KabarNet.in

Aktual Tajam

Konflik Mesir Picu Perang Dunia III ?

Posted by KabarNet pada 06/02/2011

MEDAN – Terjadinya perang dunia (PD) ketiga dipicu semakin memanasnya konflik politik yang terjadi di Mesir, menurut beberapa kalangan masih terlalu jauh untuk sampai ke titik tersebut.

Analis hubungan internasional, Dewi Fortuna Anwar, menyatakan konflik yang terjadi di Mesir belum dapat memicu terjadinya perang dunia ketiga. Menurutnya, perang dunia dapat terjadi jika melibatkan negara adidaya yang saling berhadapan.

“Kita dapat melihat pada perang dunia pertama dan kedua, yang mana disana dua negara adidaya berhadapan secara langsung. Hal inilah yang dapat memicu terjadi perang dunia,” ujarnya kepada Waspada Online, malam ini.

Ditanya mengenai efek domino yang mungkin terjadi diakibatkan beberapa konflik politik yang terjadi di timur tengah seperti di Mesir dan Tunisia, serta mulai bergejolaknya Yaman dan Yordania, Dewi Fortuna, mengatakan konflik yang terjadi di negara-negara tersebut masih bersifat lokal.

“Konflik di beberapa negara timur tengah masih bersifat lokal, dan belum dapat memicu terjadinya konflik global,” kata analis yang juga menjabat sebagai peneliti CSIS (Centre for Strategic and International Studies) ini.

Lanjutnya, yang terjadi di Mesir saat ini merupakan wujud ketidakpuasan rakyat terhadap pemerintahnya. Dan campur tangan asing ada disana, tidak secara terang-terangan.

“Apa yang terjadi di Mesir merupakan suatu konflik lokal karena tidak melibatkan negara lain secara langsung dalam konflik politik tersebut,” tuturnya.

Selain itu, menurutnya, negara adidaya yang ada saat ini hanyalah Amerika Serikat. Belum ada lawan yang sepadan dengannya untuk menjadi negara adidaya. Ini semakin menguatkan bahwa indikasi akan terjadinya perang dunia ketiga dipicu konflik politik Mesir masih jauh dari kenyataan.

“Rusia saat ini sudah tidak seperti dulu. Sementara Republik Rakyat Cina (RRC) yang digadang-gadang akan menjadi negara adidaya baru nyatanya belum dapat mengimbangi kekuatan Amerika, baik dari sisi ekonomi maupun militer,” katanya.

Menurutnya, yang mungkin terjadi saat ini adalah perang dingin antar negara adidaya yang berada di belakang kelompok-kelompok yang sedang berkonflik saat ini.

“Negara-negara adidaya saat ini enggan untuk berhadapan secara langsung, untuk itulah mereka menggunakan ‘pion-pionnya’ untuk saling bertemu,” ungkapnya.

Yang harus dilakukan Indonesia saat ini, menurutnya, adalah menevakuasi warga negaranya yang masih berada di Mesir. Dan tidak diperlukan suatu usaha diplomatik untuk membantu menyelesaikan krisis politik yang sedang terjadi.

“Yang terjadi disana merupakan konflik internal, dan tidak seharusnya kita sebagai negara asing untuk ikut campur dalam permasalahan tersebut,” imbuh dewi.

Namun, ditambahkannya, Indonesia dapat membantu jika konflik politik yang terjadi disana menyebabkan terjadinya krisis pangan, barulah kita dapat memebrikan bantuan dalam bentuk bahan pangan. Dan Indonesia juga dapat memberikan bantuan teknis jika transisi pemerintahan menuju demokrasi disana telah terwujud.

“Kalau mereka kelaparan, kita bisa bantu kirimkan bahan makanan. Atau kita berikan bantuan teknis jika transisi demokratisasi disana telah terwujud, karena kita telah lebih dulu mengalaminya,” pungkasnya.

Sebelumnya, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Syafi’i Maarif, menegaskan konflik di Mesir dapat memicu pecahnya Perang Dunia III. Sebab sebelum terjadi pertikaian politik yang menjurus perang terbuka antara kelompok yang pro Presiden Mesir Hosni Mubarak dan kelompok yang menginginkan Mubarak turun dari kursi presiden, telah terlebih dahulu terjadi konflik politik seperti di Tunisia.

Sementara itu, di Yaman dan Yordania juga sudah mulai tampak adanya gerakan. Namun, Arab Saudi belum ada gejolak politik karena kekayaan dikuasai sekitar 5-6 ribu pangeran dan rakyatnya dimakmurkan, sehingga perlawanan terhadap pemerintah yang berkuasa sangat kecil.

“Untuk Turki sangat kecil kemungkinan ada perlawanan terhadap pemerintah yang berkuasa, karena Turki lebih moderen,” katanya.

Kemungkinan konflik di Mesir akan memicu Perang Dunia III karena negara itu mempunyai berbagai keuntungan di tingkat internasional. Mulai dari letak negara yang strategis hingga sebagai kawasan yang dilalui perdagangan dunia, termasuk minyak dan energi. Akibatnya, jika konflik di sana tidak segera selesai akan dapat memicu perang.

Terkait dengan desakan agar Presiden Hosni Mubarak mundur, menurut Syafi’i, tanpa diminta mundur pun nantinya Mubarak akan mundur dengan sendirinya. “Tanpa diminta turun pun, Hosni Mubarak akan turun karena tidak mungkin akan bertahan,” ujarnya.

Syafi’i Maarif menyatakan, untuk menyelesaikan konflik tidak dapat dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Apalagi, bila Indonesia bertindak sebagai mediator untuk menyelesaikan konflik di Mesir, meski berpenduduk dengan umat muslim terbesar di dunia.

“Waktu Presiden AS Bush menginvasi Afghanistan, Indonesia tidak bisa berbuat banyak. Bagi umat Islam, yang bisa dilakukan adalah bagaimana umat Islam itu selalu sadar,” pungkas Syafi’i. [WASPADA/ Foto: KOMPAS]

8 Tanggapan to “Konflik Mesir Picu Perang Dunia III ?”

  1. [...] This post was mentioned on Twitter by kabarnet, Proletar. Proletar said: Konflik Mesir Picu Perang Dunia III ?: MEDAN – Terjadinya perang dunia (PD) ketiga dipicu semakin memanasnya kon… http://bit.ly/giGYxS [...]

  2. Deni said

    Jagalah perdamaian dengan bersama….
    ..
    Kita semua adalah umat manusia yang sama di mata ALLAH S,W,T
    ..
    Berlaku adil kepada sesama…???
    ..
    Ingat,
    Hidup hanya sementara, di Akhirat kita hidup selamaNya…???

  3. seharusnya konflik ini tidak perlu memicu perang dunia ke 3

  4. nerry said

    jagalah kebersamaan dengan sesama, karena dengan begitu kita dapat merasakan indahnya hidup barsama sebagai saudara

  5. jodie said

    sekarang aja udah merembet ke libya

  6. Ogah said

    Biasa, kapitalis kan baru bangkrut ekonominya di krisis ekonomi kemarin, makanya dia berdaya upaya buat ngisi kasnya lagi lewat andelannya, rampok minyak sama jual senjata. Gimana caranya biar orang lupa sama minyaknya dan butuh senjata ? Caranya apalagi kal bukan nyiptain agresi beralaskan macem-2 dan perang, betul ?

    Cuma manusia bodoh yang mau ngebela nafsu dunianya lewat perbiatan dosa dan penghancuran ciptaan Allah.

    Ogah aaaaah ….

  7. Anonymous said

    goblok lu, udah jelas dari sisi ekonomi china lebih unggul dari amrik….., mai tau utang amrik brp ke china ?

  8. jimmy said

    goblok lu, udah jelas dari sisi ekonomi china lebih unggul dari amrik….., mau tau utang amrik brp ke china ?

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.037 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: