KabarNet.in

Aktual Tajam

‘Bom’ Elpiji Terus Meledak

Posted by KabarNet pada 24/07/2010

JAKARTA – Tabung elpiji berukuran 3 kilogram kembali meledak. Kali ini elpiji meledak di Dusun Karang Sanggrahan, Kecamatan Ngluwar, Magelang, Jumat (23-7), membakar 450 ekor ayam. Sebelumnya ledakan ‘bom’ elpiji juga terjadi di sejumlah tempat.

Hampir seluruh kandang ayam milik Kiai Faisal Murtado (35) terbakar sehingga ia menderita kerugian sekitar Rp15 juta. Faisal mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab ledakan tiga tabung gas yang biasa digunakan untuk menghangatkan suhu di dalam kandang ayam tersebut. Pasalnya, kejadian tersebut terjadi pada malam hari.

“Saya memiliki 2.000 ekor ayam. Selama ini aman-aman saja, jadi saya tidak ragu menggunakan elpiji untuk menghangatkan ayam,” kata Faisal kemarin.

Menurut dia, anak ayam tersebut baru saja dibeli dari seorang pedagang DOC di Muntilan. Rencananya, anak ayam tersebut dibesarkan untuk mengembangkan usaha peternakan miliknya.

Menurut dia, dia biasanya menggunakan tabung gas berukuran 12 kg. Namun dengan alasan menghemat biaya, dia berganti ke tabung berukuran 3 kg.

Kapolsek Ngluwar AKP Parmanto mengaku belum bisa memastikan penyebab ledakan sebelum proses penyelidikan selesai. “Kami akan selidiki kasus ini lebih lanjut,” kata dia kemarin.

Sebelumnya di sejumlah daerah juga terjadi ledakan tabung elpiji yang mengakibatkan rumah warga rusak. Bahkan di Tangerang, seorang ibu rumah tangga meninggal dunia akibat luka bakar dari ledakan tabung elpiji.

Penggerebekan

Sementara itu, di Depok, sebuah gudang tempat penyuntikan elpiji kembali digerebek. “Di lokasi kami menyita sekitar 400 tabung gas isi dan kosong,” kata Kasat Reskrim Polres Depok Kompol Ade Rahmat saat dihubungi wartawan kemarin.

Ade mengungkapkan pabrik tersebut digerebek pada Kamis (22-7) pagi. Di lokasi, polisi menyita 400 tabung gas berukuran 3 kilogram dan 12 kilogram yang berisi maupun kosong. Selain itu, polisi juga menangkap empat orang di lokasi. “Satu pemilik dan tiga lainnya karyawan,” ujarnya.

Namun, polisi belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. “Masih kami pelajari dulu siapa-siapa saja yang bisa jadi tersangka,” kata dia.

Diketahui, pelaku telah beroperasi selama satu bulan terakhir. Dalam sehari pabrik tersebut diduga bisa menyuntik puluhan tabung gas. Caranya, dengan memindahkan isi gas dari tabung 3 kilogram ke tabung 12 kilogram. “Karena, tabung 3 kilogram ini kan bersubsidi,” ujarnya.

Bocor

Pada bagian lain, petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali menemukan 3.000 tabung gas bocor di Denpasar. Semua tabung gas tersebut berukuran 3 kilogram.

Tabung gas bocor ditemukan petugas saat menggelar sidak ke beberapa agen distribusi, tempat pengisian serta pemasangan label tabung gas di Denpasar.

Sebelumnya, manajemen PT Pertamina Rayon V Denpasar telah menyita sebanyak 1.500 tabung gas berukuran 3 kilogram bocor pada Juni 2010. Tabung gas ini tidak dikeluarkan Pertamina.

Source

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.081 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: