KabarNet.in

Aktual Tajam

Adik kandung Ani Yudhoyono akan Dipanggil Pansus

Posted by KabarNet pada 07/01/2010

Jakarta - Nama adik ipar Susilo Bambang Yudhoyono, Hartanto Edhie Wibowo, terekam namanya dalam data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sebagai pihak yang melakukan transaksi di Bank Century.

Anggota Pansus Bank Century Akbar Faisal mendesak Hartanto dipanggil untuk menjelaskan perihal itu. Hal tersebut berkaitan dengan tercantumnya nama Satya Kumala Sari, istri Hartanto, dalam data nasabah Bank Century, yang melakukan transaksi pascakeluarnya dana talangan.

“Tapi sebelumnya kita akan klarifikasi kepada PPATK, apakah nama itu benar Satya Kumala Sari, istri Hartanto Edhie Wibowo,” kata Akbar di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (6/1).

Pemanggilan Satya Kumala, kata dia, penting untuk menanyakan apakah dia kenal Robert Tantular. “Keuntungan apa yang dia dapat selama menabung sampai kucuran bailout,” katanya.

Data PPATK tertanggal 5 Januari 2010 mencatat, ada aliran dana keluar dari nasabah perorangan BC atas nama Satya Kumala Sari (SKS) yang diindikasikan merupakan istri anggota DPR Hartanto Edhie Wibowo (HEW).

HEW adalah adik kandung Ani Yudhoyono, istri SBY. SKS tercatat sebagai nasabah deposan di BC sejak 2006. Saldo yang tercatat di rekening giro valas SKS periode 26 November 2009 adalah US$ 18.658.

Aliran dana keluar yang teridentifikasi dikirim dari rekening SKS di BC bersama suami. Pengiriman dilakukan pada tanggal 26/11/08 melalui BC Pondok Indah Metro Rp 115.969,000 dan tanggal 11/2/09 sebesar Rp 356,675,000. Pengirimnya adalah Satya Kumala Sari kepada Satya Kumala Sari Hartanto Edhie Wibowo.

Dana tersebut ditarik melalui ATM atau counter bank. Dipindahbukukan ke rekening pihak lain dan sebagian besar ditransfer ke rekening yang diindikasikan milik SKS di bank lain.

Penelusuran Primair Online, Hartanto menjabat sebagai Ketua Departemen BUMN Partai Demokrat. Pria kelahiran Jakarta, 31 Mei 1969 itu, pernah menjadi Komisaris Utama PT Power Telecom (PowerTel).

Di Yayasan Majelis Dzikir SBY, Hartanto menjadi bendahara.

Anggota DPR Chandra Wijaya sebaliknya mengatakan Hartanto tak perlu dipanggil Pansus. “Hartanto itu teman kita, anggota Komisi VII. Gak relevanlah, beliau kan hanya nasabah,” katanya. (Berita & foto, Primair Online)

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.114 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: