sehat daripada para penentang (Tommy, Logika dll) yang (maaf) argumennya cuma berkambing hitamkan..KALAU ALLAH BERKEHENDAK..MAU APA?

    Tommy:

    Anda kurang membaca dengan teliti argumen yang saya tampilkan, Masalah Isa As sudah wafat atau masih hidup merupakan ikhtilaf dalam dunia islam. Saya bisa membuktikan pada anda baik dalil Isa AS sudah wafat dan dalil yang menyatakan masih hidup.

    Permasalahan Ahmadiyah adalah adanya manusia seperti Isa AS yang berpangkat Rasul, nabi , mahdi dll dan datang sebagai nabi bayangan setelah Khaatama (al)annabiiyina Muhammad SAW

    Ahmadiyah mengaku beragama islam, tetapi mendustakan ayat-ayat dalam Alqur’an. YAng didustakan adalah dalil QATH’I

  19. Tommy berkata

    ironman berkata
    13/02/2011 pada 00:18

    Dst….
    Masalahnya disini adalah kita tidak tau golongan mana yg benar, krn hanya allah yg mengetahuinya. Jadi sebagai manusia lbh baik kita terus mencari kebenaran tsb tanpa menyalahkan apalagi menyesatkan golongan lain, krn sbg manusia kita tdk memiliki hak utk itu.

    Tommy:

    Apakah anda tahu bahwa ahmadiyah mengatakan NON AHMADI = DILUAR AHAMDIYAH adalah sesat lagi kotor, kafir tidak langsung dan tidak akan bertemu dengan ALLAH SWT?

    Ahmadiyah mengkafirkan orang yang diluar ahmadiyah. Makanya mereka berda’wah kepada ummat islam.. Ini yang bikin ribut…Ahmadiyah mengaku satu-satunya golongan yang benar dan mendapat petunjuk. Selain ahmadiyah adalah sesat lagi kotor

  20. INTEL●▲●MUSLIM berkata

    Awas!

    Agen2 ahmadiah bergentayangan di desa2 menyusup kesana kemari untuk menyesatkan umat islam di pedesaan. Mereka pake sarung dan kopiah, juga mengucapkan asalamualaikum. Ini lebih berbahaya ketimbang yang suka bagi2 sembako dan indomie!

    Waspadalah wahai Umat Islam!

    dari: INTEL●▲●MUSLIM

  21. Yudi berkata

    Assalamu alaikum wr.wb.

    Bagi rekan-rekan yang ingin menetahui tentang Ahmadiyah, silahkan download dan dibaca hingga tuntas
    http://www.ziddu.com/download/13791010/BukanSekedarHitamPutih.pdf.html
    Insaallah bermanfaat.

    Wassalamu alaikum wr.wb.

  22. Jangkrik berkata

    @Yudi

    sudah pernah baca. terima kasih. Dan setelah membaca semakin terungkaplah kesesatan ahmadiah. Memang ga ada yg bisa menjelaskan kesesatan ahmadiyah melebihi orang ahmadiyah sendiri via kitab-kitab sesatnya.

  23. Jangkrik berkata

    @Yudi
    Kalo ada sekalian postingkan terjemahan kitab2 sesat ahmadiyah yg bernama tazkirah dan rohani kazain. Biar umat Islam bisa membaca ayat2 ketika nabi anda (nabi palsu mirza gulam ahmed) menyetarakan dirinya dengan Allah SWT.

  24. Nasionalis berkata

    asalamualaikum warahmatolah wabarokatuh utk umat islam.-

    salam damai sejahtera utk umat agama ahmadiah.-

    maaf sekedar mengingatkan,- kiranya dlm berdialog kita semua juga mengingat akan pentingnya persatuan dan kesatuan seluruh komponen bangsa indonesia dimana umat islam dan umat agama ahmadiah juga termasuk didalamnya.- janganlah perbedaan yg ada akan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa kita yg masih sedang membangun dan menghadapi tantangan yg cukup berat.-

    sebagai sebuah negara dengan masyarakat yg plural, hak untuk beribadah menurut ajaran agama masing2 dijamin oleh undang-undang negara ini, termasuk juga hak warga penganut agama ahmadiah.-

    terima kasih,-

  25. Yudi berkata

    @jangkrik
    Dari statement anda sepertinya anda belum membaca dengan tuntas tentang semua isi didalam buku tersebut,
    bacalah kembali, karena sepertinya anda banyak melewatkan halaman yang ada disana.
    Berhentilah menghujat, kalau memang Ahmadiyah benar2 sesat doakanlah kepada Allah biar Allah sendiri yang menghancurkan Ahmadiyah dengan caraNya. Toh dari dulu Ahmadiyah bukan hanya di Indonesia tapi juga dibeberapa negara berusaha untuk dihancurkan oleh orang-orang yang membecinya, bukan hanya pengikut-pengikutnya yang dibunuh (disahitkan), tapi banyak juga masjid-masjid Jemaat Ahmadiyah yang dihancurkan. Tapi Ahmadiyah justru tidak semakin hancur, tapi Ahmadiyah malah semakin berkembang dan itu hampir tidak pernah terpublikasikan dimedia-media.
    Saran saya, banyaklah berdo’a kepada Allah untuk minta petunjuk tentang kebenaran.
    Sekali lagi seperti yang saya katakan dalam tulisan sebelumnya bahwa “Kebenaran yang hakiki hanyalah milik Allah”.

  26. Hai jama’ah ahmadiyah kembalilah ke jalan yg benar.

  27. Jangkrik berkata

    @Yudi

    Yudi berkata
    14/02/2011 pada 11:08

    Yudi berkata :
    Dari statement anda sepertinya anda belum membaca dengan tuntas tentang semua isi didalam buku tersebut,
    bacalah kembali, karena sepertinya anda banyak melewatkan halaman yang ada disana.

    Jangkrik menjawab :
    ->Saya sudah membaca seluruhnya dari halaman awal s/d lembaran terakhir.

    >Tidak, sebagai muslim saya tidak mau berdoa begitu. Justru sebaliknya saya selalu berdoa semoga non-muslim di seluruh dunia (termasuk kaum Ahmadiyah) mendapat hidayah dari Allah SWT. Doa saya berbunyi: Allahuma Ihdi kaum Addholimin (Ya Allah berilah hidayah kepada kaum yang tersesat).

    >Analogi Anda keliru dan berbau propaganda. Perkembangan Jemaat Ahmadiyah bukan berarti Ahmadiyah “benar” dan diridhoi oleh Allah.
    Buktinya : “Yahudi dan Israel beserta antek anteknya juga semakin berkembang. Bahkan sekarang ini cakar dan kuku mereka sudah mencengkeram menguasai dan mendominasi setiap sendi kehidupan umat manusia di seluruh dunia, baik secara geografis maupun dalam bidang ekonomi, keuangan, militer, persenjataan, ilmu dan teknologi, budaya, dan trend gaya hidup. Apakah itu berarti mereka berada di dalam kebenaran dan diridhoi Allah?”

    >Alhamdulillah, setiap hari minimal 17 kali saya berdoa mengatakan: “Ihdinas Sirotol Mustaqim” (Tunjukilah aku ke jalan yang lurus). Saran saya, banyaklah berdo’a untuk minta Hidayah.

    >Betul. Dan kebenaran hakiki yang Anda katakan hanya milik Allah itu, —–> oleh Allah SWT sudah diwahyukan kepada umat manusia melalui Nabi Muhammad SAW dan sudah ditulis di dalam AlQur’an dan Hadits sebagai pedoman agar “manusia tahu dan bisa menentukan” mana yang haq (benar) dan mana yang salah (bathil).

    >Menghujat?? Saya bukan penghujat, karena pedoman pokok saya adalah INDIKASI dan DATA.
    Karena berdasarkan data data dari kitab kitab standar ahmadiyah, ternyata nabi kaum ahmadiyah (Mirza Gulam Ahmed) benar benar terindikasi dan terbukti telah menyetarakan dirinya dengan Allah SWT. Bukankah itu sebuah penghinaan kepada umat Islam?

    Mau bukti?

  28. Jangkrik berkata

    @Yudi

    Yudi berkata
    14/02/2011 pada 11:08

    Yudi berkata :
    Dari statement anda sepertinya anda belum membaca dengan tuntas tentang semua isi didalam buku tersebut,
    bacalah kembali, karena sepertinya anda banyak melewatkan halaman yang ada disana.

    Jangkrik menjawab :
    ->Saya sudah membaca seluruhnya dari halaman awal s/d lembaran terakhir.

    +++

    Yudi berkata :
    kalau memang Ahmadiyah benar2 sesat doakanlah kepada Allah biar Allah sendiri yang menghancurkan Ahmadiyah dengan caraNya.

    Jangkrik menjawab :
    ->Tidak, sebagai muslim saya tidak mau berdoa begitu. Justru sebaliknya saya selalu berdoa semoga non-muslim di seluruh dunia (termasuk kaum Ahmadiyah) mendapat hidayah dari Allah SWT. Doa saya berbunyi: Allahuma Ihdi kaum Addholimin (Ya Allah berilah hidayah kepada kaum yang tersesat).

    +++

    Yudi berkata :
    …Tapi Ahmadiyah justru tidak semakin hancur, tapi Ahmadiyah malah semakin berkembang….

    Jangkrik menjawab :
    ->Analogi Anda keliru dan berbau propaganda. Perkembangan Jemaat Ahmadiyah bukan berarti Ahmadiyah “benar” dan diridhoi oleh Allah.
    Buktinya : “Yahudi dan Israel beserta antek anteknya juga semakin berkembang. Bahkan sekarang ini cakar dan kuku mereka sudah mencengkeram menguasai dan mendominasi setiap sendi kehidupan umat manusia di seluruh dunia, baik secara geografis maupun dalam bidang ekonomi, keuangan, militer, persenjataan, ilmu dan teknologi, budaya, dan trend gaya hidup. Apakah itu berarti mereka berada di dalam kebenaran dan diridhoi Allah?”

    +++

    Yudi berkata :
    Saran saya, banyaklah berdo’a kepada Allah untuk minta petunjuk tentang kebenaran.

    Jangkrik menjawab :
    ->Alhamdulillah, setiap hari minimal 17 kali saya berdoa mengatakan: “Ihdinas Sirotol Mustaqim” (Tunjukilah aku ke jalan yang lurus). Saran saya, banyaklah berdo’a untuk minta Hidayah.

    +++

    Yudi berkata :
    Sekali lagi seperti yang saya katakan dalam tulisan sebelumnya bahwa “Kebenaran yang hakiki hanyalah milik Allah”.

    Jangkrik menjawab :
    ->Betul. Dan kebenaran hakiki yang Anda katakan hanya milik Allah itu, —–> oleh Allah SWT sudah diwahyukan kepada umat manusia melalui Nabi Muhammad SAW dan sudah ditulis di dalam AlQur’an dan Hadits sebagai pedoman agar “manusia tahu dan bisa menentukan” mana yang haq (benar) dan mana yang salah (bathil).

    +++

    Yudi berkata :
    Berhentilah menghujat,

    Jangkrik menjawab :
    ->Menghujat?? Saya bukan penghujat, karena pedoman pokok saya adalah INDIKASI dan DATA.
    Karena berdasarkan data data dari kitab kitab standar ahmadiyah, ternyata nabi kaum ahmadiyah (Mirza Gulam Ahmed) benar benar terindikasi dan terbukti telah menyetarakan dirinya dengan Allah SWT. Bukankah itu sebuah penghinaan kepada umat Islam?

    Mau bukti?

  29. nanang berkata

    Ahmadiyah sudah sesat tetap saja NGEYEL…….mustahil negara2 yang tergabung dalam OKI menyatakan mereka golongan SESAT tanpa ada dalil dan fakta………..ckckckckckckckck..

  30. Abimanyu berkata

    @Nanang,..Ga selalu golongan yang besar (mayoritas)ada di jalan yang benar. Kebenaran tafsir dan pemahaman bisa dilihat dari sisi yang mudah dilihat (nampak) adalah tingkah laku dari penganutnya..coba anda pikirkan apakah ada dalam pemahaman yang benar manakala mereka :
    - Berambisi untuk menon muslimkan manusia yang sudah mengaku sebagai muslim?
    - Menghancurkan Masjid-masjid tempat untuk menyembah Allah Ta’ala.
    - Menyebarkan fitnah dan kebencian kepada muslim lain hanya karena ahmadiyah berbeda tafsir dan pemahaman.
    Intinya..Umat Islam saat ini sudah seperti umat Nasrani dan umat Yahudi yang sudah kehilangan pokok-pokok (Ruh) dari ajaran agamanya yang Benar (Shahih)sehingga sudah saatnya Allah memberikan petunjuk melalui Orang yang diutus untuk menerima dan memberitahukan kepada manusia lainnya (Utusan). Dan tidak sedikitpun menodai kebesaran Kenabian Muhammad SAW manakala ada utusan lagi setelah Beliau SAW karena di sinilah inti agama Islam yang benar, agama yang para penganutnya selalu mendapat bimbingan Allah Ta’ala dalam kehidupannya. Jika dokter-dokter penyakit fisik akan selalu muncul di setiap waktu selama ada penyakit-penyakit baru bermunculan maka Nabi atau Utusan Allah seharusnya lebih sangat diperlukan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit Rohani Umat Islam yang sudah mewabah Yaitu penyakit-penyakit : kebencian, Tidak Toleran, permusuhan kepada Umat lain, kecintaan pada Duniawi yang berlebihan, menjadikan agama sebagai alat politik dan kekuasaan.

  31. Kuprit berkata

    Muhammad bin abdillah adalah pamungkas nabi dan rosul.
    Islam adalah kesempurnaan agama.
    Alquran adlh kitab trakhir.
    Kalo ada yg ngaku titisan muhammad, isa, reinkarnasi mahdi ya brati islam bukan lg agama sempurna krn ada kitab lanjutannya.
    Sbg umat muhammad sy harus membela beliau, jgn sampai perjuangannya d kotori oleh orang2 fasik yg ga berilmu.
    MGA ngaku sbg utusan, nabi tanpa syariah…lha apa Muhammad aja ga cukup.
    Kalo umat islam skr sdg dlm keprihatinan karena situasi (politik) yg teraniaya, bukan lantas Alloh butuh kirim utusan lg.
    Alloh ga butuh manusia, biarpun seluruh manusia inkar pd Nya.
    MGA sok penting. Shg Alloh pun “butuh” dia untuk meluruskan islam. Apa ga nyimpang tu.

  32. ALIEN berkata

    @Abimanyu,

    ……Ga selalu golongan yang besar (mayoritas)ada di jalan yang benar. Kebenaran tafsir dan pemahaman bisa dilihat dari sisi yang mudah dilihat (nampak) adalah tingkah laku dari penganutnya..coba anda pikirkan apakah ada dalam pemahaman yang benar manakala mereka :
    - Berambisi untuk menon muslimkan manusia yang sudah mengaku sebagai muslim?
    - Menghancurkan Masjid-masjid tempat untuk menyembah Allah Ta’ala.
    - Menyebarkan fitnah dan kebencian kepada muslim lain hanya karena ahmadiyah berbeda tafsir dan pemahaman.
    Intinya..Umat Islam saat ini sudah seperti umat Nasrani dan umat Yahudi yang sudah kehilangan pokok-pokok (Ruh) dari ajaran agamanya yang Benar (Shahih)sehingga sudah saatnya Allah memberikan petunjuk melalui Orang yang diutus untuk menerima dan memberitahukan kepada manusia lainnya (Utusan)

    ____

    Abimanyu,
    Siapa yang berambisi menonmuslimkan para Ahmadi ?
    Siapa yang menghancurkan masjid-masjid Ahmadi ?
    Siapa yang menyebarkan fitnah dan kebencian ?

    Oleh karena ada sejumlah perbedaan yang cukup fundamental dengan Islam umunmnya, maka setahu saya Islam umumnya cuma meminta ke para Ahmadi supaya tidak menjadikan umat Islam yang sudah ada sebagai objek pengikut baru yang karena ketidaktahuannya maen masuk-2 begitu saja.

    Soal yang ngerusak-2 masjid seperti yang anda sebut jika pun itu pernah terjadi mungkin sifatnya reaksi spontan dari masyarakat yang berbeda wawasannya. Siap yang bisa langsung mulus mengatasi jika keadaan seperti itu ? Saya rasa jika dibalik situasinya, anda juga tidak akan sanggup.

    Soal prasangka anda Islam nyebarkan fitnah, apa gak terbalik ?
    Rata-2 umat Islam yang komen cuma menyampaikan mana yang benar dan mana yang bathil yang mereka tau sesuai dengan pemahaman kitab suci Al-Quran dan sunah nabi yang umum, bukan yang ekslusif (beda sendiri) macam anda.
    Jika tertangkap oleh otak anda sebagai fitnahan, ya itu logis saja wong standar kebenaran anda tidak sama (ekslusif). Jika begitu, maka sampai kiamat sekalipun kebenaran yang disampaikan umat Islam pada umumnya pasti akan dianggap sebagai fitnah oleh anda.

    Sekarang lakum dinukum waliyadin sajalah bung.

  33. Zazha berkata

    Agama Muhamadyah bagai mana d lain waktu ada yg ngaku lg sbgai nabi stlah mga sepertinya akan lbih kacau.. Menurut saya isi qtab’y kya kitab bible.. Agama yg benar adalah yg d bwa oleh 25 nabi.. Dan tuhan itu kholik rab brahma tetep aja 1 allah.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.096 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: