KabarNet.in

Aktual Tajam

Provinsi Aceh Peringkat 4 Terkorup di Indonesia

Posted by KabarNet pada 22/12/2010

BANDA ACEH – Hasil investigasi salah satu lembaga anti korupsi pertengahan tahun lalu, menempatkan Aceh dalam peringkat ke empat sebagai provinsi terkorup di Indonesia.

Terlepas dari validitas hasil survey itu, hal ini membuktikan persoalan pemberantasan korupsi di Aceh cukup pelik. Dan korupsi telah membudaya dalam kehidupan masyarakat.

Sekretaris Daerah Provinsi Aceh, Teuku Setia Budi, mengatakan data pada tahun 2009/2010 terdapat 122 kasus korupsi yang terjadi di Aceh, dengan total potensi kerugian negara mencapai Rp 600-700 miliar.

“Sementara dari 23 kabupaten/kota di Aceh, peringkat pertama kasus korupsi terbanyak adalah di Aceh Utara, disusul kabupaten Bireuen dan Aceh Tenggara,” kata Setia Budi, hari ini.

Berbicara pada peluncuran sekolah anti korupsi di kantor Gerak Aceh, Setia Budi, menyebutkan korupsi adalah wabah yang harus dibasmi. Fakta bahwa kampanye anti korupsi yang dilakukan selama ini ternyata tidak terbukti efektif.

“Sudah saatnya kini kurikulum anti korupsi harus ditanamkan sejak dini kepada generasi muda, mahasiswa dan pelajar untuk benci pada perbuatan korupsi. Memberantas dan mengusut adalah salah satu cara untuk memutus mata rantai korupsi,” katanya.

Launching sekolah anti korupsi yang pertama di Aceh itu juga menghadirkan Fuad Mardatillah dosen IAIN Ar-Raniry dan Saifuddin Bantasyam dosen Universitas Syiah Kuala selaku pemateri.

Masing-masing mengupas tuntas kiat-kiat serta metode investigasi pemberantasan korupsi di Indonesia khususnya Aceh.

Sementara Kepala Sekolah Anti Korupsi Aceh, Irfandi Djailani, mengatakan kuliah perdana sekolah anti korupsi akan dilaksanakan pada 27 Desember 2010 diikuti 19 orang peserta yang mengikuti 14 materi kuliah termasuk materi investigasi. [WASPADA Online]

Satu Tanggapan to “Provinsi Aceh Peringkat 4 Terkorup di Indonesia”

  1. elfan said

    menunjukkan lemahnya para pejabat kita khususnya yang berada di daerah syariah untuk mengamalkan prinsip-prinsip ajaran agamanya, Islam. Mereka tidak mampu mengemban ‘amanat’ yang dibuatnya sendiri, mereka gagal menjaga ‘sumpah-sumpah’ yang diucapkannya sebagai pejabat pemerintahan, untuk ini mereka perlu merenungkan QS. 5:89 dan QS. 3:77.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.038 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: