KabarNet.in

Aktual Tajam

KLAIM Makam “Mbah Priok” Sudah Dipindah, Bohong!

Posted by KabarNet pada 16/04/2010

KLAIM makam Mbah Priok sudah dipindahkan ke TPU Semper, Jakarta Utara, dinilai sebagai kebohongan publik.

Makam ulama yang bernama asli Habib Hasan Bin Muhammad Al Haddad ini masih tetap ada di komplek Makam Keramat, kawasan Koja, Jakarta Utara. Bagaimana kondisinya saat ini? Sebuah pendopo berukuran 150 m2 dengan lahan seluas 1.000 m2 berdiri kokoh di tengah komplek Makam Keramat Mbah Priok. Letaknya tak jauh dari aula Majelis Tadzkir Al Habib Ahmad Bin Zen Al Haddad sekaligus tempat pengelola makam. Di bagian belakang makam, terdapat pendopo/ rumah pengelola.

Untuk sampai ke tempat Makam Mbah Priok, kalau sebelum bentrokan antarmassa pendukung makam dengan aparat Satpol PP meletus, para tamu harus melewati gerbang masuk Terminal Petikemas Koja. Sekitar 100 meter kemudian, pengunjung akan menemukan pintu gerbang.

Ada tiga pintu gerbang. Di gerbang pertama atau utama terdapat bacaan Makam Keramat Wali Alloh. Gerbang kedua berukuran sedang dengan bacaan Kerajaan Mbah Priok Gubah Al Haddad. Sedangkan gerbang terakhir menyerupai pintu masuk ke lokasi Makam Keramat Mbah Priok. Di areal Makam Keramat Mbah Priok ini terdapat sembilan makam. Delapan di antaranya menggunakan nisan bertulis Arab, dinaungi kain berwarna merah kuning.

Kemarin, pukul 16.00, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Wahyono datang berziarah. ’’Para pejabat dan bahkan Presiden seperti KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur juga berziarah ke sini. Ini bukti bahwa makam ini, utamanya Mbah Priok, tidak pernah dipindahkan ke mana-mana. Jadi klaim bahwa Makam Mbah Priok sudah dipindah ke Semper sama sekali tidak benar,’’ ujar Habib Salim Al Haddad, keturunan Mbah Priok, di sela-sela menerima kunjungan Gubernur DKI Fauzi Bowo di Makam Keramat Mbah Priok, kawasan Koja, Jakarta Utara, kemarin.

Menurut Salim, ziarah ini menunjukkan makam Mbah Priok tidak dipindahkan. ’’Karena itu, pengajian rutin setiap malam Jumat (tadi malam, Red) tetap berlangsung. Ini untuk memberi kesempatan bagi peziarah yang banyak datang dari luar kota. Jumlah peziarah bisa di atas 1.000 orang,’’ beber dia.
Seorang jamaah yang dikenal sebagai pengurus Makam Mbah Priok, Bambang Setiawan, menambahkan, klaim pemindahan makam itu mengambil dasar kuburan warga yang dulu bernama Koja Selatan.

Sebelum 1990, kata Bambang, ada generasi Mbah Priok yang memberi wakaf kepada warga sekitar Koja berupa tanah kuburan atau sebagai TPU. Tapi pengelolaan TPU ini diambil alih oleh Pemprov DKI Jakarta. ’’Karena itu, Pemda mudah membongkar TPU ini untuk dipindah ke TPU Semper pada 1997. Tak sampai setahun, Pemda rupanya ingin memindahkan juga makam Mbah Priok,’’ jelas Bambang. Walaupun warga dan jamaah melawan, lanjut Bambang, saat itu buldoser Pemda sempat mengeruk tanah makam. ’’Anehnya, setiap mau mengeruk, tiba-tiba mesin buldoser mati. Ada tiga buldoser. Ketiga-tiganya mati. Tak lama kemudian, para pemangku jabatan yang menyiapkan sembilan peti jenazah dikabarkan meninggal,’’ cerita dia.

Keanehan serupa, tambah Bambang, terjadi saat bentrok Rabu (13/4) kemarin. Saat ratusan Satpol PP merangsek masuk dan dua buldoser berhasil merobohkan dua kotak dinding kluster, buldoser langsung mati. ’’Anehnya lagi, anggota Satpol PP lari tunggang langgang seperti melihat sesuatu yang menakutkan. Makanya waktu serangan pertama, kami berhasil memukul mundur Satpol PP. Kalau realitasnya, itu mustahil terjadi.

Karena Satpol PP bersenjata lengkap,’’ bebernya. Sementara di TPU Semper memang kelihatan ada sekitar enam makam yang dirawat. Tapi tidak ada nama jelas sebagai generasi apalagi makam Mbah Priok. Ada dua nisan yang bertuliskan huruf Arab. Tapi, itu diyakini bukan generasi Mbah Priok. Sayang petugas TPU enggan berkomentar saat dimintai keterangan. (jpnn)

Satu Tanggapan to “KLAIM Makam “Mbah Priok” Sudah Dipindah, Bohong!”

  1. Daeng ibo berkata

    1.

    Saya pribadi sangat menyesalkan akan pristiwa yang terjadi di priok yang mana sampai menelan korban jiwa. seharusnya sebagai petinggi dan aparat itu harusnya dapat mengayomi serta wajib mengerti tentang sejarah adat budaya bangsa ini.

    terutama mereka yang beragama islam kalau mereka tidak mengerti tentang ilmu sejarah dan budaya maka bangsa ini akan semakin naif dan tidak bermartabat di mata dunia.karena yang terjadi saat ini banyak terpikir diotak parah petinggi kita adalah jabatan demi kepentingan pribadi untuk dapat menempuh tol kaya.

    marilah sedikit kita menengok sejenak sejarah berdirinya bangsa ini, bukan dari hasil petinggi atau kerocoh – kerocoh yang kini sedang menjabat dengan berkedok membawa benderah yang sok reformis ataupun demokrasi. yang nantinya menurut tokoh – tokoh kerocoh kita bangsa ini akan terlihat cepat lebih modern atau moderat. tetapi lucunya mereka tidak mengerti benar tentang alam serta fondasi dasar hukum negara ini.

    terlalu cepat & banyak mengadopsi hukum strukture darinegara lain sehingga.mereka berhasil terjadi membuat hukum yang saling tumpang tindih.nah inilah yang berlaku saat ini. dan satu hal lagi bangsa ini merdeka karena jasa raja – raja kita saat itu mau bersatu memberikan sumbangsi yang luar biasa mereka korbankan mereka jadikan nama indonesia untuk anak cucunya. namun kini sebaliknya tokoh kerocoh kita beramai ramai menjualnya pada bangsa asing,ingat saudaraku abang & adik- adikku bangsa yang nista adalah bangsa yang melupakan jasan-jasa pahlawannya,serta pejuang – pejuang pendahulu kita yang berkorban gigi melawan semua penjajahan degan selalu diiringi pekikan takbir. pendahulu kita bukan orang yg piawai dalam beperangan tetapi mereka orang yang memiliki tuhan taat beragama mempunyai iman.tetapi sebaliknya tokoh kerocoh politik kita saat ini yang banyak kita miliki menurut saya banyak yang tidak memiliki iman.agama hanyalah sebagai pelengkap belaka.sehingga banyak pula yang tidak naik kelas artinya mereka memiliki ilmu sekolah dasar masuk dan duduk di kelas menengah atas. sehingga rakyatlah yg selalu menikmatin kesusahan.

    marilah kita mengingat peristiwa priok ini sebagai pelajaran yang harusnya tidak terjadi di bumi pertiwi ini.terlepas kita percaya ataupun tidak makam mbah priok yang dikramatkan yg memiliki unsur magis dengan alam kita saat ini sebenarnya kita sudah dapat rasakan tidak bersahabat lagi. mbah priok tersebut marah, karena memang tidak tidak mau untuk di gusur. biarlah petilasan mbah priok menjadikan momok atau peringatan bagi petinggi – petinggi kerocoh yang tidak bersih hati semoga petinggi kerocoh – kerocoh tersebut membersihkan hati yang kotor sehingga memiliki keiklasan untuk mengisi kemerdeakaan dalam roda pemerintahan agar bangsa ini cepat terentas dari segalah musibah dan menjadi bangsa yang besar dan bermartabat maka Bangkitlah kebersihan hati bangsaku demi INDONESIAKU

    dari seorang
    daeng ibo

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 4.090 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: