KabarNet.in

Aktual Tajam

Diduga Timur Pradopo Akan Gantikan Posisi BHD

Posted by KabarNet pada 18/11/2009

JAKARTA - Bola panas kasus kriminalisasi pimpinan KPK nonaktif Bibit Samad Riyanto dan Chandra M. Hamzah segera bergulir ke Istana Presiden. Kemarin, Tim Delapan yang diketuai Adnan Buyung Nasution telah menghadap SBY untuk menyerahkan rekomendasi Tim 8.  Kabar adanya usul penggantian Kapolri dan Jaksa Agung adalah salah satu isi rekomendasi.

Jika memang Kapolri harus diganti, SBY masih membutuhkan persetujuan DPR. Sebab, sesuai UU 2 Tahun 2002 pasal 11, Kapolri diangkat dan diberhentikan oleh presiden dengan persetujuan DPR. Namun, sejumlah sumber di Mabes Polri menyebutkan bahwa beberapa nama sudah digadang-gadang menggantikan Jenderal Bambang Hendarso Danuri.

“Saat ini dua nama kuat yang bersaing adalah Timur Pradopo dan Oegroseno,” kata seorang perwira tinggi Mabes Polri yang tak bersedia ditulis namanya kemarin. Irjen Timur Pradopo adalah lulusan Akpol 1978. Sekarang Timur menjabat Kapolda Jawa Barat.

Menurut sumber itu, Timur sangat dekat dengan elemen kritis pemerintah. “Kedekatan itu terjalin saat dia menjabat Kapolres Jakarta Barat pada peristiwa Semanggi 1998,” katanya. Selain itu, Timur yang lahir di Jombang, Jawa Timur, juga dekat dengan komunitas religius. “Dia juga pernah menjadi staf ahli Kapolri bidang sosial politik dan paham dengan peta kelompok masyarakat,” kata sumber itu.

Calon menonjol yang juga kuat adalah Kadiv Propam Irjen Pol Oegroseno. Mantan Kapolres Su­rabaya Timur itu dinilai sebagai so­sok yang relatif bersih dan tegas. Oegroseno juga dikenal piawai menyelesaikan konflik. Misalnya, saat menjabat Kapolda Sulawesi Tengah. Saat terjadi konflik Poso, selama 17 bulan Oegroseno hilir mudik Palu-Jakarta untuk mengendalikan situasi. “Pengalamannya itu sangat bagus untuk reformasi kepolisian ke depan,” kata sumber itu.

Ada satu calon lagi yang diprediksi sebagai Kapolri menggantikan BHD. Yakni, Kadiv Humas Irjen Nanan Soekarna. Nanan adalah lulusan terbaik Akpol 1978. Beberapa penugasan menonjol di antaranya Kapolwil Bogor, Kapolda Kalimantan Barat, Kapolda Sumatera Utara, staf ahli Kapolri.

Tapi, bukankah semua calon itu masih berbintang dua? Menurut sumber itu, ada dua posisi Komjen yang segera kosong. Yakni, Wakapolri Komjen Makbul Padmanegara dan Kababinkam Komjen Imam Haryatnya. “Keduanya segera pensiun,” katanya.

Salah satu dari tiga calon itu diprediksi menggantikan posisi mereka. “Lalu, selang sebulan dua bulan naik jadi Kapolri,” katanya.

Seorang perwira lain menceritakan, posisi Kabareskrim juga akan di­ganti. Calon kuatnya adalah Komjen Gories Mere (Kalakhar BNN), Irjen Mathius Salempang (Kapolda Kaltim), dan Irjen Alex Bambang Riatmodjo (Kapolda Jawa Tengah). “Ketiganya punya keahlian reserse yang sangat andal,” kata sumber itu.

Gories terkenal sebagai pimpinan pemburu teroris. Mathius terkenal sebagai pengungkap kasus pembunuhan Munir, sedangkan Alex Bambang dinilai andal membongkar kasus-kasus narkoba. “Yang jelas, kalau yang terpilih Gories, akan ada restrukturisasi orang-orang di Bareskrim,” ujar sumber itu.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Nanan Soekarna menolak berkomentar soal calon-calon itu. “Saya tidak menanggapi informasi yang tidak berasal dari institusi Polri. Kalau itu rumor, buat apa ditanggapi?” katanya. Nanan juga menolak berkomentar soal namanya yang disebut-sebut sebagai calon pengganti Kapolri. “Apalagi itu. Tidak ada. No comment,” tegasnya.

Secara terpisah Wakil Ketua MPR Hajriyanto Tohari menilai pemberhentian Kapolri murni hak presiden. “Untuk memilih yang baru memang harus lewat DPR. Tapi, kalau memecat, ya silakan saja. Itu hak presiden,” katanya.

Anggota Komisi III (kepolisian dan hukum) Nasir Djamil berpendapat sama. “Soal pergantian itu wewenang presiden. Tapi, kalau ada calon baru, tentu akan bicara pada kami,” ujarnya.

Sementara itu, Presiden Susilo Bambang Yu­dhoyono (SBY) Senin kemarin batal menerima rekomendasi Tim Delapan. Rekomendasi baru diterima presiden hari selasa.

Seusai mendarat di Bandara Halim Perdanakusuma sepulang dari kunjungan ke Malaysia dan Singapura, SBY menuju kediaman pribadi di Puri Cikeas, Bogor. Dari sore hingga tadi malam, presiden memanggil dan meng­adakan pertemuan dengan Menko Polhukam Djoko Suyanto, Kepala BIN Sutanto, Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Jaksa Agung Hendarman Supanji, dan Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

Tim Delapan sendiri telah secara bulat menetapkan rekomendasi yang akan diajukan kepada presiden hari ini. Kemarin siang, tiga jam mereka menggelar rapat ak­hir di Kantor Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Ketua Tim Delapan Adnan Bu­yung Nasution berharap rekomendasi tim bisa dipertimbangkan dan dilaksanakan presiden.

Buyung berharap rekomendasi tim bisa turut menyelesaikan ma­salah. “Kami tentu berharap hasil kerja ini bisa menjernihkan ma­salah, menempatkan pada proporsi­nya, kalau itu suatu kesalahan, atau suatu kekeliruan, supaya bisa segera diselesaikan,” katanya. Rekomendasi tim setebal 26 halaman, yang meramu sejumlah fakta dan temuan yang didapat, ser­ta rekomendasi kepada presiden. Seorang anggota tim mengatakan, tidak ada yang mengejutkan dari rekomendasi yang diserahkan kepada presiden. Artinya, rekomendasi akhir yang diserahkan tidak berbeda jauh dengan kesimpulan sementara yang dipublikasikan oleh tim pada pekan sebelumnya. (KN)

3 Tanggapan to “Diduga Timur Pradopo Akan Gantikan Posisi BHD”

  1. Anonymous said

    Benar kata B. Mega, negara ini sudah kacau balas, plus sekarang sak enak udel. Sebentar lg bnyk polisi yg pangkatnya karbitan di seluruh indonesia.

  2. Dedy iskandar said

    saya tidak setuju jika bapak timur di lantik mending bapak anton barul alam

  3. nbasis said

    posting ini Nopember 2009. Akurat ramalannya

Komentar "PILIHAN" akan diambil menjadi artikel KabarNet.

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 5.040 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: