KabarNet.in

Aktual Tajam

Tifatul Sembiring Bocorkan Rahasia Negara

Posted by KabarNet pada 28/08/2010

JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring dituduh membocorkan rahasia negara dengan menulis di jejaring sosial twitter terkait dengan perang antara Malaysia dan Indonesia.

Dalam jejaring sosial tersebut, secara gamblang Tifatul menulis “Ongkos perang dengan Malaysia pernah disimulasikan dan biayanya kira-kira Rp30 triliun per bulan”. Hal tersebut disampaikan anggota Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar Fayakhun Andriadi, Jumat (27-8).

“Ada hal yang sangat gawat baru dilakukan saudara Menteri Negara Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) itu. Sepertinya dia keceplosan ketika dua hari lalu dia membocorkan sebuah RHN (rahasia negara) vital melalui jaringan sosial twitter soal perang RI-Malaysia,” kata Fayakun, Jumat (27-8).

Menurut Fayakhun, yang ditulis Tifatul itu sangat berbahaya. “Bukannya ini sangat berbahaya kalau sampai dibaca pihak Malaysia karena ini menyangkut kapasitas pertahanan kita,” ujarnya dalam nada tinggi. Apalagi, menurut dia, Tifatul Sembiring membicarakan masalah itu di situs yang terbuka untuk publik.

Bagi Fayakhun, jika pembocoran RHN itu benar dilakukan Tifatul Sembiring, ini benar-benar suatu tindakan pengkhianatan terhadap negara. “Yaitu membocorkan RHN kepada publik. Soal ini bukan hal sepele dan jangan pernah dianggap remeh,” kata politisi muda Partai Golkar yang kini tengah menyelesaikan studi doktor ilmu politiknya di Universitas Indonesia (UI) ini.

Pernyataan senada juga dilontarkan Ketua Komite Advokasi Rakyat Presidium Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Muhammad Item. Dia menilai perbuatan tidak wajar dari seorang Menkominfo ini benar-benar keterlaluan. “Dia (Tifatul, red) sudah beberapa kali keceplosan bicara. Sebagai seorang yang baru belajar sebagai negarawan, dia ini sebenarnya tak cocok pada posisi sekarang. Sayang sekali jika pemerintahan sekarang jadi institusi pembocor RHN dan negara dirugikan,” kata Muhammad Item. Source

10 Tanggapan to “Tifatul Sembiring Bocorkan Rahasia Negara”

  1. P4ngeran Mud4 berkata

    itu penghianatan terhadap bangsa dan rakyat seluruh indonesia mana Rahasia dan bukan lebih baik di mengundurkan diri tampa hrs mundur karena akan merugikan Negara dan rakyat indonesia tolong ini jadikan pelajaran kepada kita semua. Penghianatan adalah kejahatan negara yg harus diberi tindakan tegas.

  2. Anonymous berkata

    mas kandidat doktor dari golkar itu… pinter tapi goblok… xixixixixi… maaf ye… pikir sendiri mengapa kandidat doktor bisa goblok…

  3. taUbat berkata

    Yang namanya perang itu pasti ada ongkosnya itu adalah bukan rahasia lagi, umum juga sudah tau.

    Tapi yang namanya rahasia negara adalah kepemilikan Alutsista angkatan bersenjata kita sudah pada usang dan tidak bertambah/berkembang, padahal anggaran belanjanya dinaikan terus tapi kalau untuk membeli kendaraan dinas untuk pejabat menengah sampai tinggi mampu bahkan yang mahal sekalipun ada walau tidak standar militer yang penting nyaman, sudah itu diberi supir dan pengawal seperti dalam keadaan darurat/perang saja …

    Dulu dihari besar angkatan bersenjata selalu ada pertunjukan pawai baik darat laut maupun udara melihat adanya perkembangan/membanggakan di setiap tahunnya tapi sekarang …….., baru membeli beberapa pesawat tempur saja sudah ramai sementara negara lain dengan puluhan pesawat tempur yang beli tidak ribut.

    Tapi kalau untuk militansi semangat bela negara tidak diragukan lagi, jutaan orang yang siap dipersenjatai baik dari satpol pp, satpam, ormas, laskar, front, kepanduan, banser, garda, sukarelawan dan buuuuuaanyak lagi yang siap mengangkat senjata.

    Sejarah : sekalipun dengan bambu runcing maju terus, Allahuakbar …..

  4. taUbat berkata

    ANGGARAN ALUTSISTA TNI DITAMBAH 35 PERSEN

    Liputan6.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan selama 66 tahun silam hingga kini, Tentara Nasional Indonesia atau TNI telah berperan besar dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Maka dari itu, Presiden Yudhoyono menambah anggaran alat utama sistem senjata atau alutsista sebesar 35 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2011 ke 2012. Ini demi meningkatkan kualitas pertahanan di Indonesia.

    “Melihat peran penting TNI maka pemerintah juga memberikan perhatian besar. Kita juga akan menambah anggaran untuk mendukung alutsista untuk melengkapi kebutuhan pertahanan TNI,” kata Presiden Yudhoyono dalam pidatonya di Markas Besar TNI di Cilangkap, Jakarta, Rabu (5/10).

    Dalam kesempatan itu, Presiden Yudhoyono mengungkapkan anggaran dari APBN sebesar Rp 47,5 triliun pada 2011 menjadi Rp 64,4 triliun pada 2012.

    Dengan meningkatnya anggaran untuk alutsista, peran dan sikap profesional TNI diharapkan dapat ditingkatkan. “Agar postur militer kita semakin kuat, agar kedaulatan dan pertahanan negara dapat berhasil menangkal sesuatu yang dapat merugikan keutuhan NKRI,” tegasnya.(ASW/ANS)

  5. taUbat berkata

    TNI: ALUTSISTA DIBELI UNTUK LINDUNGI RAKYAT

    Rabu, 18 Januari 2012 22:53 wib

    JAKARTA – Okezone – Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono menegaskan, bahwa urgensi dalam pembenahan alutsista yaitu demi menjaga kemanan negara serta melalui tahap penelitian yang matang.

    “Alutsista ini dibangun memerlukan waktu yang panjang dan perlu perencanaan yang matang. Kalau tidak direncanakan dengan matang, maka pada saat alutsista itu dibutuhkan, maka alutsista ini belum datang,” ujar Agus Suhartono di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (18/1/2012).

    “Masyarakat kita memang butuh rasa aman, rasa aman itu tercipta manakala yang melindungi memiliki peralatan yang cukup. Tidak mungkin masyarakat kita merasa aman manakala yang melindungi tidak punya apa-apa,” imbuhnya.

    Panglima TNI mengatakan bahwa negara membutuhkan suatu upaya penangkalan dari potensi ancaman luar, oleh karenanya dibutuhkan alutsista yang memadai demi menjaga keutuhan NKRI.

    “Negara kita butuh penangkalan, penangkalan itu bisa diciptakan manakala kita memiliki alustsista yang memadai. Memadai kalau dibandingkan negara lain, syukur-syukur lebih tinggi, maka memiliki penangkalan yang lebih,” jelasnya.

    Selain itu, Agus juga mengatakan bahwa sejak tahun 1998 TNI hampir tidak pernah memperbarui alutsista. Oleh karenanya, lanjut Agus, dengan kondisi ekonomi yang mulai membaik, maka TNI diberi perhatian dalam pembenahan peralatan pertahanan negara tersebut.

    “Maka itu kita perlu peralatan alutsista. Mengingat sejak tahun 1998 TNI hampir tidak mengadakan alutsista, jadi sekarang ini waktunya manakala negara ekonomi sudah membaik, perhatian kepada TNI jadi lebh baik, maka dialokasikan kepada kita untuk anggaran alutsista,” jelasnya. (amr)

  6. linapers70 berkata

    Komisi I DPR dari Fraksi Partai Golkar Fayakhun Andriadi ini minat jadi menteri KOMINFO ya….. TOLOL !!!!

  7. taUbat berkata

    USIA PERALATAN MILITER BEKAS DITARGET 20 TAHUN

    Kamis, 10 November 2011 | 16:22 WIB

    TEMPO Interaktif, Jakarta – Gara-gara krisis global, negara-negara Eropa berencana mengurangi kekuatan militer dengan melepaskan sejumlah perlengkapan sistem pertahanan mereka. Pemerintah Indonesia tertarik “menampung” alutsista dari negara-negara modern itu.

    Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro mengatakan, Indonesia telah menjajaki sejumlah negara seperti Prancis, Belanda, Jerman, Italia, dan Spanyol. “Mereka ingin melepaskan aset-aset mereka yang cukup bagus, contohnya seperti heli Apache, itu kan heli powerfull. Tank Leopard, main battle tank,” ujarnya seusai rapat terbatas di kantor Presiden, Jakarta, Kamis, 10 November 2011.

    Menurut Purnomo, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah meminta inventaris jumlah kebutuhan alat perlengkapan senjata. Presiden berpesan agar jangan sampai rencana ini menambah beban anggaran. “Tapi ada pesan dari Presiden tidak boleh melebihi US$ 6,5 miliar. Jadi, tetap dalam konteks US$ 6,5 miliar,” kata dia.

    Purnomo mengatakan setiap angkatan bersenjata, baik Angkatan Darat, Angkatan Laut, maupun Angkatan Udara, sudah mengajukan beberapa kebutuhannya. Namun Kementerian memutuskan memberi porsi besar pengadaan peralatan tempur Angkatan Laut dan Angkatan Udara.

    “AL dan AU karena itu alutsistanya teknologi terbaru. Makanya perlu dijajaki, apakah ini termasuk (senjata) baru yang keluar atau yang lama, jadi (harus) seimbang. Jangan menambah (senjata) yang baru kemudian (anggaran) membengkak, itu ada dampaknya pada APBN,” kata dia.

    Meskipun Purnomo mengatakan yang dilakukan pemerintah adalah modernisasi alutsista, peralatan yang diincar bukanlah barang baru. “Saya kira second ya. Masalahnya yang penting tidak boleh melebihi US$ 6,5 milliar. Kalau kita upgrade (pemakaian) bisa 20 tahun,” ujarnya.

    MUNAWWAROH

  8. taUbat berkata

    Sebagai masyarakat sipil/awam non militer ada sedikit catatan :

    => Untuk biaya membangun/mengUpgrade hingga siap pakai berapa lama
    => Untuk biaya simulator dan recurrent (? tahun) sekali keluar negeri ..
    => Untuk biaya pembelian amunisi
    => Untuk biaya perawatan

    Sekelumit kesan sebagai negara Donator

  9. Astaghfirulloh.. Maju terus Pa Tif.. yang rewel itu adalah termasuk orang-orang sirikkkkkkkkkkk…?!

  10. fakhry berkata

    Akan lebih baik uang yg banyak itu di anggarkan untuk pendidikan kemudian diikuti oleh kesehatan selanjutnya pemerataan pembangunan daripada buat beli senjata.

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.095 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: